Piknikdong.com, Event – Ingin mengajak anak mengenal dunia antariksa dengan cara yang lebih menyenangkan?
Pekan Astronomi Jakarta 2026 bisa menjadi salah satu pilihan kegiatan edukatif untuk mengisi waktu bersama keluarga.
Berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, acara ini menghadirkan beragam aktivitas astronomi yang bisa dinikmati masyarakat tanpa dipungut biaya.
Digelar oleh Planetarium dan Observatorium Jakarta pada 6–10 Oktober 2026, kegiatan ini menjadi bagian dari semarak peringatan World Space Week atau Pekan Antariksa Dunia.
Pengunjung tidak hanya bisa melihat berbagai koleksi bertema luar angkasa, tetapi juga mengikuti pertunjukan planetarium mini, mengamati Matahari, hingga mencoba eksperimen roket air.
Rangkaian acara tersebut menawarkan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan rekreasi pada umumnya.
Ilmu astronomi diperkenalkan melalui aktivitas yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga menarik bagi pelajar, keluarga, maupun masyarakat yang ingin mengenal sains lebih jauh.
Menjelajahi Dunia Antariksa Lewat Pameran Astronomi
Salah satu kegiatan yang bisa dikunjungi selama Pekan Astronomi Jakarta 2026 adalah pameran astronomi yang berlangsung pada 6–10 Oktober 2026.
Di area pameran, pengunjung dapat melihat beragam materi yang berkaitan dengan eksplorasi luar angkasa.
Koleksi yang ditampilkan mencakup foto astronomi atau astrofotografi, replika batu meteor, maket roket, hingga miniatur pakaian astronaut.
Bagi pengunjung yang selama ini hanya mengenal benda-benda tersebut melalui buku atau layar digital, pameran ini bisa menjadi kesempatan untuk melihat representasinya secara langsung.
Anak-anak pun dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengenal benda langit dan teknologi yang digunakan dalam penelitian antariksa.
Selain pameran, tersedia pertunjukan planetarium mini yang menghadirkan simulasi visual untuk membantu pengunjung memahami objek-objek langit.
Program ini dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengenal astronomi melalui pengalaman audiovisual.
Namun, pertunjukan planetarium mini berlangsung dalam beberapa sesi dengan kapasitas peserta terbatas.
Pengunjung sebaiknya memperhatikan informasi pendaftaran dan ketentuan keikutsertaan yang berlaku agar tidak melewatkan kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
Bisa Mengamati Matahari dan Mencoba Eksperimen Roket Air
Pekan Astronomi Jakarta 2026 tidak hanya menyuguhkan materi yang bisa dilihat, tetapi juga kegiatan yang mengajak pengunjung mengenal astronomi melalui pengamatan dan eksperimen.
Salah satunya adalah peneropongan Matahari yang dijadwalkan berlangsung pada 6–10 Oktober 2026.
Dalam aktivitas ini, pengunjung berkesempatan mempelajari objek astronomi menggunakan perangkat pengamatan khusus dengan pendampingan petugas.
Pengalaman tersebut dapat menjadi pengantar untuk memahami bagaimana pengamatan benda langit dilakukan.
Penggunaan perangkat khusus dan pendampingan petugas juga penting untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai prosedur keselamatan.
Aktivitas lain yang tidak kalah menarik adalah eksperimen roket air. Melalui percobaan ini, peserta diperkenalkan pada prinsip dasar peluncuran roket dengan memanfaatkan tekanan air dan udara.
Konsep yang digunakan dalam eksperimen tersebut dapat membantu peserta memahami hubungan antara sains dan teknologi secara lebih praktis.
Kegiatan ini juga berpotensi menarik minat anak-anak dan remaja yang tertarik pada dunia eksperimen, rekayasa, serta eksplorasi luar angkasa.
Eksperimen roket air dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Oktober 2026. Sementara itu, peneropongan Matahari tersedia hingga hari terakhir penyelenggaraan.
Jadwal Pekan Astronomi Jakarta 2026
Supaya lebih mudah menentukan aktivitas yang ingin diikuti, berikut jadwal rangkaian Pekan Astronomi Jakarta 2026 berdasarkan informasi penyelenggaraan.
| Kegiatan | Jadwal |
|---|---|
| Pameran astronomi | 6–10 Oktober 2026 |
| Pertunjukan planetarium mini | 6–9 Oktober 2026 |
| Peneropongan Matahari | 6–10 Oktober 2026 |
| Eksperimen roket air | 6–9 Oktober 2026 |
| Talkshow Rocket Revolution: Meet the Experts | 10 Oktober 2026 |
Seluruh rangkaian kegiatan disediakan secara gratis untuk masyarakat. Meski begitu, gratis bukan berarti semua program bisa diikuti tanpa ketentuan tambahan.
Beberapa aktivitas memiliki kapasitas peserta terbatas dan menerapkan mekanisme pendaftaran tertentu.
Karena itu, pengunjung sebaiknya memastikan jadwal sesi, ketersediaan tempat, serta ketentuan keikutsertaan sebelum datang ke lokasi.
Mengenal Tema World Space Week 2026, Rocket Revolution
Pekan Astronomi Jakarta diselenggarakan bertepatan dengan World Space Week, peringatan internasional yang berlangsung setiap tahun pada 4–10 Oktober.
Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Majelis Umum Nomor 54/68 pada 6 Desember 1999.
Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa terhadap kehidupan manusia.
Pada 2026, World Space Week mengangkat tema “Rocket Revolution” atau Revolusi Roket.
Tema ini menyoroti perubahan besar dalam teknologi peluncuran antariksa yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah teknologi roket yang dapat digunakan kembali.
Inovasi tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya peran perusahaan swasta dalam industri antariksa dan semakin luasnya akses terhadap peluncuran satelit maupun wahana luar angkasa.
Kemajuan teknologi roket turut membuka peluang baru di berbagai bidang.
Pemanfaatannya mencakup penelitian ilmiah, komunikasi, navigasi, pemantauan kondisi Bumi, hingga pengembangan teknologi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat.
Melalui tema tersebut, World Space Week 2026 juga mendorong generasi muda untuk mengenal bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yakni sains, teknologi, teknik, dan matematika.
Pengenalan terhadap bidang-bidang tersebut sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta ketertarikan terhadap penelitian dan inovasi teknologi, termasuk eksplorasi antariksa.
Lokasi Pekan Astronomi Jakarta 2026 di Taman Ismail Marzuki
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, pusat kegiatan Pekan Astronomi Jakarta 2026 berada di kawasan Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
Sejumlah aktivitas diselenggarakan di area plaza dan lobi gedung.
Lokasi ini bisa menjadi pilihan bagi warga Jakarta maupun wisatawan yang ingin mencari kegiatan edukatif di tengah kota.
Pengunjung dapat menggabungkan kunjungan ke acara tersebut dengan aktivitas lain di kawasan TIM, sesuai waktu dan agenda masing-masing.
Karena sejumlah program berlangsung di area berbeda dan memiliki jadwal tersendiri, pengunjung disarankan memperhatikan informasi di lokasi agar dapat menemukan kegiatan yang ingin diikuti.
Bagi keluarga yang datang bersama anak-anak, pameran astronomi dan eksperimen roket air dapat menjadi pilihan untuk memperkenalkan sains melalui pengalaman langsung.
Sementara itu, pertunjukan planetarium mini bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin mengenal benda-benda langit melalui simulasi visual.
Talkshow Astronomi Menjadi Agenda Penutup pada 10 Oktober
Pekan Astronomi Jakarta 2026 berlangsung hingga Sabtu, 10 Oktober 2026. Pada hari terakhir, pengunjung dapat mengikuti talkshow bertajuk “Rocket Revolution: Meet the Experts”.
Sesi ini mengangkat pembahasan mengenai perkembangan teknologi roket dan eksplorasi antariksa. Kehadirannya melengkapi rangkaian kegiatan yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada pameran, simulasi, pengamatan, dan eksperimen.
Bagi masyarakat yang ingin mengenal perkembangan teknologi antariksa dari perspektif para ahli, talkshow tersebut dapat menjadi salah satu agenda yang diperhatikan pada hari penutupan. Informasi mengenai waktu pelaksanaan dan ketentuan mengikuti sesi tetap perlu dipastikan melalui kanal resmi penyelenggara.
Pekan Astronomi Jakarta 2026 memperlihatkan bahwa pengenalan ilmu antariksa tidak harus selalu dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas.
Pameran, pengamatan benda langit, simulasi planetarium, dan percobaan roket air dapat menjadi pintu masuk untuk memahami sains dengan cara yang lebih menarik.
Bagi keluarga, pelajar, maupun masyarakat umum, kegiatan gratis ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang menambah wawasan.
Jika ingin berkunjung, pastikan kembali jadwal kegiatan dan aturan partisipasinya agar pengalaman selama berada di Taman Ismail Marzuki lebih maksimal.

