12 Masakan Khas Bali Halal, Wajib Kamu Coba di Bali!

Indonesia terkenal dengan beragam budaya yang kaya akan wisata maupun kulinernya. Salah satunya adalah Pulau Bali.

Pulau Bali terkenal dengan Pantainya yang elok dan destinasi kuliner yang enak.

Bagi kamu yang beragama islam, tidak perlu takut dengan makanan haram yang ada di Bali. Karena berikut ini adalah 12 rekomendasi makanan khas Bali Halal yang harus kamu coba jika berkunjung ke Kota Bali.

Apa saja kulinernya, yuk simak!

1. Sate Lilit

Sate Lilit Bali, makanan khas bali
Sate Lilit, image by IG: @_melskitchen

Sate khas Bali yang satu ini terkenal dengan rasa yang unik dan nikmat. Sate lilit khas Bali berbeda dengan sate yang lainnya.

Jika pada umumnya sate menggunakan tusuk sate, tidak dengan sate yang satu ini. Sate lilit justru menggunakan daging yang dicincang, lalu dililitkan pada batang serai.

Setelah itu, ditambah dengan aneka bumbu khas dari Bali sehingga rasanya sangat lezat dan banyak diburu wisatawan.

Daging yang digunakan untuk membuat sate lilit bermacam-macam. Namun untuk sate lilit yang halal dan sering dijadikan prioritas adalah daging ayam.

Namun tidak jarang banyak juga yang menggunakan daging babi. Jadi kamu perlu berhati-hati juga ya.

Warung Be Paseh adalah salah satu restoran yang menjajakan sate lilit halal dan nikmat.

Restoran ini terletak di Kota Denpasar dengan harga sekitar Rp4.000,00 per tusuk sampai Rp50.000,00 per porsinya.

2. Ayam dan Bebek Betutu

Ayam Betutu Khas Gilimanuk, Image By IG : @ketutarsini
Ayam Betutu Khas Gilimanuk, Image By IG : @ketutarsini

Siapa yang tidak kenal dengan kuliner khas Bali ini? Ayam dan bebek betutu sudah sangat populer di kalangan wisatawan yang sering berkunjung ke Bali.

Kamu bisa dengan mudah menemukan penjual ayam dan bebek betutu yang dijual di Bali.

Betutu sendiri dalam bahasa Bali artinya daging yang dibakar. Bahan utama dari bumbu halus yang digunakan adalah rempah seperti kemiri, lengkuas dan lainnya.

Sehingga rasa yang didapat dari ayam dan bebek betutu memiliki kompleksitas rasa dari rempah yang digunakan. Menu satu ini jangan sampai terlewat untuk dicoba ya!

3. Tipat Cantok

Tipat Cantok, makanan khas bali
Tipat Cantok, image by IG: @peliatan_hari_ini

Makanan halal khas Bali selanjutnya yakni Tipat Cantok. Tipat cantok adalah salah satu masakan khas Bali yang terbuat dari berbagai macam sayuran.

Tipat dalam bahasa Bali memiliki arti ketupat dan cantok dalam bahasa Bali artinya diulek.

Sehingga Tipat Cantok bisa diartikan sebagai ketupat yang diulek. Tipat cantok sekilas mirip dengan lotek namun isian dari sayurnya saja yang berbeda.

Hal yang membedakan antara tipat cantok dengan lotek adalah perasan jeruk limau. Tipat cantok disajikan dengan bumbu kacang dan perasan jeruk limau di atasnya.

Sehingga memberikan sensasi rasa segar yang nikmat. Sayur-mayur yang biasanya digunakan yaitu rebusan kangkung, tauge dan kacang panjang.

Kemudian ditambah dengan siraman bumbu kacang yang sudah diulek tadi. Ketupat khas Bali juga berbeda dengan ketupat pada umumnya.

Hal ini dikarenakan ketupat yang digunakan dibungkus dengan daun lontar. Sehingga rasanya tetap terjaga saat  dinikmati.

Tipat cantok dapat kamu temukan di setiap wisata di Pulau Bali terutama di daerah Denpasar. Harga satu porsi tipat cantok ini hanya dibanderol sekitar Rp. 5.000 hingga Rp. 7.000 saja loh.

4. Bubur Mengguh

bubur mengguh, makanan khas bali
bubur mengguh, image by IG: @novie_koento

Bubur mengguh berasal dari Buleleng, menjadi masakan khas Bali yang halal selanjutnya untuk kamu coba.

Masakan satu ini bisa dengan mudah ditemukan di Desa Tejakula ataupun rumah makan khas Bali lainnya.

Bubur mengguh adalah salah satu variasi bubur ayam yang hanya ada di Bali dan menjadi rekomendasi untuk dicoba saat kamu berkunjung ke Bali.

Bubur mengguh berbeda dengan bubur lainnya karena dalam proses memasaknya menggunakan santan.

Selain itu, bubur  mengguh juga menggunakan kuah pedas, sehingga membuat masakan satu ini terasa lebih sedap dan segar.

5. Tum Ayam

Tum Ayam
Tum Ayam Bali, image by IG: @bunbunzkitchen

Tum ayam merupakan salah satu hidangan ayam khas bali yang juga menjadi alternatif pilihan bagimu untuk menikmati makanan halal di Bali.

Ayam ini bisa kamu temui di beberapa rumah makan khas Bali yang ada di di Buleleng Denpasar serta daerah lainnya.

Harganya pun sangat bersahabat, yaitu hanya sekitar Rp. 5.000 hingga Rp. 8.000 tergantung dari ukurannya.

Tum ayam merupakan masakan ayam yang diolah dengan cara dipepes. Meskipun terdengar mirip dengan ayam pepes lainnya, namun tum ayam memiliki perbedaan dengan pepes ayam pada umumnya.

Hal ini tentunya berasal dari bumbu yang diberikan pada tum ayam. Selain itu, bumbu khas bali dengan rempahnya juga menjadi ciri khas dari masakan satu ini.

6. Nasi Tepeng

Nasi Tepeng, image by IG: @miiaaa888

Nasi tepeng adalah nasi yang sering dijadikan sarapan bagi masyarakat Bali selayaknya nasi uduk bagi masyarakat Jawa.

Hal ini dikarenakan rasa dari nasi tepeng yang gurih beserta tekstur nasi yang lembut hampir seperti nasi yang dimasak dengan air berlebih, menjadikan rasa dari nasi tepeng lebih nikmat.

Hal yang membedakan dengan nasi uduk adalah dengan ditambahkannya rempah khas Bali yang terasa pedas, sehingga rasa yang diberikan lebih kompleks.

Selain itu, nasi tepeng juga disajikan dengan sayur nangka, ayam goreng, kacang-kacangan terong dan telor di atas daun pisang.

Masakan satu ini bisa kamu dapatkan dengan harga yang cukup murah. Yaitu hanya dengan harga Rp. 10.000 sampai Rp. 15.000 untuk satu porsinya.

7. Nasi Jinggo

Nasi Jonggo Khas Bali, image by IG: @foodinframebali
Nasi Jonggo Khas Bali, image by IG: @foodinframebali

Nasi jinggo sebenarnya termasuk dalam kategori nasi campur yang khas dari Bali. Nasi jinggo menggunakan suwiran daging ayam sebagai lauk utama dan disertai tambahan lainnya seperti kering tempe dan mie.

Nasi jinggo juga memiliki ukuran yang bisa dibilang cukup kecil sehingga membuatnya terlihat seperti nasi kucing.

Karena itu juga, nasi jinggo sering disebut-sebut “Nasi Kucingnya Bali”. Nasi jinggo juga sering hadir saat ada upacara keagamaan rapat atau kegiatan.

Jika kamu ingin mencoba nasi jinggo yang halal dan enak, kamu bisa datang ke Jalan Thamrin.  Nasi jinggo halal di sini pun sangat murah hanya berkisaran Rp. 2.000 hingga Rp. 4.000 saja

8. Bebek Bengil

Bebek Bengil
Bebek Bengil, image by IG : @gp3a52f

Masakan halal dan enak yang bisa kamu coba di Bali selanjutnya adalah bebek bengil. Bebek bengil sering juga disebut dengan dirty duck atau bebek kotor.

Hal ini dikarenakan warnanya yang kecoklatan dan banyak bumbu yang ditaburi di atasnya.

Keunikan lain dari bebek bengil ini yaitu teksturnya yang renyah hingga ke tulang. Karena dalam proses pembuatannya, bebek ini harus direbus dulu selama 3 hingga 4 jam lalu dimarinasi dengan bumbu sampai 12 jam.

Setelah semua proses tersebut, bebek bengil baru bisa di digoreng dengan minyak yang panas. Hal inilah yang membuat warnanya menjadi kecoklatan.

9. Nasi Campur Ayam Bali

Bebek Bengil
Bebek Bengil, image by IG : @gp3a52f

Selayaknya nasi jinggo, nasi campur ayam bali adalah versi besar dari nasi jinggo. Karena pada dasarnya, nasi campur ayam bali menggunakan ayam sebagai lauk utama dari masakannya.

Nasi campur ayam bali biasanya disajikan dengan lauk lainnya berupatelur, bihun dan kering tempe.

Jika kamu ingin mencicipi rasa dari nasi campur ayam bali, kamu tidak perlu merogoh kocek yang dalam.

Kamu hanya perlu mengeluarkan Rp.12.000 hingga Rp. 35.000 tergantung lauk apa saja yang kamu ambil.

10. Sate Languan

Sate Languan,
Sate Languan, image by IG: @miyaow_miyaow

Sate languan sangat populer di daerah pesisir  yakni Kabupaten Klungkung. Sate languan ini merupakan versi lain dari sate lilit dan pastinya halal.

Karena sate languan terbuat dari daging ikan. Ikan yang digunakan biasanya ikan tongkol atau ikan tenggiri. Proses pembuatannya pun tidak berbeda dengan sate lilit.

Yaitu dengan cara menghaluskan daging dan dililitkan hingga menjadi sate dan dibakar hingga matang.

Rasa dari daging ikan yang lembut membuat kenikmatan tersendiri saat disantap. Pada umumnya harga sate languan ini sekitar Rp20.000 per porsinya.

11. Nasi Sela

Nasi Sela, image by IG: @ kayana_foods
Nasi Sela, image by IG: @ kayana_foods

Kuliner khas Bali selanjutnya yang harus kamu coba adalah nasi sela. Nasi sela adalah masakan yang terbuat dari ubi jalar dan campuran lainnya.

Campuran lainnya adalah dengan menambahkan santan, base gede dan daging. Ubi jalar kemudian dicampur dengan nasi putih agar terasa sangat manis dan mengenyangkan.

Penyajiannya pun cukup unik. Karena disajikan dengan jukut bejek, kacang tanah, ayam suwir dan sambal matah.

Tidak perlu khawatir untuk mencari masakan ini. Karena hampir di setiap jalan, banyak pedagang yang menjual masakan satu ini dengan harga yang sangat murah dan tentunya terasa nikmat.

12. Serombotan

Serombotan, image by IG: @roro_na2bali
Serombotan, image by IG: @roro_na2bali

Serombotan adalah salah satu jenis urap khas dari Bali. Urap satu ini berbahan dasar dari sayur-sayuran yang direbus lalu ditambahkan bumbu khas Kintamani, kota asal makanan ini.

Bumbu yang digunakan untuk masakan satu ini terbuat dari  lengkuas, kencur, dan bumbu kalas atau biasa disebut bumbu kacang pedas.

Serombotan ini biasanya disajikan dengan nasi Sela.Bagi kamu yang ingin menikmati hidangan khas Kintamani ini, Mudah sekali untuk menemukannya.

Harganya pun cukup murah sekitar Rp5.000 dengan porsi yang cukup untuk mengenyangkan perut.

Nah, itu tadi 12 makanan khas Bali halal yang bisa kamu coba jika kamu berkunjung ke Bali. Semoga bermanfaat!

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 4

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

FREE 100% Dapatkan info dan penawaran menarik langsung di email! 

Daftar klik disini

Membaca dan menulis adalah hal yang sangat menarik
BAGIKAN
Komentarmu?