Optimalkan Peron 9, KAI Commuter Evaluasi Pola Operasi Perjalanan KRL Pasca Switch Over 5 Stasiun Manggarai

Hari kedua pasca switch over (SO) 5 Stasiun Manggarai kelambatan KRL dapat ditekan dan mengoptimalkan peron 9 untuk melayani pengguna KRL tujuan Cikarang maupun KRL Feeder saat jam sibuk.

Peron 9 merupakan peron keberangkatan kereta bandara, namun saat situasi peron 6 dan 7 padat, peron tersebut dapat digunakan untuk melayani pengguna KRL.

Optimalkan Peron 9, KAI Commuter Terus Lakukan Evaluasi Pola Operasi Perjalanan KRL Pasca Switch Over 5 Stasiun Manggarai
Optimalkan Peron 9, KAI Commuter Terus Lakukan Evaluasi Pola Operasi Perjalanan KRL Pasca Switch Over 5 Stasiun Manggarai, photo : KRL.co.id

Seperti yang dilakukan kemarin  (29/05/2022), mulai pukul 15.00 WIB peron 9 melayani pengguna KRL.

Jika di hari pertama terjadi kepadatan pengguna di peron 6 dan 7, maka dihari kedua (29/05/2022) kepadatan tersebut berangsur-angsur terurai.

Hingga pukul 17.00 WIB volume pengguna KRL di seluruh stasiun sebanyak 266.861 orang.

Khusus di Stasiun Manggarai, pengguna yang naik sebanyak 5.657 orang dan yang turun sebanyak 5.786 orang.

Kerjasama yang terus dilakukan antara petugas di lapangan dan pengguna KRL sangat membantu terurainya kepadatan di Stasiun Manggarai.

KAI Commuter mencatat kelambatan perjalanan KRL terus berkurang dibanding sebelumnya.

Hingga pukul 15.00 WIB kelambatan KRL Lin Cikarang berkisar 12-15 menit, sementara kemarin kelambatannya mencapai 29-36 menit.

Selain itu, kelambatan KRL Lin Bogor juga dapat ditekan hingga berkisar 7-10 menit, sementara kemarin mencapai 18-24 menit.

Hal ini juga didukung dengan semakin normalnya pembatasan kecepatan yang menuju jalur 6 dan 7.

Sementara itu, pembatasan kecepatan kereta jarak jauh yang masuk/keluar jalur 1 dan 2 akan selesai malam hari, sehingga antrean masuk Stasiun Manggarai dapat dioptimalkan untuk mengurai antrean KRL dari arah Cikarang/Bekasi.

Di hari kedua ini, KAI Commuter juga melakukan optimalisasi stabling KRL Feeder agar lebih cepat mengantisipasi pengguna dari Lin Bogor yang transit menuju Sudirman, Tanah Abang, Angke, sampai Kampung Bandan.

Ketidaknyamanan saat transit di Stasiun Manggarai adalah untuk keselamatan bersama demi pembangunan infrastruktur perkeretaapian di masa yang akan datang karena volume pengguna dan frekuensi perjalanan KRL akan terus bertambah.

KAI Commuter mengharapkan kerjasama dari seluruh pengguna untuk beradaptasi mengikuti budaya yang baru ini.

Proses adaptasi tidak bisa langsung mengubah menjadi sempurna, tetapi akan terus dilakukan perbaikan dan evaluasi.

KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan selama menggunakan KRL dan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan pelayanan kepada para pengguna.

Informasi jadwal perjalanan terbaru dan posisi kereta dapat diakses melalui aplikasi KRL Access, akun media sosial @commuterline , dan call center 021-121 24 jam.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 1

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

Ikuti berita dan info menarik lainnya dari Piknikdong di Google News!

Menyajikan informasi menarik terkini
BAGIKAN
Komentarmu?