Meriahnya Jathilan dan Tour Kamisan JSSP #3

Ratusan orang tumpah ruah dan antusias menyaksikan acara weekend performing art yang menampilkan Jathilan Klasik dari kelompok Turangga Bledhe’x Saputra, 30 November 2019, di Pantai Gumuk Pasir, Dusun Grogol 10.

Acara ini merupakan inisiatif masyarakat Dusun Grogol 10 dalam merespons patung-patung Jogja Street Sculpture Project #3 (JSSP #3).

Jathilan Klasik dari kelompok Turangga Bledhe’x Saputra
Jathilan Klasik dari kelompok Turangga Bledhe’x Saputra

Fathurahman Ramadhan selaku humas JSSP #3 menyampaikan terima kasih atas respons positif dari masyarakat Dusun Grogol 10 yang telah menyiapkan weekend performing art dengan sangat apik. Fatur berharap kolaboarsi antara pihak JSSP bisa terus berlanjut di kegiatan lain.

“Jathilan merupakan kesenian tradisional Jawa yang perlu kita dilestarikan bersama karena jathilan kesenian yang sangat merakyat dan hiburan masyarakat yang disenangi oleh berbagai lapisan usia, sebab itulah masyarakat berinisiatif menampilkan jathilan.

Adanya JSSP #3 bagi masyarakat Dukuh Grogol 10 merupakan anugerah.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, misalnya pelaku wisata dan pelaku ekonomi.

Kegiatan JSSP #3 mampu meningkatkan kunjungan wisata yang signifikan ke Gumuk Pasir,”

Ujar Wusana selaku kepala dukuh Grogol 10.

Hal senada juga disampaikan Puput warga asli Dukuh Grogol 10, ia senang kesenian jathilan dipentaskan lagi.

Antusiasme warga menonton Jathilan
Antusiasme warga menonton Jathilan

Menurutnya JSSP #3 selain mendukung melestarikan budaya namun juga berdampak baik pada sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat, terutama meningkatkan kunjungan wisatawan dan penghasilan pedagang.

Tri Widodo salah seorang seniman yang menggiatkan kesenian jathilan mengatakan kegiatan JSSP #3 sangat bagus karena turut serta mengedukasi masyarakat.

“Masyarakat yang awalnya tidak tahu tentang patung menjadi paham, modelnya dan tujuannya apa.

Patung-patung yang dipamerkan mengandung unsur pendidikan yang cukup tinggi dan patut diapresiasi.

Semoga JSSP selanjutnya lebih luas lagi sehingga bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, sehingga mereka bisa berpartisipasi,”

Jelasnya.

Dua hari sebelumnya, pada 28 November 2019, JSSP #3 mengadakan tour kamisan 2 dengan  rute Titik Nol Km dan Pantai Gumuk Pasir yang diikuti 50 peserta.

JSSP #3
JSSP #3

Tour kamisan merupakan program gratis yang memfasilitasi masyarakat untuk berkunjung dan mendengarkan penjelasan tentang patung-patung dari seniman dan kurator.

Advertisements

Siti Hawa asal Bangka Belitung menururkan kegiatan tour kamisan seru dan menarik. Ia berharap program JSSP bisa berjalan terus dan mengenalkan budaya kepada masyarakat.

Nada serupa diungkapkan Ello asal Trenggalek.

“Asyik, di Nol Km saya suka yang patung Long Journey karya Suparman Baela.

Sedangkan di Gumuk Pasir suka patung Tonggak Samudra karya Pring Project, karya tersebut cocok dipamerkan di Gumuk Pasir dan menyatu dengan sekitarnya,”

Imbuhnya.

“Kegitan tour kamisan sangat bermanfaat menambah ilmu tentang patung-patung dan tahu lokasi wisata Pantai Gumuk Pasir.

Di Nol Km saya suka patung spiderman kerokan dan becak yang di tengahnya ada pohon dan di Gumuk Pasir tertarik patung egrang karena bagus di foto.

Kegiatan ini sangat mendukung pariwisata karena patung yang dipamerkan sangat unik dan luar biasa,”

Ungkap Nuris asal Pasuruan.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 3.7 / 5. Jumlah 3

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

FREE 100% Jadi bagian dari PIKNIKDONG, dan dapatkan kejutanya! 

Daftar Klik Disini

Menyajikan informasi menarik terkini
BAGIKAN
Komentarmu?