Beranda Hotel Hotel

Dari Sebuah Goresan Menjadi Karya Seni, THE 1O1 Yogyakarta Tugu Serahkan “Dewi Kunti Talibrata”

Dari Sebuah Goresan Menjadi Karya Seni, THE 1O1 Yogyakarta Tugu Serahkan “Dewi Kunti Talibrata”
Dari Sebuah Goresan Menjadi Karya Seni, THE 1O1 Yogyakarta Tugu Serahkan “Dewi Kunti Talibrata”

Piknikdong.com, Hotel – Sebuah karya yang bermula dari satu goresan spontan kini kembali kepada sosok yang menjadi awal terciptanya karya tersebut.

Momen itu berlangsung saat THE 1O1 Yogyakarta Tugu menyerahkan karya Dewi Kunti Talibrata kepada Wali Kota Yogyakarta, Bapak Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dalam kegiatan Open House Wali Kota Yogyakarta pada Rabu, 9 September 2026.

Karya tersebut memiliki cerita yang cukup unik karena proses kelahirannya melibatkan dua bidang yang berbeda, yakni kedokteran dan seni arsitektur.

Penyerahan ini juga menjadi bagian dari perjalanan kegiatan 1O1 Travel Sketch x Sketsa Nusantara yang digelar pada 8–9 Agustus 2026.

Berawal dari Satu Goresan di Pembukaan 1O1 Travel Sketch

Cerita karya ini bermula ketika Bapak Hasto Wardoyo hadir dalam pembukaan 1O1 Travel Sketch.

Dalam kesempatan tersebut, ia membuat sebuah goresan yang terinspirasi dari bentuk rahim perempuan.

Sebagai seorang dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, bentuk tersebut memiliki keterkaitan dengan gagasan mengenai kehidupan dan tubuh perempuan.

Dari goresan sederhana itulah kemudian muncul kesempatan untuk mengembangkan sebuah karya visual dengan cerita yang lebih luas.

Goresan tersebut selanjutnya diteruskan dan diinterpretasikan oleh Dr. Augustinus Madyana Putra, S.T., M.Sc. melalui sosok Dewi Kunti Talibrata, figur ibu dari para Pandawa dalam kisah Mahabharata.

Ketika Kedokteran Bertemu Arsitektur dan Seni

Karya Dewi Kunti Talibrata tidak hanya menjadi hasil pengembangan sebuah sketsa. Di dalamnya terdapat pertemuan dua cara pandang yang berasal dari latar belakang berbeda.

Hasto Wardoyo membawa perspektif kedokteran melalui gagasan mengenai kehidupan serta tubuh perempuan.

Sementara itu, Augustinus Madyana Putra menerjemahkan goresan tersebut lewat pendekatan arsitektur dan seni, hingga kemudian terbentuk figur Dewi Kunti Talibrata.

Perpaduan tersebut membuat satu goresan awal berkembang menjadi karya yang memiliki lapisan makna tersendiri.

Bukan hanya mengenai sosok ibu, tetapi juga tentang kehidupan, tubuh manusia, dan cara sebuah ide dapat diterjemahkan melalui karya seni.

Ada Interpretasi Baru Saat Karya Diserahkan

Saat menerima kembali karya tersebut, Bapak Hasto Wardoyo memberikan apresiasi sekaligus interpretasi terhadap bagian visual yang terdapat di dalamnya.

Ia mengaitkan posisi rahim yang ditempatkan pada area kepala dengan talamus, bagian otak yang berperan dalam menerima dan meneruskan berbagai informasi.

Interpretasi tersebut kemudian menambah cerita di balik karya Dewi Kunti Talibrata.

Gagasan tentang awal kehidupan yang berasal dari rahim bertemu dengan konsep pikiran dan proses penerimaan informasi yang direpresentasikan melalui talamus.

Dengan begitu, karya ini tidak berhenti pada bentuk visual semata. Ada cerita tentang kehidupan, ibu, tubuh, pikiran, hingga pengalaman manusia yang dirangkai dalam satu karya.

Kolaborasi yang Menjadi Bagian dari Perjalanan 1O1 Travel Sketch

Dalam proses penyerahan karya, THE 1O1 Yogyakarta Tugu turut menggandeng sejumlah kolaborator yang terlibat dalam perjalanan karya tersebut.

Di antaranya Dr. Agustinus Madyana Putra, S.T., M.Sc. selaku Ketua Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta serta Heru Jaladara yang hadir sebagai perwakilan komunitas Indonesia’s Sketcher Yogyakarta.

THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co. dan Indonesia’s Sketcher Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi atas dukungan serta kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam rangkaian 1O1 Travel Sketch x Sketsa Nusantara.

“Kami merasa sangat terhormat dapat mengabadikan momen ini melalui sebuah karya yang berawal dari goresan Bapak Hasto dan kemudian berkembang menjadi Dewi Kunti Talibrata.

Bagi kami, karya ini menjadi bagian dari perjalanan 1O1 Travel Sketch sekaligus ungkapan apresiasi atas dukungan Bapak Hasto terhadap seni dan kegiatan kami,”

ujar Wahyu Wikan Trispratiwi, General Manager THE 1O1 Yogyakarta Tugu.

Dari Sketsa Menjadi Cerita yang Kembali kepada Pemiliknya

Dewi Kunti Talibrata akhirnya menjadi salah satu bagian dari cerita dalam 1O1 Travel Sketch x Sketsa Nusantara.

Perjalanannya dimulai dari sebuah goresan sederhana, berkembang melalui interpretasi seni, kemudian kembali kepada sosok yang membuat goresan awal tersebut.

Lebih dari sekadar sebuah karya, perjalanan Dewi Kunti Talibrata memperlihatkan bagaimana satu ide dapat berkembang ketika dipertemukan dengan perspektif yang berbeda.

Dari sana lahir sebuah cerita yang mempertemukan perjalanan, seni, ilmu pengetahuan, dan penghormatan terhadap sosok ibu.

Andrinong
Andrinong
Penulis Piknikdong.com