Piknikdong.com, News – Bulan Ramadan sering kali membuat banyak orang harus menyesuaikan aktivitas harian, termasuk saat masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka tiba.
Bagi pengguna LRT Jabodebek, kondisi tersebut kini tak perlu lagi menjadi kekhawatiran.

Selama Ramadan 1447 H, penumpang LRT Jabodebek diberikan kelonggaran untuk membatalkan puasa langsung di dalam kereta.
Kebijakan ini dibuat agar pengguna yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib tetap bisa berbuka tanpa harus tergesa-gesa turun di stasiun tertentu.
Penumpang Boleh Berbuka di Dalam Kereta
LRT Jabodebek mengizinkan pelanggan untuk mengonsumsi makanan dan minuman ringan di dalam kereta mulai waktu Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
Artinya, penumpang tetap bisa menikmati takjil sederhana sambil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.
Pelaksana Harian Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Bramantya Candrika, menjelaskan bahwa kebijakan ini hadir untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang selama bulan suci.
“Banyak pengguna yang masih berada di perjalanan ketika waktu Magrib tiba. Karena itu, selama Ramadan kami memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan di dalam kereta hingga pukul 19.00 WIB,”
ujar Bram.
Dengan aturan ini, perjalanan pulang kerja atau aktivitas lainnya tetap terasa lebih tenang karena penumpang tidak perlu lagi terburu-buru mencari tempat berbuka.
Ada Pembagian Takjil di Sejumlah Stasiun
Tidak hanya memberikan izin berbuka di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menghadirkan program berbagi takjil bagi para pengguna.
Program ini berlangsung selama tujuh hari, tepatnya pada periode 5 hingga 13 Maret 2026.
Secara total, sebanyak 3.150 paket takjil disiapkan dan dibagikan kepada pelanggan yang berada di stasiun menjelang waktu berbuka puasa. Paket tersebut biasanya berisi buah dan minuman segar yang bisa langsung dinikmati.
Pembagian takjil dilakukan setiap hari di dua stasiun berbeda secara bergantian. Lokasi yang dipilih umumnya merupakan stasiun dengan mobilitas penumpang cukup tinggi, sehingga lebih banyak pengguna yang bisa merasakan manfaat dari program ini.
Jadwal dan Lokasi Pembagian Takjil
Program berbagi takjil ini menjangkau 14 stasiun LRT Jabodebek dengan jadwal sebagai berikut:
5 Maret 2026
Stasiun Jatimulya dan Cawang
6 Maret 2026
Stasiun Kuningan dan Setiabudi
9 Maret 2026
Stasiun Bekasi Barat dan Rasuna Said
10 Maret 2026
Stasiun TMII dan Harjamukti
11 Maret 2026
Stasiun Jatibening Baru dan Pancoran
12 Maret 2026
Stasiun Cikunir 1 dan Cikoko
13 Maret 2026
Stasiun Dukuh Atas dan Halim
Program ini diharapkan dapat membantu pengguna yang masih berada di perjalanan agar tetap bisa berbuka dengan nyaman.
Tetap Jaga Kebersihan Selama Perjalanan
Meski diperbolehkan berbuka di dalam kereta, penumpang tetap diminta untuk menjaga kebersihan selama perjalanan.
Sampah dari makanan atau minuman yang dibawa diharapkan tidak ditinggalkan di dalam gerbong.
Penumpang dianjurkan menyimpan sementara sampah tersebut hingga tiba di stasiun tujuan, lalu membuangnya di tempat sampah yang tersedia.
Dengan begitu, kondisi kereta dan area stasiun tetap bersih serta nyaman bagi semua pengguna.
“Ramadan menjadi momen yang baik untuk berbagi dan saling menjaga kenyamanan. Kami berharap pengguna dapat memanfaatkan kebijakan ini dengan tetap menjaga kebersihan sehingga perjalanan tetap nyaman bagi semua,”
tutup Bram.
Kebijakan ini tentu menjadi kabar baik bagi para komuter yang sering menggunakan LRT Jabodebek saat pulang kerja menjelang waktu berbuka.
Selain tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang, perjalanan juga terasa lebih hangat berkat adanya program berbagi takjil di berbagai stasiun.













