Penutupan Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko Diperpanjang

Penutupan Candi Prambanan, Candi Borobudur dan Candi Ratu Boko kembali diperpanjang mulai tanggal 22 April hingga tanggal 13 Mei 2020.

Penutupan pelayanan untuk  TWC (Taman Wisata Candi) sudah dengan mempertimbangkan kondisi wilyah Jawa Tengah dan DIY yang masih memberlakukan tanggap darurat Pandemi Covid-19, serta merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Penutupan Candi Diperpanjang
Penutupan Candi Diperpanjang

Langkah penutupan ini tidak lain untuk membantu pemerintah yang sedang fokus memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona. Selain itu, untuk mendukung usaha tersebut dalam rilis berita yang dikeluarkan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) juga mengimplementasikan Work From Home (WFH) untuk karyawannya.

“Kami amat mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19 di tengah masyarakat.

Kita lakukan upaya pencegahan serta ikut meringankan beban masyarakat yang terkena imbas wabah ini dengan memberikan bantuan sembako.

Selain itu, untuk menghargai jasa tenaga medis, PT TWC juga memberikan bahan pangan serta vitamin dan suplemen makan untuk menunjang tugas berat mereka dalam merawat pasien Covid-19 ini.”

Ujar Direktur Utama PT TWC Edy Setijono di Prambanan, Selasa (21/4/2020) Dikutip dari rilis berita borobudurpark.

PT TWC juga sudah mengeluarkan surat edaran resmi bagi seluruh karyawan untuk tidak bepergian ke luar daerah atau mudik dalam rangka Hari Raya Lebaran Idul Fitru 1441 H selama masa berlakunya status kedaan darurat bencana wabah pandemi Covid-19. Hal ini juga sudah sesuai dengan surat edaran kementrian BUMN RI Nomor SE4/MBU/04/2020 tanggal 6 April 2020.

“Kami menghimbau juga kepada seluruh masyarakat untuk tetap tinggal di rumah saja, dan kami selaku pengelola destinasi akan tetap melakukan pemeliharan dan perawatan taman serta mempersiapkan segala sesuatu yang bisa memberikan experience baru dan menjadi daya tarik wisatawan jika akan mengunjungi destinasi kami disaat kondisi sudah normal kembali.

Kita berharap pandemi COVID-19 segera berakhir”

Pungkas Edy Setijono.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata 5 / 5. Jumlah 3

Jadilah yang pertama memberi peringkat disini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?

FREE 100% Dapatkan info dan penawaran menarik langsung di email! 

Daftar klik disini

Menyajikan informasi menarik terkini
BAGIKAN
Komentarmu?