12 Makanan Khas Papua Paling Terkenal, Perlu Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup!

Papua adalah provinsi paling timur dari Indonesia. Disebut-sebut sebagai mutiara hitamnya Indonesia, Papua memiliki berbagai kekayaan alam yang melimpah.

Bukan hanya dari segi sumber daya alamnya, tapi juga kekayaan budaya dan kuliner.

Jika kamu berkunjung ke Provinsi satu ini, kamu perlu mencoba beberapa masakan berikut setidaknya satu kali seumur hidup. Apa saja makanan tersebut? Check it out!

Makanan Khas Papua Paling terkenal

1. Papeda

Papeda Makanan Khas Papua, image by IG: @taripapex
Papeda, image by IG: @taripapex

Papeda, sebuah makanan yang sangat sering terdengar khas dari Papua.

Masakan ini terbuat dari sagu dan memiliki tekstur yang lengket seperti lem namun memiliki gizi yang cukup, sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang cukup lama.

Makanan khas Papua yang satu ini memiliki banyak serat yang berasal dari sagu tersebut dan juga sangat rendah kolesterol.

Biasanya,  papeda disantap dengan menggunakan alat dari bambu yang disebut gata-gata. Cara menyantapnya pun dengan menggulung-gulung papeda hingga gulungan dirasa cukup untuk disantap.

Rasanya cenderung hambar, namun memiliki sedikit rasa manis, sehingga cocok untuk disantap dengan menggunakan lauk pauk seperti ikan bakar atau ikan kembung.

2. Aunuve Habre

Aunuvu Habre Makanan Khas Papua, image by IG: @recook_recipee
Aunuvu Habre, image by IG: @recook_recipee

Aunuvu Habre adalah makanan khas dari Papua yang terbuat dari ikan cakalang. Meskipun seiring berjalannya waktu, ikan yang digunakan bisa menjadi ikan tuna atau ikan tongkol.

Pengolahan untuk ikan yang akan digunakan pun sederhana, yaitu hanya dengan menggunakan garam, air dan asam jawa untuk menghilangkan bau amisnya.

Setelah itu, kemudian dibungkus dengan menggunakan daun talas lalu dikukus hingga matang. Masakan ini sangat coock untuk disajikan bersamaan denan papeda.

Karena papeda yang menjadi makanan pokok sangat cocok ditemani dengan lauk yang terbuat dari ikan tersebut.

3. Aunu Senebre

Aunu Senebre Makanan Khas Papua, image by IG: @apiaward
Aunu Senebre, image by IG: @apiaward

Masakan berikutnya adalah Aunu Senebre. Aunu Senebre sendiri merupakan masakan yang terbuat dari ikan teri dan nasi putih yang digoreng dengan parutan kelapa dan daun talas.

Kemudian dikukus kembali hingga nasi dan ikan terinya matang.

Masakan ini biasanya disajikan bersamaan dengan papeda. Hal ini dikarenakan rasanya yang cenderung gurih dan sangat cocok untuk disajikan bersamaan dengan papeda yang terasa manis.

Makanan khas Papua ini bisa kamu cicipi di hampir seluruh warung yang berada di dekat pantai. Sehingga kamu tidak perlu merasa takut untuk tidak kebagian mencicipi masakan ini.

4. Sarang Semut

Salah satu kekayaan alam lainnya dari Provinsi Papua adalah kekayaan alamnya mengenai biota alamnya. Salah satunya adalah melimpahnya sarang semut.

Sarang semut ini dijadikan sebagai makanan yang dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat sekitar.

Bahkan, diyakini oleh masyarakat sekitar bahwa sarang semut memiliki kandungan flavonoid yang dapat mencegah berbagai macam penyakit seperti kanker, asam urat, TBC dan rematik.

Manfaat ini bisa didapatkan dengan merebus sarang semut dengan air, lalu mengkonsumsi air rebusan dari sarang semut tersebut.

5. Kue Bagea

Kue Bagea Makanan Khas Papua, image by IG: @titiwaber
Kue Bagea, image by IG: @titiwaber

Kue bagea memiliki rasa yang manis. Makanan khas Papua ini terbuat dari tepung sagu, kacang-kacangan, cengkeh, layu manis, kenari dan telur ayam.

Semua bahan tersebut kemudian dicampur menjadi satu adonan yang kemudian dipanggang hingga berwarna putih kekuningan.

Kue bagea sangat sering disajikan bersamaan dengan teh panas. Karena teksturnya yang kering juga, kue bage sering menjadi bahan untuk oleh-oleh karena ketahanannya untuk dibawa perjalanan jauh.

Kue bagea juga sering menjadi cemilan sore hari untuk masyarakat sekitar.

6. Abon Gulung

Abon Gulung Khas Papua, image by IG: @kaylacake_n_cookies
Abon Gulung Khas Papua, image by IG: @kaylacake_n_cookies

Makanan khas Papua selanjutnya adalah abon gulung. Abon yang berasal dari Papua memiliki bentuk yang berbeda dari abon lainnya.

Meski sama-sama terbuat dari daging sapi, abon gulung disajikan dalam baluran roti lalu ditaburi dengan wijen sehingga terlihat lebih cantik.

Selain itu, karena terdapat roti di dalamnya, abon gulung dapat menjadi alternatif bagi kamu untuk mengganjal perut dikala lapar melanda.

Karena disajikan dalam bentuk yang sudah masak dan kering, abon gulung dapat kamu jadikan sebagai oleh-oleh yang bisa dibawa ke kampung halaman.

Sangat cocok sekali untukmu yang kebingungan untuk membawa oleh-oleh apa dari Kota Papua.

7. Eurimoo

Jika masakan yang di atas kebanyakan adalah masakan berat. Eurimoo adalah masakan yang termasuk dalam cemilan khas Papua.

Eurimo memiliki tampilan seperti klepon yang tidak memiliki isian berupa gula merah. Bahan pengisinya juga berbeda karena terdapat pisang di dalamnya. Sehingga memiliki rasa yang khas juga berbeda dari cemilan lainnya.

Meskipun sering disajikan hanya pada suatu acara seperti acara adat pernikahan, saat ini sudah banyak masyarakat sekitar yang menjualnya sebagai oleh-oleh yang bisa dibawa pulang oleh turis.

8. Ikan Bakar Colo

Ikan Bakar Colo Makanan Khas Papua, image by IG: @kuliner_uenak.id
Ikan Bakar Colo, image by IG: @kuliner_uenak.id

Terkenal akan kekayaan alamnya, Papua juga menawarkan kekayaan alam lautnya yang memiliki berbagai macam jenis biota bawah laut.

Kebanyakan dari biota bawah laut itu akan disajikan dengan cara dibakar. Sehingga dapat memberikan rasa yang segar dan alami.

Salah satunya adalah dengan penyajian menggunakan sambal colo. Sambal colo sendiri adalah sambal khas dari Suku Kamoro yang memiliki rasa yang pedas.

Sambal ini biasanya terbuat dari bawang merah, cabe rawit, tomat muda dan perasan jeruk nipis. Sambal ini yang nantinya akan ditaburi di atas ikan yang sudah dibakar, lalu disantap dengan menggunakan nasi putih yang panas.

Ikan yang dibakar pun bisa dipilih berdasarkan favoritmu. Terdapat pilihan seperti ikan kue, bawal, bahkan ikan tongkol.

Apapun ikan yang kamu pilih, jangan lupa untuk meminta sambal colo untuk disajikan bersamaan. Karena masakan ini akan sangat cocok sekali bagi kamu yang menyukai rasa pedas.

9. Udang Selingkuh

Udang Selingkuh Makanan Khas Papua, image by IG: @beta.makan.terus
Udang Selingkuh, image by IG: @beta.makan.terus

Terdengar lucu bukan, udang selingkuh. Meski begitu, udang yang digunakan tidak sungguhan selingkuh loh.

Nama udang selingkuh adalah karena bentuknya yang cukup besar dibanding udang lainnya. Jika dilihat sekilas, bentuknya akan terlihat seperti lobster, namun hanya capitnya saja yang besar seperti kepiting.

Karena badannya masih mengikuti ukuran udang pada umumnya. Udang jenis ini memiliki daging yang tebal, berserat, dan rasanya manis.

Udang selingkuh sendiri dapat dimasak untuk berbagai jenis masakan, naumn pada umumnya disajikan dengan digoreng atau dibakar.

Kemudian disajikan dengan bunga pepaya atau tumis kangkung sehingga memberikan rasa yang nikmat dan juga segar.

10. Cacing Tambelo

Jika kamu sedang berkunjung ke daerah Timika, cacing Tambelo akan sering kamu jumpai atau bahkan disuguhkan oleh warga setempat.

Hal ini dikarenakan cacing Tambelo menjadi masakan khas bagi warga Timika maupun bagian selatan Papua.

Meski terdengar aneh atau bahkan ekstrim, cacing Tambelo diyakini oleh warga setempat memiliki khasiat yang menyehatkan bagi tubuh.

Cacing ini memiliki bentuk yang cukup unik, yaitu berwarna putih, sedikit berlendir dan bertaring.

Yaps, kamu tidak salah dengar, caciing ini memiliki taring. Oleh sebab itu dalam proses pengolahannya perlu dilakukan oleh orang yang berpengalaman agar dapat memberikan rasa yang lezat dan nikmat disantap.

11. Cacing Laut

Makanan khas Papua selanjutnya adalah cacing laut. Yaps, kamu tidak salah dengar lagi, cacing laut.

Masakan satu ini terbuat dari cacing laut yang berjenis insomen. Cacing ini berukuran lebih panjang dari cacing tanah pada umumnya yaitu sekitar 30 cm.

Cacing luat justru diyakini dapat memberikan efek meningkatkan vitalitas dan stamina bagi pria.

Masakan ini tentunya tidak dimasak dengan asal, ada proses pengolahan tertentu untuk cacing laut untuk memastikan bahwa masakan ini layak dan memiliki rasa yang nikmat untuk dicicip.

Biasanya, cacing laut dapat dikonsumsi dengan beragam jenis masakan seperti balado, rica pedas dan lainnya.

12. Sate Ulat Sagu

Sate Ulat Sagu Makanan Khas Papua, image by IG: @info.sate
Sate Ulat Sagu, image by IG: @info.sate

Makanan khas Papua yang terakhir adalah sate ulat sagu. Meski terdengar menjijikkan, makanan ini menjadi masakan yang sangat sehat dari segi gizi.

Hal ini dikarenakan ulat sagu memiliki kadar protein yang tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian protein kamu.

Selain itu, ulat sagu juga memiliki kadar kolesterol yang rendah, hal ini semakin menjadikan sate ulat sagu menjadi lebih sehat dari ayam yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Meskipun namanya adalah sate, ulat sagu bisa disajikan dengan berbagai macam jenis masakan seperti tumis, dicampur dengan sayur dan bahkan dimakan langsung dari pohonnya dalam keadaan hidup-hidup.

Nah, itu tadi adalah 12 makanan khas Papua yang perlu kamu coba setidaknya sekali seumur hidup!

Semoga dapat memberimu referensi untuk wisata kuliner saat kamu sedang berkunjung ke Provinsi Papua ya.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 7

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

Ikuti berita dan info menarik lainnya diGoogle News!

Membaca dan menulis adalah hal yang sangat menarik
BAGIKAN
Komentarmu?