Indonesian Scooter Festival (ISF) Selalu Menjadi Ajang Silaturahmi Bagi Skuteris

Minggu kemarin (22/9/2019) merupakan hari terakhir dari gelaran Indonesian Scooter Festival 2019 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center.

Dan pada hari itu ada puluhan ribu pengunjung ikut meramaikan beragam suguhan menarik yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah Ricky, pengunjung ISF 2019 asal Purwodadi yang datang ke festival ini bersama istri dan anaknya.

Pengunjung ISF 2019, official dokumentasi ISF Day 2
Pengunjung ISF 2019, official dokumentasi ISF Day 2

Ricky menuturkan, baginya festival otomotif tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para skuteris dari banyak daerah di Indonesia, namun juga menjadi saat dimana rindu dapat terbayarkan.

Sejak pertama kali Indonesian Scooter Festival diselenggarakan, ia selalu terlibat dan bersenang-senang menikmati banyaknya konten yang selalu disuguhkan dalam gelaran ini.

“Saya datang ke sini bersama anak dan istri saya.

Saya sangat senang sekali kalau bisa ke ISF tuh, makanya saya selalu hadir setiap tahun.

Saya selalu suka sama hal-hal yang ada di sini, mulai dari pameran skuter, hiburan musik dan lain-lain. Mungkin tahun depan pun saya bakal ke sini lagi,”

tutur Ricky saat sedang menyaksikan beberapa skuter klasik dalam festival ini.

Senada dengan yang diutarakan oleh Ega Maria, pengunjung asal Kota Kembang yang datang bersama teman-teman klub scooternya.

ISF baginya selalu memberikan efek candu untuk dirinya yang sudah beberapa kali datang ke sini. Dan ia pun selalu meyakini bahwa hal yang sama akan selalu dirasakan oleh banyak skuteris yang pernah berkunjung. Maka tak heran jika banyak sekali skuteris, termasuk dirinya kembali hadir di ISF.

“Nggak tahu ya, pokoknya ISF tuh selalu ngangenin banget buatku pribadi, belum lagi memang acara keren.

ISF selalu jadi ajang buat kangen-kangenan sama teman-teman suteris daerah lain. Aku berharap semoga ISF bisa semakin sukses untuk ke depannya,”

Papar Ega.

Hal lain dikatakan oleh Wahmica, salah satu peserta Scooter Contest yang baru pertama kali mengikutsertakan scooter Piaggio Vespa S150 3Vie tahun 2013 miliknya dalam ajang ini.

Di ISF 2019, pria asal Pulau Dewata ini mendaftarkan scooter kesayangannya tesebut untuk mengikuti dua kelas kontes, yaitu kelas Good Looking dan Racing. Ia berpendapat bahwa festival ini adalah ajang untuk memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para skuteris yang senang memodifikasi skuternya.

Indonesian Scooter Festival 2019, foto: official dokumentasi ISF #3 (Ary)
Indonesian Scooter Festival 2019, foto: official dokumentasi ISF #3 (Ary)

Selain itu ia mengatakan bahwa Indonesian Scooter Festival benar-benar telah memberikan efek positif kepada masyarakat awam, karena mereka bisa mengetahui lebih banyak tentang dunia scooter dan bisa secara langsung menyaksikan bagaimana keunikan yang dimiliki salah satu moda transportasi yang digemari masyarakat Indonesia. Dan ini merupakan suatu hal yang mesti diaprsiasi oleh dengan sangat tinggi.

“ISF bagi saya seru banget, karena di sini pun kami sebagai skuteris dan masyarakat umum bisa melihat scooter klasik dan matic disajikan dalam satu tempat.

Saya berharap ke depannya ISF akan lebih banyak lagi dikunjungi oleh masyarakat Indonesia,”

Pungkas Wahmica

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 3

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

FREE 100% Dapatkan info dan penawaran menarik langsung di email! 

Daftar klik disini