Piknikdong.com, News – Menyaksikan MotoGP Mandalika 2026 tidak selalu harus dibarengi dengan menginap di hotel atau penginapan.
Pertamina menghadirkan pilihan akomodasi berbeda bagi komunitas otomotif yang datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), berupa camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit.
Fasilitas ini menjadi yang pertama kali dikelola Pertamina dan disiapkan khusus untuk mendukung kebutuhan komunitas riders serta kru selama berlangsungnya Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober.
Area berkemah tersebut mampu menampung hingga 150 orang. Salah satu kelompok yang menjadi sasaran fasilitas ini adalah komunitas otomotif yang melakukan perjalanan touring dari Jakarta menuju Mandalika sejak 3 Oktober 2026.
Alternatif Menginap bagi Komunitas Touring ke Mandalika
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa penyediaan tempat berkemah ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap komunitas otomotif yang ingin menyaksikan langsung ajang balap motor kelas dunia tersebut.
“Ini adalah Camping Ground yang pertama kali dikelola oleh Pertamina. Di sini nanti akan digunakan teman-teman yang berasal dari komunitas riders,” ujar Arya.
Menurutnya, kebutuhan tempat menginap di sekitar kawasan Mandalika berpotensi meningkat tajam selama akhir pekan penyelenggaraan MotoGP.
Kondisi tersebut membuat pengunjung perlu memiliki pilihan tempat beristirahat selain hotel maupun penginapan komersial.
“Pada periode balap nanti pastinya akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat karena tingkat okupansi di sini sangat tinggi. Teman-teman pastinya akan membutuhkan tempat untuk istirahat,” katanya.
Kehadiran camping ground di lingkungan sirkuit diharapkan bisa membantu komunitas yang menempuh perjalanan jauh agar tetap mendapatkan tempat beristirahat sebelum maupun setelah menyaksikan balapan.
Fasilitas Camping Ground Dilengkapi Tempat Tidur dan Listrik
Meski mengusung konsep berkemah, fasilitas yang disediakan Pertamina tidak sekadar berupa lahan untuk mendirikan tenda. Pengelola juga menyiapkan sejumlah perlengkapan agar para penghuni tetap bisa beristirahat dengan nyaman.
Setiap tempat tidur sudah dilengkapi kasur, bantal, karpet, meja kecil, serta akses listrik. Kebutuhan kebersihan diri juga diperhatikan melalui penyediaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dengan akses air bersih.
Bagi pengunjung yang ingin beribadah, tersedia musala dengan fasilitas wudhu. Area ibadah tersebut juga dipisahkan antara jemaah pria dan wanita.
Tidak hanya itu, Pertamina menyediakan ruang makan dan area olahraga yang dilengkapi meja tenis. Fasilitas ini memungkinkan para anggota komunitas untuk berkumpul, bersantai, maupun melakukan aktivitas bersama selama berada di kawasan sirkuit.
Dokter Siaga 24 Jam untuk Menjaga Kesehatan Pengunjung
Aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam pengelolaan area berkemah tersebut. Pertamina menyiagakan tenaga dokter selama 24 jam untuk membantu menangani kebutuhan medis para penghuni.
Layanan kesehatan ini turut didukung koordinasi dengan rumah sakit di Mataram. Dengan demikian, apabila muncul kebutuhan penanganan medis lebih lanjut, pengunjung dapat memperoleh dukungan sesuai kondisi yang diperlukan.
Arya berharap fasilitas tersebut bisa membantu para riders menjaga kondisi tubuh, terutama karena sebagian anggota komunitas masih harus menempuh perjalanan panjang setelah rangkaian MotoGP selesai.
“Kita harapkan semuanya dalam keadaan sehat dan selamat selama perjalanan,” ujarnya.
UMKM Binaan Pertamina Ikut Meramaikan Area Camping
Ada hal menarik lainnya dari konsep camping ground ini. Pertamina turut memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk berjualan di dalam kawasan tersebut.
Pengunjung bisa mendatangi warung yang tersedia untuk membeli makanan maupun berbagai kebutuhan selama berada di area berkemah.
Kehadiran para pelaku UMKM ini membuat kawasan camping ground tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermalam.
Area tersebut juga bisa menjadi ruang interaksi bagi komunitas otomotif, mulai dari berbincang santai hingga bertukar pengalaman perjalanan.
“Kalau mereka ingin kumpul bersama, diskusi, chit-chat, kita juga ada warung yang isinya UMKM binaan Pertamina. Jadi kita memberikan manfaat untuk semuanya,” katanya.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya agar penyelenggaraan event MotoGP memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan tambahan pelanggan.
Perlengkapan Camping Akan Didonasikan kepada Masyarakat
Menariknya, manfaat fasilitas ini tidak berhenti ketika MotoGP Mandalika 2026 selesai digelar.
Pertamina berencana memanfaatkan kembali perlengkapan yang digunakan selama program berlangsung. Kasur, karpet, dan sejumlah fasilitas lainnya nantinya akan didonasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan sirkuit.
Dengan konsep tersebut, penyediaan camping ground bukan hanya menjadi bentuk dukungan terhadap komunitas otomotif yang datang ke Mandalika, tetapi juga menghadirkan manfaat lanjutan bagi warga setempat.
“Setelah program ini, kasur-kasur, karpet, dan lain sebagainya itu bisa kita donasikan untuk kebutuhan di sekitar wilayah sirkuit. Jadi artinya akan kembali kepada masyarakat,” tutupnya.

