Jogja International Street Performance 2017, Jogja The Dancing City!

Event seni pertunjukan internasional yang dirancang oleh seniman-seniman Jogja bersama Dinas Pariwisata DIY ini berlangsung sejak tahun 2010. JISP berusaha merangkul dan melibatkan seniman-seniman dari berbagai negara, sebagai sebuah acara yang diharapkan menjadi ruang silaturahmi budaya antar bangsa.

Berangkat dari sebuah pemikiran bahwa di Yogyakarta iklim berkesenian tumbuh dengan pesat, kekayaan seni budaya terawat dengan baik. Kondisi ini menjadi daya tarik seniman-seniman luar negeri untuk selalu ingin hadir dalam setiap perhelatan kesenian di Yogyakarta.

Namun, dukungan pemerintah dan ketersediaan ruang pertunjukan yang terbatas menjadi salah satu kendala bagi berbagai ekspresi seniman. Disamping itu kesenian yang tumbuh secara organik harus disikapi secara terbuka dengan lebih mendekatkan produk-produk kesenian mereka kepada masyarakat.

Jogja International Street Performance 2017, Jogja The Dancing City!

Jogja International Street Performance 2017 diharapkan menjadi ajang kegiatan kesenian alternative yang memberikan ruang baru bagi seniman seni pertunjukan untuk berkreasi.

Event yang bersifat Internasional ini juga diharapkan bisa menjadi ruang pemersatu budaya antar bangsa dan membangun komunikasi dengan mengesampingkan suku, ras, agama dan golongan baik antar daerah maupun antar negara yang diekspresikan melalui kegiatan berkesenian bersama dalam wadah international street performance.

Disamping itu dengan diselenggarakannya JISP Tahun 2017 diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun  mancanegara, khususnya ke DIY.

Sebagaimana target nasional kunjungan wisman ke DIY tahun 2017 sebesar 800.000 wisman (di tahun 2016 target kunjungan wisman ke DIY sebesar 345.503 telah tercapai dan terdapat peningkatan sebesar 15% dengan capaian 355.313 wisman) dan meningkatkan length of stay (LOS) atau lama tinggal wisatawan sesuai dengan yang ditargetkan yaitu 2,45 yang pada tahun 2016 baru tercapai 2,15.

Acara ini akan diadakan setiap tahun dimana semua seniman, baik seniman kontemporer dan tradisional bebas berkreasi menunjukkan kreatifitasnya. Pada acara ini akan tercipta suatu kesempatan untuk berinteraksi hingga terjadi suatu kolaborasi antar pelaku seni dari berbagai negara.

Masing-masing penampil akan menunjukan aktivitas seni dari wilayah dan negara mereka. Acara ini juga diupayakan untuk meningkatkan destinasi kegiatan budaya di DIY.

Tahun ini, Jogja International Street Performance mengambil tema #5 Jogja The Dancing City dengan tagline  Jogja Jejogedan.

Berangkat dari sebuah pemikiran bahwa di Yogyakarta iklim berkesenian tumbuh dengan pesat, kekayaan seni budaya terawat dengan baik. Kondisi ini menjadi daya tarik seniman-seniman luar negeri untuk selalu ingin hadir dalam setiap perhelatan kesenian di Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini acara JISP 2017 diharapkan akan memperjelas kerjasama dengan Dancing Cities Network yang berpusat di Barcelona dan memasukkan event ini menjadi bagian dari Dancing Cities Network yang sudah diikuti oleh puluhan Negara di Eropa dan Amerika Latin.

Jogja International Street Performance tahun ini adalah kali kedelapan acara ini digelar sejak tahun 2010. Tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 September 2017 di berbagai tempat di seputaran Yogyakarta, meliputi kegiatan public space performance dan on stage performance.

Ruang-ruang publik akan menjadi alternatif bagi kreativitas seniman untuk merespon dan mengisinya. Selain tersedia panggung konvensional, ruang publik yang disediakan terutama di Plaza Monumen SO 1 Maret Yogyakarta dan Area Parkir Jl. Mangkubumi, serta halaman kantor Harian KR.

jisp insta8 jadwal

Pilihan ruang publik adalah sebuah upaya untuk mendekatkan masyarakat pada kegiatan kesenian dan meningkatkan apresiasi masyarakat dalam berbagai segmen. Kedekatan masyarakat sebagai pendukung utama produk seni budaya menjadi sasaran yang sangat penting dalam event ini.

Seorang mimin piknik yang punya hobi piknik namun sangat kurang piknik. Walaupun begitu mimin ini selalu mengajak orang untuk piknik.
Karena piknik ini sekarang sudah menjadi kebutuhan

BAGIKAN
Komentarmu?