10 Cara Mudah Berhenti Jadi Seseorang Yang Kebanyakan Mikir Atau Overthinking

Hayo, siapa nih yang suka kebanyakan mikir (overthinking)?

Kebiasaan ini bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memikirkan hal yang sebenarnya tidak perlu dan perlu diketahui, jika kebiasaan ini sangatlah menguras tenaga.

Kebanyakan mikir atau overthinking ini akan muncul ketika kita sedang menghadapi masalah, misalnya pertimbangan untuk mengambil keputusan yang besar dalam hidup, pemikiran yang akan muncul adalah keputusan ini apakah benar atau salah.

Tahukah kamu, jika ada sebuah penelitian yang sudah lebih dari 20 tahun tidak bisa membuktikan jika kebanyakan mikir atau overthinking ini baik. Malah sebaliknya, overthinking akan menghambat penyelesaian masalah serta akan menghambat kita untuk lebih inisiatif dan inovatif. Sangat fatal kan?

10 Cara Mudah Berhenti Jadi Seseorang Yang Kebanyakan Mikir Atau Overthinking
Cara Mudah Berhenti Jadi Seseorang Yang Kebanyakan Mikir Atau Overthinking

Biasanya 73% orang yang sering overthinking berumur 25-35 tahun dan jumlah cewek 57% sedangkan cowok hanya 43%. Jadi, Yuk mencoba untuk lebih mengenali diri sendiri dan jika sudah sadar memiliki kebiasaan buruk yang bisa merusak segala hal seperti overthinking ini segeralah berubah mulai sekarang.

Nah kali ini kita bakal bahas, bagaimana sih mengelola pemikiran kita dan bagaimana sih berhenti dari kebiasaan kebanyakan mikir atau overthinking ini, daripada penasaran, simak saja ulasan lengkapnya tentang 10 cara berhenti dari kebanyakan mikir  atau overthinking.

1. Jangan Selalu Menyendiri

Bagi yang sudah mearasa suka overthinking, jangan terlalu banyak menyendiri deh. Semakin merasa sendiri dan berdiam diri, akan membuat kebiasaan overthinking semakin menjadi.

Cobalah keluar untuk mencari hal baru, karena jika hanya mengurung diri, seperti tiduran di kasur, akan memancing kita untuk memikirkan hal yang sebenanrnya tidak penting, dan ingat kebiasaan seperti ini sangat menguras tenaga lho.

2. Jauhi Pemicu Overthhinking

Perlu diketahui, kebanyakan mikir atau overthinking ini bukan bawaan lahir, dan proses terjadinya overthinking ini sangat cepat. Ketika kita dapat masalah, seketika itu kita akan berpikir karena panik, dan disinilah kita sering lupa lalu hanya diam berjam-jam hanya untuk memikirkan hal yang sebenarnya kurang penting.

Jadi untuk menjauhi pemicu overthinking ini, cobalah untuk mempelajari situasi, berkacalah, sudah berapa kali merasakan hal seperti ini? Apa saja sih yang membuatmu berpikir seperti ini? Apakah karir, masa depan, pekerjaan, cari beasiswa, kuliah diluar negeri? Realistislah, jika memang itu penting bolehlah dipikirkan sekarang, namun jika belum saatnya sebaiknya lupakan saja dulu dan jalani hari untuk lebih produktif.

3. Jangan Terjebak Lingkungan

Lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap diri kita, termasuk juga pemikiran. Jika disekeliling, baik teman bermain atau teman kantor selalu menyebarkan aura negatif tentu secara otomatis berpengaruh pada diri kita juga.

Misalnya saja, ketika ada teman yang bercerita tentang kegagalannya dalam suatu hal baik dikantor atau dilingkungannya, terus kita malah terbawa susasana dan ikutan berpikir kenapa hanya seperti ini terus tidak ada kemajuan pada diri sendiri. Nah sudah sudah dipastikan kita juga terperosok pada overthinking yang bisa sangat merugikan diri sendiri.

Nah, mengatasinya adalah jika ada teman yang sedang curhat dengan kegagalannya, cobalah ajak dia berdiskusi untuk fokus pada penyelesaian masalah, bukan malah ikutan sedih.

4. Menyibukan Diri Solusi Yang Sangat Tepat

Ketika menjadi seseorang yang kebanyakan mikir atau overthinking, biasanya kita sedang berada di posisi tidak ada pekerjaan atau kurang pekerjaan. Jadi solusi yang paling tepat adalah mencoba mencari kegitan positif yang bisa dilakukan selama waktu yang senggang itu.

Buatlah diri sendiri sesibuk mungkin dengan hal positif seperti, belajar hal baru, olahraga sampai jalan-jalan. Pastikan tidak ada waktu untuk memikirkan hal yang tidak perlu.

5. Berpikir Itu Baik, Tapi Batasilah

Berpikir itu sangatlah baik, karena sebelum bertindak memang sebaiknya berpikir dulu. Tapi  perlu digaris bawahi jika berpikir terlalu lama malah akan mengacaukan semuanya.

Cobalah untuk mengatur waktu berpikir, misalnya saja 15 menit dan tulislah apa yang sudah kita dapatkan selama 15 menit tadi.

Setelah itu cobalah untuk mencari solusi dan fokus disitu, bukan di masalah yang dihadapi. Jika sudah menemukan solusi itu hal yang sangat bagus, namun jika belum, sebaiknya alokasikan waktu untuk yang lain, karena yang kita pikirkan sekarang ini pasti belum waktunya.

6. Berhentilah Untuk Memikirkan Hal Yang Buruk Saja

Setiap keputusan yang diambil mungkin saja bisa salah dan berdampak buruk pada hidup kita.

Tapi bukan berati dengan kemungkinan seperti itu malah membuat takut sampai nggak berani mengambil keputusan. Padahal ketika berani memilih, mungkin saja pilihan itu adalah yang terbaik dan akan merubah hidup kita.

Ingatlah, bagaimanapun, hal buruk bisa terjadi kapan saja, dan yang perlu dipahami adalah cara menyikapinya dengan benar.

Jika memang merasa takut, itu wajar. Cobalah untuk menyakinkan diri  untuk benar-benar siap menghadapi segala resiko yang akan diterima. Berhentilah untuk memikirkan kemungkinan buruk dan cobalah membayangkan kemungkin yang terbaik. Pasti pernah kan, bilang “Ternyata tidak seburuk yang kita bayangkan ya” iya kan!!?

7. Berhentilah Untuk Berusaha Untuk jadi Yang Sempurna

Salah satu penyebab utama dari kelamaan berpikir atau overthinking adalah selalu berusaha menjadi yang sempurna. Padahal sudah tahu dan paham jika tidak tidak ada manusia yang sempurna. Jadi cobalah untuk realistis saja.

Selesaikanlah kewajibandengan sebaik-baiknya, dan disinilah kita akan menemukan kesempurnaan dalam pekerjaan yang kita kerjakan.

8. Tulislah Rencana Atau Program

Kebiasaan overthinking akan membuat memikirkan segala hal yang tidak terstruktur dan pasti tidak tau arahnya akan kemana. Cobalah untuk menerjemahkan pemikiran menjadi sebuah program atau rencana tertulis yang bisa kita kerjakan atau selesaikan secara maksimal.

Tuliskanlah apa yang ingin diraih dan bagaimana cara meraihnya. Catatlah langkah apa saja sih yang bisa diambil untuk mencapai hal itu? Misalnya ingin mendapatkan nilai tinggi di perkuliahan, so pasti solusinya harus datang dikelas dan belajar sampai mengerjakan tugas dengan benar.

9. Belajarlah Untuk Berkomitmen

Komitmen itu sangat penting dan merupakan salah satu sikap pendewasaan diri. Cobalah untuk memilah mana masalah yang perlu ditangani segera dan masalah yang sebenarnya kurang begitu penting, misalnya saat ada pekerjaan yang menumpuk tapi malah memikirkan pertengkaran dengan pacar atau gebetan. Hal itu memang sangat mengganggu pikiran, tapi ingatlah komitmen untuk bekerja, jadi harus profesional.

Kesampingkan dulu masalah dengan pacar atau gebetan dan fokuslah pada pekerjaan yang sebenarnya sudah kita pilih dari awal.

10. Berbicara Pada Diri Sendiri dan Berdamailah

Pasti sering kan merasa lelah karena banyak hal yang muncul dikepala dan membuat overthinking? Perlu dipahami, ketika semakin berusaha merlupakan, maka hal ini malah akan sering muncul.

Cobalah bertanya pada diri sendiri dan berdamailah, lalu katakan “Aku bisa kok, dan tidak perlu memikirkan ini, semua akan baik-baik saja” Memang tidak hanya sekali-dua kali, namun mungkin harus sering mengatakannya agar kita lebih berani dalam menghadapi segela hal.

Nah itulah 10 Cara Mudah Berhenti Jadi Seseorang Yang Kebanyakan Mikir atau Overthinking. Sebenarnya sangat simpel bukan? So, sudah siap untuk lebih produktif hari ini? Selamat beraktivitas.

FREE 100% Jadi bagian dari PIKNIKDONG, dan dapatkan kejutanya! 

Daftar Klik Disini

Seorang mimin piknik yang punya hobi piknik namun sangat kurang piknik. Walaupun begitu mimin ini selalu mengajak orang untuk piknik. Karena piknik ini sekarang sudah menjadi kebutuhan
BAGIKAN
Komentarmu?