From Hands To Something MKF 2022, Masa Depan Kriya Dalam Metaverse

Share:

Karya kriya selalu berkembang dalam ruang dan waktu alamiah. Persoalannya kini adalah ruang dan waktu dapat dibuat secara simulasi oleh perkembangan teknologi.

Dalam arti kriya sebagai bentuk dan teknik, kriya senantiasa mengalami perubahan cara produksinya.

MKF2022 PEMATERI DAN MODERATOR SEMINAR
MKF2022 PEMATERI DAN MODERATOR SEMINAR

Dari konteks itu, seni makin menunjukkan kesadaran atas aspek komunikasi dan produksi gagasannya, terutama dalam konteks realitas yang dilahirkan oleh ‘cyberspace’.

Dalam perkembangannya, kriya kini tengah memasuki era teknologi blockchain.

Kemampuan teknologi blockchain dalam melakukan pencatatan data secara digital dan terbuka telah mengikis kemungkinan adanya manipulasi data, hal ini dimungkinkan oleh karena sistem ‘blockchain’ merupakan sebuah buku digital raksasa yang cara kerjanya dijaga oleh sistem kolektif yang terdesentralisasi.

Pada hari ketiga MKF 2022 menyelenggarakan Seminar FROM HANDS TO SOMETHING –  HASTA MAKIRTYA RUPA.

Dimoderatori oleh Ari Winarno, Wadek I FSRD ISBI Bandung. Acara ini diselenggarakan mulai pukul 13.00 di Panggung Utama Ruang Galeri MKF 2022 Taman Budaya Yogyakarta.

Kesempatan ini menghadirkan 2 pemateri yaitu Sudjud Dartanto, S.Sn., M.Hum Kurator Galeri Nasional Indonesia, yang juga meneliti art and blockchain techonology at Doctoral Program, PSPR UGM  serta Oky Rey Montha selaku NFT Artist dan pelaku industri kreatif.

Sudjud Dartanto menjelaskan.

“Hari ini seperti tahun 98, revolusi teknologi internet telah menjadi keseharian kita.

Dunia baru dapat kita lihat seperti dalam sebuah game ada ekosistem ruang maya.

Kehadiran blockchain memiliki fungsi yang sangat penting  salah satunya sebagai pelindung kekayaan intelektual.

Lewat teknologi, riwayat karya seni dapat tercatat secara akurat dan mudah ditelusuri”.

Oky Rey menambahkan

“Sebagai seniman, Metaverse dan NFT membuka lebih banyak koletor seni.

Selain itu transparansi membuat kita sebagai seniman lebih mudah menentukan harga dan royalti dari setiap karya seni yang kita hasilkan”.

Puluhan peserta seminar khidmat mendengarkan kedua pemateri dalam diskusi mengenai metaverse ini.

MKF2022 TARI SRIKANDI
MKF2022 TARI SRIKANDI

Dimeriahkan pula pertunjukan Tari Srikandi dan Tari Sumringah dari Srikandi Dance Squad.

Sebagai penutup acara Orkes Keroncong Sandekala membawakan lagu lagu klasik keroncong Indonesia.

Matra Kriya Fest hadir sampai dengan 28 Mei 2022. galeri dibuka mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB, pengunjung dapat langsung datang ke Ruang Galeri Taman Budaya Yogyakarta.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah 0

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

Ikuti berita dan info menarik lainnya dari Piknikdong di Google News!