Piknikdong.com, News – Google kembali menandai perjalanan panjangnya dengan cara yang cukup sederhana, tetapi langsung terlihat oleh pengguna internet.
Pada Minggu, 27 September 2026, perusahaan teknologi tersebut memasuki usia ke-28 dan menghadirkan tampilan khusus di halaman utama mesin pencarinya.
Kali ini, Google memilih membawa pengguna bernostalgia.
Logo yang biasanya tampil dengan desain modern diganti dengan visual bernuansa retro, mengingatkan pada masa ketika internet dan teknologi komputer masih berada di tahap awal perkembangannya.
Logo Google Berubah di Hari Ulang Tahunnya
Pengguna yang membuka halaman utama Google pada 27 September 2026 akan menemukan tampilan “Google” yang berbeda dari biasanya.
Setiap huruf dibuat lebih tebal dengan sentuhan tiga dimensi.
Palet warna khas Google tetap dipertahankan melalui kombinasi merah, biru, hijau, dan kuning, tetapi keseluruhan desain dibuat menyerupai gaya grafis komputer pada era akhir 1990-an.
Efek bayangan pada bagian bawah huruf membuat logo terlihat lebih berdimensi. Bentuk setiap karakter pun tidak dibuat terlalu kaku atau seragam, sehingga kesan jadulnya semakin terasa.
Google menempatkan desain tersebut di atas latar merah muda pucat. Kontras warna membuat logo menjadi pusat perhatian ketika halaman pencarian dibuka.
Meski perubahan ini terlihat sederhana, Doodle tersebut membawa pesan yang cukup jelas: Google sedang memperingati perjalanan 28 tahun sejak perusahaan mulai berkembang dari sebuah proyek mesin pencari.
Perlu diketahui, tampilan Google Doodle tidak selalu sama di setiap negara.
Waktu penayangan dan wilayah pengguna dapat memengaruhi Doodle yang muncul. Google sendiri memiliki arsip Doodle yang berisi berbagai karya yang pernah ditampilkan di sejumlah negara.
Dari BackRub hingga Menjadi Google
Perjalanan Google bermula dari Stanford University. Larry Page dan Sergey Brin, yang saat itu merupakan mahasiswa doktoral, mengembangkan sebuah proyek mesin pencari yang awalnya dikenal sebagai BackRub.
Proyek tersebut dibuat dengan gagasan untuk membantu pengguna menemukan serta mengorganisasi informasi yang jumlahnya terus bertambah di internet.
Pada 1998, proyek itu berkembang menjadi Google. Dari titik tersebut, perusahaan tumbuh jauh melampaui fungsi mesin pencari.
Saat ini, ekosistem Google mencakup beragam layanan yang digunakan sehari-hari, mulai dari Gmail dan Google Maps hingga Android, YouTube, Google Cloud, serta berbagai produk berbasis kecerdasan buatan.
Kenapa Ulang Tahun Google Diperingati 27 September?
Tanggal 27 September mungkin membuat sebagian orang bertanya-tanya. Sebab, Google sebenarnya memiliki tanggal pendirian resmi yang berbeda.
Google didirikan pada September 1998, dengan 4 September 1998 tercatat sebagai tanggal pendirian perusahaan. Namun, Google kemudian menggunakan 27 September sebagai tanggal untuk memperingati hari jadinya.
Pemilihan 27 September memiliki kaitan dengan perkembangan mesin pencari Google, terutama pertumbuhan jumlah halaman web yang masuk ke dalam indeksnya.
Sejak pertengahan dekade 2000-an, tanggal tersebut semakin dikenal sebagai hari ulang tahun Google. Jadi, 27 September lebih tepat dipahami sebagai tanggal perayaan ulang tahun, bukan berarti perusahaan secara resmi didirikan pada tanggal tersebut.
Perjalanan Panjang dari Stanford ke Silicon Valley
Sebelum menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Google berawal dari proyek penelitian yang dikembangkan Page dan Brin di Stanford.
Keduanya berupaya menciptakan cara yang lebih efektif untuk membantu orang menemukan informasi di internet. Pada masa awalnya, Google bahkan sempat menjalankan aktivitas perusahaan dari sebuah garasi.
Pertumbuhan pengguna internet kemudian ikut mendorong perkembangan Google. Mesin pencari tersebut perlahan menjadi bagian penting dari kebiasaan pengguna ketika mencari informasi secara online.
Nama Google sendiri memiliki hubungan dengan istilah matematika “googol”, yaitu angka 1 yang diikuti 100 angka nol.
Nama itu dianggap mencerminkan gagasan mengenai jumlah informasi yang sangat besar yang ingin diorganisasi Google.
Setelah berkembang pesat, perusahaan mulai memperluas bisnisnya melalui berbagai produk dan akuisisi. Salah satu langkah penting terjadi pada 2006 ketika YouTube bergabung dengan Google.
Google kemudian berada di bawah perusahaan induk Alphabet Inc., bersama berbagai bisnis dan proyek teknologi lainnya.
Doodle yang Awalnya Hanya Sebuah Penanda
Google Doodle kini sudah menjadi bagian dari pengalaman pengguna ketika membuka mesin pencari. Namun, konsep tersebut sebenarnya bermula dari sesuatu yang jauh lebih sederhana.
Doodle pertama dibuat pada 1998, bahkan sebelum Google resmi berdiri sebagai perusahaan.
Saat itu, Larry Page dan Sergey Brin menggunakan perubahan logo untuk memberi tahu pengguna bahwa mereka sedang menghadiri festival Burning Man dan tidak berada di kantor.
Ide tersebut kemudian berkembang menjadi tradisi yang terus dipertahankan.
Google mulai menggunakan Doodle untuk memperingati tokoh terkenal, kebudayaan, peristiwa bersejarah, hari besar, hingga berbagai pencapaian.
Tidak sedikit pula Doodle yang dibuat interaktif sehingga pengguna dapat bermain gim atau melakukan aktivitas tertentu langsung dari halaman pencarian.
Pada peringatan 25 tahun Google pada 2023, misalnya, pengguna diajak melihat perjalanan sejumlah logo Google dari masa ke masa. Doodle tersebut kemudian membentuk tampilan “G25gle”.
Setahun setelahnya, pada peringatan ke-27 tahun 2025, Google kembali membawa unsur nostalgia dengan menampilkan logo pertamanya dari 1998.
28 Tahun Google dan Perubahan Dunia Internet
Dalam kurun hampir tiga dekade, Google telah mengalami perubahan yang sangat besar. Perusahaan yang awalnya dikenal sebagai mesin pencari kini memiliki ekosistem teknologi yang mencakup banyak aspek kehidupan digital.
Komunikasi, navigasi, video, sistem operasi, komputasi awan, perangkat keras, hingga kecerdasan buatan menjadi bagian dari perkembangan bisnis Google.
Hal serupa juga terlihat pada Google Doodle. Apa yang awalnya hanya berupa modifikasi sederhana pada logo kini berkembang menjadi media visual untuk memperkenalkan tokoh, budaya, sejarah, maupun peristiwa tertentu kepada pengguna di berbagai belahan dunia.
Arsip resmi Google mencatat bahwa ratusan Doodle diluncurkan di berbagai wilayah setiap tahun.
Karena dibuat untuk konteks tertentu, tampilan yang diterima pengguna juga bisa berbeda antara satu negara dan negara lainnya.
Pada 27 September 2026, Google memilih kembali ke nuansa visual masa lalu untuk memperingati usia ke-28.
Logo bergaya retro tersebut menjadi semacam kilas balik ke era ketika Google masih berada di awal perjalanannya.
Dari proyek mahasiswa di Stanford hingga menjadi bagian dari ekosistem teknologi global, 28 tahun Google menunjukkan betapa panjang perubahan yang telah terjadi sejak akhir 1990-an.

