5 Ide Bisnis Kuliner di Desa dengan Modal Kecil Keuntungan Besar

Bicara mengenai bisnis kuliner di desa, apa hal pertama yang trelintas di benakmu? Mungkin bagi sebagian orang yang terbiasa hidup di kota yang notabene memiliki gaya hidup konsumtif, mencoba berbisnis kuliner di desa tentu saja akan menimbulkan sikap apatis.

Hal ini wajar saja mengingat orang-orang desa cenderung bergaya hidup hemat dan sederhana, jadi pasti berfikir tidak akan ada yang mebeli jualan kita.

Tapi jangan salah, ternyata banyak hal yang bisa dilakukan di Desa lho, termasuk bisnis kuliner. Namun memang ada beberapa hal yang wajib diperhatikan.

Bisnis kuliner di Desa bagaimana dan makanan apa saja yang bisa dijual

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan cermat sebelum berbisnis kuliner di desa. Salah satunya ialah ketersediaan bahan baku. Pastikan untuk memilih bahan baku yang murah serta mudah didapat.

Beberapa makanan mungkin juga asing bagi lidah kebanyakan orang desa, jadi usahakan untuk menghindari makanan-makanan fusion atau khas luar negeri misalnya sushi, spaghetti, dan lain sebagainya.

Ada baiknya untuk tetap menjaga kearifan lokal dengan mempertahankan makanan tradisional atau khas suatu daerah.

Ada banyak sekali opsi yang bisa diambil untuk memulai usaha dalam bisnis kuliner di desa. Salah satunya ialah makanan mentah yang siap masak.

Artinya makanan ini masih berbentuk mentah namun dibekukan, ketika ada pembeli baru dimasak. Makanan jenis ini lumayan praktis dan tidak terlalu memerlukan modal yang besar.

Berikut ini ialah beberapa contoh ide bisnis kuliner di desa yang bisa jadi inspirasi, apa sajakah itu?

1. Cireng

Cara Membuat Cireng, Image By IG : @dessivilast
Cara Membuat Cireng, Image By IG : @dessivilast

Seiring dengan populernya makanan khas Jawa Barat ini, cireng pun bisa dinikmati oleh semua kalangan baik tua maupun muda tanpa ada batasan umur.

Sebenarnya cara membuat cireng sangatlah mudah, yang perlukan ialah tepung aci atau tepung tapioka dan sejumlah bumbu.

Namun apabila kamu bukanlah orang yang pandai memasak, sekarang banyak sekali tersedia cireng beku yang tinggal goreng saja.

2. Seblak

seblak aulia surabaya, image by IG : @yusiardhikakuliner
seblak aulia surabaya, image by IG : @yusiardhikakuliner

Seblak juga merupakan salah satu makanan khas Jawa Barat yang lagi booming-boomingnya.

Kamu bisa juga mencoba bisnis kuliner di desa ini dengan resepmu sendiri. Jangan lupa untuk memberi toping yang beda seperti seafood, keju, dan lain-lain.

3. Bahan sayur

Bahan sayur, Gambar oleh Jerzy Górecki dari Pixabay
Bahan sayur, Gambar oleh Jerzy Górecki dari Pixabay

Bahan sayur siap masak merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan di desa. Kamu bisa menjual berbagai macam bahan sayur beserta bumbunya dalam satu kemasan.

Nah, pembeli tinggal memasaknya di rumah tanpa harus mengulek bumbu dan merajang bahan sayur masakan.

Bisnis jenis ini lumayan menguntungkan dan juga minim resiko.  Untuk sayurnya, kamu bisa memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk menanam sayur, dengan demikian modal yang diperlukan relatif kecil.

4. Kedai bakso

Kedai bakso, photo : piknikdong
Kedai bakso, photo : piknikdong

Bakso merupakan makanan paling populer di Indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia sangat menyukai bakso baik yang tinggal di desa maupun di kota.

Kamu bisa mencoba peruntungan di bisnis kuliner di desa dengan mendirikan kedai bakso ini. Akan tetapi modal yang dibutuhkan cukup besar.

5.  Aneka jenis kerupuk dan keripik

Aneka jenis kerupuk dan keripik, Gambar oleh Ulrike Mai dari Pixabay
Aneka jenis kerupuk dan keripik, Gambar oleh Ulrike Mai dari Pixabay

Kerupuk merupakan cemilan yang paling banyak disukai oleh penduduk Indonesia. Ada berbagai jenis kerupuk dengan rasa yang lezat di pasaran.

Nah, kamu bisa mencoba membuat krupuk sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti sayur atau buah tanpa menggunakan bahan pengawet dan pengembang. Keuntungan yang bisa didapat pun bisa dikatakan lumayan.

Ketika ingin mendirikan sebuah bisnis kuliner di desa, harga merupakan salah satu prioritas utama.

Usahakan untuk melakukan survey harga terlebih dahulu sebelum menentukan harga makanan yang akan dijual.

Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat desa cenderung hanya mau membeli makanan yang murah dan terjangkau karena pendapatan mereka yang tidak menentu.

Maka dari itulah harga sangat berperan penting dalam kesuksesan bisnis kuliner terutama di desa yang notabene masyarakatnya kurang konsumtif.

Nah, itu tadi beberapa ide bisnis kuliner di desa, modal yang dibutuhkan relatif kecil dengan keuntungan yang lumayan besar. Jadi, tunggu apa lagi?

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 4.5 / 5. Jumlah 2

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

FREE 100% Dapatkan info dan penawaran menarik langsung di email! 

Daftar klik disini

Ketika piknik menjadi sebuah kebutuhan, maka pikniklah
BAGIKAN
Komentarmu?