Piknikdong.com, Tips – Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mengembangkan layanan digital untuk memudahkan aparatur sipil negara (ASN) dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi kepegawaian.
Salah satu layanan yang dihadirkan adalah ASN Digital, sebuah ekosistem berbasis Single Sign-On (SSO) yang menghubungkan sejumlah layanan dalam satu akses.
Melalui sistem ini, ASN dapat berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya tanpa harus berulang kali memasukkan username dan kata sandi.
Meski begitu, pengguna tetap perlu melewati proses login dan verifikasi keamanan sebelum bisa memanfaatkan fitur yang tersedia.
Lantas, bagaimana cara login ke ASN Digital BKN dan mengaktifkan Multi-Factor Authentication (MFA)? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Cara Login ASN Digital BKN
Proses masuk ke ASN Digital dimulai dengan menyiapkan akun kepegawaian yang sudah terdaftar.
Pastikan data login yang digunakan sesuai dengan kredensial resmi milik masing-masing ASN.
Berikut tahapan login yang dapat diikuti:
1. Buka Portal ASN Digital
Pertama, buka browser melalui komputer, laptop, atau ponsel yang terhubung ke internet.
Linknya adalah: https://asndigital.bkn.go.id/
Kemudian, akses portal resmi ASN Digital BKN. Pastikan alamat situs yang dibuka benar dan hindari menggunakan tautan dari sumber yang tidak dikenal untuk menjaga keamanan akun.
2. Masukkan Nomor Induk Pegawai
Setelah halaman login terbuka, pengguna akan menemukan kolom nama pengguna atau username.
Masukkan Nomor Induk Pegawai (NIP) sesuai dengan data yang telah terdaftar pada sistem kepegawaian. Periksa kembali setiap angka sebelum melanjutkan agar tidak terjadi kesalahan saat login.
3. Isi Kata Sandi Akun
Selanjutnya, masukkan kata sandi pada kolom yang tersedia.
Gunakan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya. Perhatikan penggunaan huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus apabila terdapat dalam kata sandi.
Jika tersedia fitur untuk menampilkan kata sandi, pengguna bisa memanfaatkannya untuk memastikan tidak ada kesalahan pengetikan.
4. Tekan Tombol Login
Setelah NIP dan kata sandi terisi, periksa kembali seluruh informasi tersebut.
Jika sudah benar, tekan tombol Login untuk mengirimkan data ke sistem. Portal kemudian akan melakukan pemeriksaan terhadap kredensial yang dimasukkan.
Apabila data sesuai, pengguna dapat melanjutkan ke tahap verifikasi keamanan.
5. Gunakan Pemulihan Akun Jika Mengalami Kendala
Tidak semua proses login berjalan mulus, terutama ketika pengguna mencoba mengakses akun untuk pertama kali setelah pembaruan sistem.
Jika mengalami masalah saat masuk, pengguna dapat memanfaatkan opsi pemulihan akun melalui email dinas yang telah terdaftar.
Pastikan alamat email tersebut masih aktif dan dapat diakses karena instruksi pemulihan akan dikirimkan melalui email yang tercatat pada sistem.
Cara Mengaktifkan MFA di ASN Digital
Selain menggunakan username dan kata sandi, ASN Digital menerapkan Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai lapisan keamanan tambahan.
Fitur ini membantu mengurangi risiko akses tidak sah karena pengguna perlu memasukkan kode verifikasi tambahan dari aplikasi autentikator.
Berikut langkah-langkah aktivasi MFA:
1. Masuk ke Tahap Pengaturan Keamanan
Setelah berhasil login, sistem dapat mengarahkan pengguna untuk menghubungkan akun dengan aplikasi autentikator.
Aplikasi yang dapat digunakan antara lain Google Authenticator atau Microsoft Authenticator.
Pastikan salah satu aplikasi tersebut sudah tersedia di ponsel yang akan digunakan untuk proses verifikasi.
2. Pindai Kode QR
Pada halaman pengaturan MFA, sistem akan menampilkan kode QR untuk menghubungkan akun ASN Digital dengan aplikasi autentikator.
Buka aplikasi autentikator di ponsel, kemudian gunakan fitur pemindaian untuk membaca kode QR yang tampil pada portal.
Ikuti petunjuk yang muncul hingga akun berhasil ditambahkan ke aplikasi.
3. Masukkan Kode Verifikasi Enam Digit
Setelah akun terhubung, aplikasi autentikator akan menghasilkan kode verifikasi berupa enam digit angka dinamis.
Masukkan kode tersebut ke kolom verifikasi pada portal ASN Digital. Kode ini berubah secara berkala, sehingga pengguna perlu memasukkan kode yang sedang aktif.
Jika kode dinyatakan benar, proses aktivasi MFA selesai dan akun siap digunakan dengan lapisan keamanan tambahan.
Penting: Kode MFA bersifat rahasia. Jangan pernah membagikannya kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas atau pengelola sistem.
Layanan yang Bisa Diakses Melalui ASN Digital
Setelah login dan verifikasi keamanan berhasil, pengguna akan diarahkan ke dashboard utama ASN Digital.
Konsep SSO memungkinkan ASN mengakses sejumlah layanan kepegawaian melalui satu ekosistem tanpa harus melakukan login berulang kali ketika berpindah layanan.
Beberapa layanan yang tersedia antara lain:
MyASN
MyASN digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi kepegawaian secara mandiri. Fungsinya mencakup pembaruan data, pengecekan SK virtual, dan pemantauan riwayat kepangkatan.
E-Kinerja
Layanan E-Kinerja membantu ASN mengisi serta memantau sasaran dan capaian kinerja secara berkala.
Sistem CASN
Sistem CASN menyediakan informasi yang berkaitan dengan pengadaan maupun proses seleksi internal.
Dengan layanan yang terintegrasi, ASN dapat mengakses kebutuhan administrasi secara lebih praktis melalui dashboard yang sama.
Tips Menjaga Keamanan Akun ASN Digital
Kemudahan akses layanan digital perlu diimbangi dengan kebiasaan menjaga keamanan data. Karena itu, ASN perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Hindari Wi-Fi publik: Sebisa mungkin jangan menggunakan jaringan internet umum yang tidak memiliki perlindungan memadai ketika mengakses akun kedinasan. Koneksi seluler pribadi dapat menjadi pilihan.
- Selalu logout: Jika menggunakan komputer bersama atau perangkat fasilitas umum, pastikan keluar dari akun setelah selesai.
- Jaga kerahasiaan kode MFA: Jangan memberikan kode verifikasi kepada siapa pun, meskipun orang tersebut mengaku sebagai pengelola layanan.
- Periksa tautan sebelum login: Pastikan portal yang dibuka merupakan situs resmi agar tidak terjebak pada halaman login palsu.
ASN Digital Diharapkan Mempercepat Administrasi Kepegawaian
Kehadiran ASN Digital merupakan bagian dari upaya BKN mengintegrasikan layanan administrasi kepegawaian melalui sistem digital. Dengan dukungan SSO dan verifikasi keamanan berlapis, ASN dapat mengakses berbagai layanan dalam satu ekosistem.
Penerapan sistem ini diharapkan mampu mengurangi proses birokrasi yang panjang, mempermudah pekerjaan administrasi, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
