Masih Ngebut di Bioskop, Agak Laen: Menyala Pantiku! Siap Geser Avengers: Endgame?

Bagikan:

Piknikdong.com, Hiburan – Film Agak Laen: Menyala Pantiku! kian mendekati status legendaris. Hingga 30 Januari 2026, jumlah penontonnya telah menembus 10.926.911 orang, hanya terpaut tipis dari rekor tertinggi yang masih dipegang Avengers: Endgame.

Advertisements

Selisihnya pun tak lagi ratusan ribu, melainkan tinggal puluhan ribu penonton saja.

Masih Ngebut di Bioskop, Agak Laen: Menyala Pantiku! Siap Geser Avengers: Endgame?
Agak Laen: Menyala Pantiku, photo by IG: pilem.agak.laen

Dengan jarak sekitar 49.427 penonton dari rekor Endgame yang berada di angka 10.976.338, pergantian posisi puncak kini terasa semakin dekat.

Lonjakan Penonton Masih Terjadi di Akhir Januari

Menariknya, laju penonton film ini belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Advertisements

Data dari Cinepoint mencatat adanya tambahan 2.077 penonton hanya dalam satu hari, atau meningkat sekitar 35,4 persen dibanding hari sebelumnya.

Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa antusiasme publik masih terjaga, meski filmnya sudah tayang lebih dari dua bulan di layar lebar.

Tayang Sejak November, Tetap Bertahan di Bioskop

Sejak pertama kali dirilis pada 27 November 2025, Agak Laen: Menyala Pantiku! terus bertahan di jaringan bioskop nasional hingga penghujung Januari 2026.

Daya tahannya terbilang langka, terutama untuk film lokal yang harus bersaing dengan judul-judul besar lainnya.

Keberlanjutan penayangan ini sekaligus membuktikan kekuatan word of mouth dari penonton ke penonton.

Racikan Komedi Dialog Khas Muhadkly Acho

Film komedi aksi detektif ini berada di bawah kendali kreatif Muhadkly Acho, yang merangkap sebagai sutradara sekaligus penulis.

Gaya humornya tidak bertumpu pada slapstick berlebihan, melainkan pada dinamika dialog, timing percakapan, dan absurditas situasi yang terasa dekat dengan keseharian.

Pendekatan ini membuat ceritanya ringan, namun tetap punya identitas kuat.

Imajinari dan Humor Lokal yang Menjangkau Jutaan Penonton

Diproduksi oleh Imajinari, film ini sukses membawa humor lokal ke level penonton masif.

Dengan durasi sekitar 119 menit, dialog berbahasa Indonesia yang sesekali diselingi Toba Batak menjadi ciri khas tersendiri yang jarang ditemui di film box office.

Kombinasi ini membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! tampil berbeda dari film-film impor, sekaligus membuktikan bahwa cerita lokal dengan gaya khas masih sangat diminati publik Indonesia.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis