Creative Hub Labuan Bajo Diresmikan Menparekraf, Seperti Apa?

Share:

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Creative Hub Labuan Bajo sebagai salah bentuk komitmen dan konsistensi pemerintah dalam membangkitkan laju ekonomi kreatif di tengah pandemi COVID-19 serta mendorong penciptaan peluang usaha yang berkelanjutan.

Creative Hub yang berlokasi di Puncak Waringin, Kabupaten Manggarai Barat, merupakan wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mendukung pengembangan bisnis, membangun jejaring, berorganisasi dan mempererat ikata komunitas maupun antarkomunitas subsektor ekonomi kreatif.

Creative Hub Labuan Bajo
Creative Hub Labuan Bajo, photo : Kemenparekraf

“Alhamdulillah hari ini kita dapat meresmikan Creative Hub Labuan Bajo.

Kita harapkan ini dapat menjadi stimulus bagi pelaku ekonomi kreatif yang menciptakan multiplier effect untuk membangun ekosistem kreatif kita.

Dan sebagai representasi dari kebangkitan ekonomi kita dan menjadi satu lokomotif pembukaan lapangan kerja,”

kata Menparekraf Sandiaga, Kamis (27/1/2021).

Creative Hub Labuan Bajo adalah wujud kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Kementerian PUPR dalam mengoptimalkan fungsi bangunan yang telah dibangun oleh KemenPUPR dalam penataan Kawasan Puncak Waringin, yang menjadi salah satu fokus program pembangunan infrastruktur di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo.

Creative Hub Labuan Bajo Diresmikan Menparekraf
Creative Hub Labuan Bajo Diresmikan Menparekraf, photo : Kemenparekraf

Creative Hub Labuan Bajo dibangun di atas tanah Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat dengan luas area sebesar 1.700 m2.

Luas bangunan Creative Hub sendiri adalah 875 m2, yang terdiri dari 2 bangunan utama yaitu Rumah Tenun dan Rumah Souvenir.

Rumah Tenun diperuntukkan untuk eksibisi kain tenun dan dilengkapi dengan ruang pameran, co-working space dengan kapasitas 100 orang, serta area kios kuliner.

Sedangkan Rumah Souvenir terdiri dari ruang pameran untuk menampilkan dan menjual cenderamata karya industri kreatif lokal serta dilengkapi dengan coffee corner.

“Menteri PUPR menitipkan kepada saya, bahwa bagaimana fasilitas yang luar biasa ini dapat dikelola dengan penuh profesionalisme dan juga dikelola untuk menjadi ikon dari daya tarik Labuan Bajo ke depan,”

ujarnya.

“Saya juga ingin menggandeng komunitas karena ini adalah ruang milik bersama bukan ruang milik pemerintah saja.

Oleh karena itu, mari kita jaga bersama, kebersihannya dijaga, keamanan dan ketertibannya juga dijaga, dan Creative Hub Labuan Bajo ini akan menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi leading sector dan pendorong untuk penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan UMKM dan menuju pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi kita,”

lanjutnya.

 

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 4.7 / 5. Jumlah 3

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

Ikuti berita dan info menarik lainnya dari Piknikdong di Google News!