KAI Tanam Pohon dan Hijaukan Stasiun, Yuk Intip Seperti Apa?

PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut menyukseskan program BUMN Hijaukan Indonesia dengan melakukan penanaman 38 pohon di Stasiun Bandung.

Aksi penghijauan ruang publik ini dilaksanakan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi lainnya pada Selasa, (7/12).

KAI Tanam Pohon dan Hijaukan Stasiun-min
Penumpang KRL Saat Melintas di Taman yang berada di Dalam Stasiun Jatinegara Lantai dua. Taman di Stasiun Jatinegara ini Adalah Bagian dari Program Penghijauan Stasiun, photo : KAI.id

Program ini ditujukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat menangkal polusi udara.

“Pagi ini kita bersama-sama melaunching program KAI bersama BUMN Hijaukan Indonesia.

Gerakan ini harus terus disosialisasikan pada seluruh insan KAI agar tidak berhenti sebagai satu simbol tetapi sekaligus membangun kesadaran mengenai lingkungan,”

ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Program penghijauan di Stasiun Bandung tersebut dilakukan dengan menanam 38 pohon yang terdiri dari pohon buah-buahan, trembesi, tabebuya, dan pule.

KAI akan terus melakukan penghijauan di seluruh stasiun agar kualitas udara akan semakin baik.

Sukseskan Program BUMN Hijaukan Indonesia
Taman di Stasiun Bandung Salah Satu Bagian dari Program Penghijauan Stasiun, Taman ini terletak di Ujung Skybridge Stasiun Bandung, photo: KAI.id

Langkah penghijauan di stasiun juga dilakukan dengan pembuatan taman-taman di area stasiun yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada para pelanggan.

Dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.

“Di masa pandemi mari kita selalu melakukan langkah langkah inovasi terobosan, baik yang langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan maupun secara tidak langsung,”

kata Didiek.

Selain penghijauan di kawasan stasiun, KAI juga telah memberikan bantuan pelestarian alam di sejumlah daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Di tahun 2021 ini, KAI telah menyalurkan TJSL bantuan pelestarian alam dengan total Rp245.500.000 atau sebanyak 13.050 batang pohon.

Adapun rincian bantuan tersebut berupa 800 batang bibit bambu, 5.500 batang bibit aren di Kab. Temanggung; 100 batang bibit buah nangka, 100 batang bibit buah nangka sayur, 200 batang bibit pohon petai, dan 200 batang bibit pohon pala di Jakarta Timur; 150 batang bibit buah jambu jamaika di Ogan Komering Ulu; dan 6.000 batang bibit mangrove di Kab. Batu Bara.

Ke depan, KAI akan terus melakukan penghijauan dengan melakukan penanaman ribuan batang pohon di berbagai daerah dalam rangka bantuan pelestarian alam.

Didiek mengatakan, dukungan KAI pada program BUMN Hijaukan Indonesia ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 dimana Indonesia berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

“Gerakan KAI dalam BUMN Hijaukan Indonesia ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi pemanasan global sekaligus membantu pencapaian target emisi 0 pemerintah pada tahun 2060,”

tutup Didiek.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 4

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

FREE 100% Dapatkan info dan penawaran menarik langsung di email! 

Daftar klik disini

Menyajikan informasi menarik terkini
BAGIKAN
Komentarmu?