Piknikdong.com, News – Minat masyarakat untuk menggunakan kereta api saat mudik Lebaran 2026 menunjukkan tren yang sangat positif.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, hingga 9 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total 793.681 tiket kereta api reguler sudah dipesan untuk periode keberangkatan 11–26 Maret 2026.

Angka tersebut diperoleh dari sistem penjualan tiket bertahap H-45, yang memungkinkan masyarakat memesan tiket jauh-jauh hari sebelum Lebaran tiba.
Skema Penjualan Bertahap Bikin Rencana Mudik Lebih Fleksibel
Penerapan sistem penjualan H-45 memberi keleluasaan bagi calon penumpang untuk mengatur jadwal mudik dan liburan dengan lebih matang.
Selain pilihan tanggal yang lebih variatif, skema ini juga membantu KAI dalam mengatur distribusi penumpang agar tidak menumpuk di hari tertentu.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa angka penjualan tiket masih akan terus bertambah seiring pembukaan jadwal pemesanan berikutnya.
“Melalui pengaturan ini, pelanggan dapat menyesuaikan waktu perjalanan dengan lebih leluasa, sekaligus membantu distribusi arus mudik agar tidak terkonsentrasi pada tanggal tertentu,”
ujar Anne.
Tanggal Keberangkatan Favorit Sementara Pemudik
Berdasarkan data pemesanan sementara, beberapa tanggal tercatat menjadi favorit masyarakat untuk bepergian saat mudik Lebaran 2026. Berikut daftar tanggal dengan volume pemesanan tertinggi:
- 24 Maret 2026: 67.859 tiket
- 23 Maret 2026: 67.043 tiket
- 19 Maret 2026: 65.513 tiket
- 18 Maret 2026: 63.300 tiket
Tanggal-tanggal tersebut diperkirakan menjadi puncak arus mudik jelang Hari Raya.
10 Rute Kereta Api Paling Diminati untuk Mudik Lebaran
Hingga batas waktu pencatatan, KAI juga merilis 10 relasi kereta api terfavorit yang paling banyak dipilih pelanggan untuk perjalanan mudik Lebaran 2026:
- Gambir – Yogyakarta: 11.567 pelanggan
- Gambir – Semarang Tawang: 10.143 pelanggan
- Pasarsenen – Lempuyangan: 8.211 pelanggan
- Gambir – Purwokerto: 7.387 pelanggan
- Pasarsenen – Kutoarjo: 7.221 pelanggan
- Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 6.502 pelanggan
- Pasarsenen – Purwokerto: 6.482 pelanggan
- Gambir – Surabaya Pasar Turi: 6.273 pelanggan
- Gambir – Cirebon: 6.227 pelanggan
- Yogyakarta – Gambir: 6.220 pelanggan
Rute-rute tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dari dan menuju kota-kota besar di Pulau Jawa.
KAI Siapkan Kereta Tambahan dan Pastikan Kesiapan Sarana
Seiring melonjaknya minat pemudik, KAI juga melakukan berbagai persiapan operasional demi kelancaran Angkutan Lebaran 2026.
Salah satunya dengan menyiapkan kereta api tambahan yang saat ini masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan sesuai kesiapan operasional.
Selain itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian mulai dari lokomotif hingga rangkaian kereta dilakukan secara rutin untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama arus mudik dan balik.
Sistem Tiket Lebih Ketat dan Transparan
Dari sisi layanan, KAI menerapkan sistem ticketing yang transparan dan terkendali. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang, dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama.
Proses boarding juga didukung teknologi face recognition, serta pembatasan transaksi per kode booking untuk mencegah penyalahgunaan tiket dan memastikan tiket digunakan oleh penumpang yang berhak.
Aturan Khusus untuk Tiket Rombongan
Untuk pemesanan tiket rombongan, KAI memberlakukan pengaturan khusus.
Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk, dengan prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun instansi terkait.
“Kami berupaya menjaga agar perjalanan mudik Lebaran berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Dengan perencanaan sejak dini, masyarakat dapat menikmati perjalanan Lebaran 2026 bersama kereta api dengan lebih tenang,”
tutup Anne.










