Beranda › News › News

KAI Operasikan 9 Gardu Perlintasan Kereta, Ini Daftar Lokasinya

KAI mulai mengoperasikan 9 gardu perlintasan kereta di Jakarta dan Bandung. Pembangunan fasilitas keselamatan di 190 titik JPL sudah mencapai 98 persen.

KAI Operasikan 9 Gardu Perlintasan Kereta, Ini Daftar Lokasinya
Photo: KAI.id

Piknikdong.com, News – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus memperkuat sistem keselamatan di perlintasan sebidang.

Advertisements

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan fasilitas pengamanan di sejumlah jalur yang menjadi titik pertemuan antara perjalanan kereta api dan kendaraan umum.Program tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Secara keseluruhan, KAI menargetkan pembangunan fasilitas keselamatan di 190 titik Jalur Pelintasan Langsung (JPL) yang tersebar di berbagai wilayah operasional.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sembilan gardu JPL sudah mulai difungsikan sejak 9 Oktober 2026. Fasilitas tersebut tersebar di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung.

Advertisements

Sembilan Gardu Baru Mulai Beroperasi di Jakarta dan Bandung

Dari sembilan gardu yang telah memasuki tahap operasional, lima di antaranya berada di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara empat gardu lainnya berlokasi di wilayah Daop 2 Bandung.

Advertisements

Pengoperasian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan fasilitas, tenaga petugas, serta kebutuhan operasional di setiap perlintasan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan seluruh perangkat keselamatan dapat digunakan sesuai fungsinya.

“Tindak lanjut rekomendasi KNKT kami dorong melalui penyelesaian pekerjaan di lapangan secara bertahap. Setiap lokasi perlu dipastikan kesiapan fasilitas, petugas, dan aspek operasionalnya sebelum mulai digunakan untuk mendukung pengamanan pelintasan sebidang,” ujar Anne.

Ini Daftar Lokasi Gardu JPL yang Sudah Difungsikan

Bagi masyarakat yang sering melintasi jalur kereta di wilayah Jakarta, Tangerang, hingga Bandung dan sekitarnya, terdapat sejumlah lokasi yang kini telah dilengkapi gardu pengamanan baru.

Di wilayah Daop 1 Jakarta, sembilan? Tidak, terdapat lima gardu yang mulai beroperasi di beberapa titik berikut:

  • JPL 124 dan JPL 126 pada lintas Lemahabang–Kedunggedeh.
  • JPL 98 pada lintas Tambun–Cibitung.
  • JPL 98 Cisauk.
  • JPL 156 pada lintas Tigaraksa–Cikoya.

Sementara itu, empat gardu di wilayah Daop 2 Bandung berada di lokasi berikut:

  • JPL 146 pada lintas Padalarang–Cimahi.
  • JPL 340 pada lintas Padalarang–Cilame.
  • JPL 263 pada lintas Sukatani–Plered.
  • JPL 325 pada lintas Maswati–Sasaksaat.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamanan di titik-titik perlintasan yang membutuhkan dukungan sarana dan petugas khusus.

Pembangunan 190 Titik JPL Sudah Mencapai 98 Persen

Selain sembilan gardu yang sudah beroperasi, progres pembangunan fasilitas keselamatan secara keseluruhan juga menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga 9 Oktober 2026, pekerjaan sipil telah diselesaikan di 188 dari total 190 lokasi. Capaian tersebut setara dengan sekitar 98 persen dari keseluruhan target pembangunan.

KAI masih melanjutkan sejumlah pekerjaan, termasuk pemasangan gardu modular dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Pelaksanaannya menyesuaikan kondisi teknis di lapangan agar setiap fasilitas benar-benar siap sebelum digunakan.

Dengan pendekatan tersebut, penyelesaian pembangunan tidak hanya berorientasi pada jumlah lokasi yang rampung, tetapi juga memastikan sarana pengamanan dapat berfungsi secara optimal.

Sebanyak 739 Petugas Penjaga Perlintasan Telah Lulus Sertifikasi

Penguatan keselamatan di perlintasan kereta api tidak cukup hanya mengandalkan bangunan dan perangkat pendukung. Keberadaan petugas yang memiliki kompetensi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional.

Untuk mendukung program tersebut, KAI telah menyiapkan 739 tenaga Petugas Jaga Lintasan (PJL) yang dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi.

Tahap selanjutnya mencakup pengusulan kebutuhan tenaga kerja dari masing-masing wilayah, penempatan personel, hingga persiapan penugasan berdasarkan kebutuhan operasional di lapangan.

Anne menegaskan bahwa kesiapan petugas harus berjalan seiring dengan penyelesaian pembangunan fasilitas.

“Penyelesaian fasilitas perlu berjalan beriringan dengan kesiapan petugas. Setiap gardu yang memasuki tahap operasional membutuhkan personel yang memiliki kompetensi sesuai tugas pengamanan pelintasan, sehingga fungsi keselamatan di lapangan dapat berjalan secara konsisten,” kata Anne.

Menurutnya, setiap perlintasan memiliki kondisi dan karakteristik yang tidak selalu sama. Karena itu, pembangunan di 190 titik JPL dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan sistem pengamanan di masing-masing lokasi.

Pengguna Jalan Diminta Tetap Mendahulukan Kereta Api

Di balik pembangunan fasilitas baru dan penambahan personel, KAI mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang juga sangat bergantung pada perilaku masyarakat.

Pengguna kendaraan yang hendak melintasi jalur kereta api diimbau untuk selalu memperhatikan rambu, marka jalan, serta petunjuk dari petugas penjaga perlintasan.

Masyarakat juga harus memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api sesuai ketentuan yang berlaku. Mengabaikan sinyal peringatan atau menerobos perlintasan ketika kereta akan melintas dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan di pelintasan membutuhkan kesiapan fasilitas, kompetensi petugas, serta kedisiplinan pengguna jalan. Karena itu, percepatan tindak lanjut rekomendasi keselamatan terus kami jalankan secara bertahap berdasarkan kesiapan di setiap lokasi,” tutup Anne.

Melalui pembangunan di 190 titik JPL, pengoperasian gardu baru, serta penyiapan ratusan petugas bersertifikat, KAI berupaya meningkatkan perlindungan di perlintasan sebidang. Namun, upaya tersebut tetap membutuhkan kesadaran masyarakat agar setiap perjalanan kereta api maupun kendaraan di jalan raya dapat berlangsung dengan aman.

Advertisements
Mimin
Mimin
Penulis Piknikdong.com