Piknikdong.com, Gadget – Sekilas melihat Honor 600, hal pertama yang mungkin muncul di pikiran adalah iPhone.
Bodi dengan sisi datar dan bagian frame berbahan logam memang membuat tampilannya terasa sangat familiar.
Kemiripan tersebut bahkan menjadi salah satu hal yang cukup banyak diperbincangkan.
Namun, kalau hanya berhenti pada urusan desain, ada beberapa bagian dari Honor 600 yang justru menarik untuk diperhatikan lebih jauh.
Dalam video berjudul This Phone Looks Like an iPhone… BUT It’s Better Than I Expected di channel TECNO _ MOBILE, perangkat ini diperlihatkan melalui sejumlah pengujian.
Hasilnya cukup menarik karena Honor 600 ternyata punya sejumlah keunggulan yang membuatnya tidak sekadar menjadi ponsel dengan desain mirip iPhone.
Desainnya Familiar, tetapi Bukan Berarti Tidak Menarik
Dari sisi tampilan, Honor 600 memang sulit dilepaskan dari kesan iPhone. Bentuk frame yang rata dan penggunaan finishing metal pada bagian samping membuat karakter visualnya terlihat serupa.
Bagi sebagian orang, desain seperti ini mungkin menjadi persoalan tersendiri.
Namun, jika kemiripan tersebut bukan sesuatu yang dianggap mengganggu, tampilan Honor 600 sebenarnya masih cukup menarik untuk sebuah ponsel kelas menengah.
Jadi, desainnya mungkin bisa memancing perdebatan, tetapi bukan berarti perangkat ini otomatis kehilangan daya tarik.
Layar AMOLED 120 Hz untuk Menemani Aktivitas Harian
Beranjak ke bagian layar, Honor 600 menawarkan panel AMOLED berukuran 6,57 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Kombinasi tersebut membuat perpindahan tampilan terasa lebih mulus, terutama ketika scrolling media sosial, membuka halaman web, atau berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
Kecerahan puncaknya diklaim mencapai 8.000 nits dengan rasio screen-to-body sebesar 91,2 persen.
Untuk perangkat di kelas mid-range, spesifikasi ini membuat layar menjadi salah satu bagian yang cukup menonjol.
Menonton video, membaca konten, sampai browsing dalam waktu lama pun menjadi aktivitas yang terasa lebih nyaman.
Snapdragon 7 Gen 4 Masih Mampu Diajak Bermain Game
Untuk urusan performa, Honor 600 menggunakan Snapdragon 7 Gen 4 yang dipasangkan dengan RAM 12 GB serta tambahan virtual RAM hingga 16 GB.
Dalam pengujian reviewer, kemampuan ponsel ini cukup solid untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Membuka aplikasi, berpindah-pindah tugas, hingga penggunaan multimedia masih dapat ditangani dengan baik.
Gaming juga bukan masalah selama kebutuhannya masih dalam kategori casual. Pengujian terhadap kestabilan frame rate dan temperatur menunjukkan bahwa ponsel ini masih sanggup digunakan bermain game.
Namun, Honor 600 tetap bukan perangkat yang ditujukan untuk gamer hardcore yang menginginkan grafis maksimal dan performa tinggi secara terus-menerus.
Kamera Utama 200 MP Jadi Salah Satu Daya Tarik
Honor juga membekali perangkat ini dengan kamera utama beresolusi 200 MP. Kamera tersebut mempunyai aperture f/1.4 dan sudah dilengkapi optical image stabilization atau OIS.
Dalam pengujian foto, termasuk ketika digunakan untuk mengambil gambar hewan peliharaan, kamera utama mampu menghasilkan foto yang terlihat tajam dan natural ketika kondisi pencahayaan cukup.
Kendati demikian, kemampuan kamera mulai mengalami penurunan ketika digital zoom digunakan melewati 2x.
Honor 600 juga menyediakan kamera ultra-wide sebagai pendamping, tetapi kualitasnya masih berada di bawah kamera utama.
Dengan kata lain, kamera 200 MP menjadi bagian yang lebih layak diandalkan dibandingkan kamera pendukungnya.
Baterai 7.000 mAh Bisa Jadi Teman Perjalanan
Kalau ada satu bagian yang benar-benar mencuri perhatian dari Honor 600, baterainya layak masuk dalam daftar teratas.
Kapasitas 7.000 mAh membuat ponsel ini mampu bertahan hingga sekitar dua hari untuk penggunaan kasual.
Bahkan ketika intensitas pemakaian ditingkatkan, daya baterai masih dapat tersisa sampai penghujung hari.
Kapasitas sebesar ini tentu menarik bagi pengguna yang sering bepergian.
Traveler, misalnya, tidak selalu memiliki kesempatan untuk mencari colokan ketika sedang berada di perjalanan, mengunjungi destinasi wisata, atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Dalam kondisi seperti itu, baterai besar menjadi keuntungan yang cukup terasa.
Magic OS 10 dan Janji Update hingga Android 22
Honor 600 menjalankan Magic OS 10 yang berbasis Android 16. Salah satu hal yang cukup menarik adalah komitmen pembaruan software selama enam tahun.
Dengan dukungan tersebut, Honor menjanjikan perangkat ini mendapatkan pembaruan hingga Android 22.
Artinya, Honor 600 tidak hanya mengandalkan spesifikasi hardware, tetapi juga mencoba memberikan masa penggunaan software yang lebih panjang.
Fitur berbasis AI seperti Magic Portal turut menjadi bagian dari pengalaman pengguna. Untuk konektivitas, perangkat ini juga sudah mendukung 5G, dual SIM, eSIM, Wi-Fi 6, serta NFC.
Honor 600 Bukan Sekadar HP Mirip iPhone
Honor 600 memang akan langsung mengundang perhatian karena desainnya yang mengingatkan pada iPhone.
Hal tersebut bisa menjadi bahan perdebatan tersendiri, terutama bagi pengguna yang sangat memperhatikan orisinalitas desain smartphone.
Namun, ketika melihat spesifikasinya secara keseluruhan, ada cukup banyak hal yang bisa dibicarakan selain tampilannya.
Layar AMOLED 120 Hz, Snapdragon 7 Gen 4, RAM besar, kamera utama 200 MP, hingga baterai 7.000 mAh membuat perangkat ini memiliki paket yang cukup lengkap untuk kebutuhan sehari-hari.
Bagi pengguna yang tidak terlalu mempermasalahkan desainnya dan tidak membutuhkan performa gaming kelas berat, Honor 600 menawarkan kombinasi spesifikasi yang menarik untuk dipertimbangkan di segmen mid-range.
