Piknikdong.com, News – Tren bepergian pakai kereta lagi tinggi-tingginya. Dalam enam bulan pertama 2026 saja, layanan KA Jarak Jauh dan Lokal sudah mengangkut 29.858.267 pelanggan naik 8,72% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Di tengah lonjakan ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) pelan-pelan nambah fasilitas yang simpel tapi kepakai banget: air minum gratis di stasiun.

Sampai Juni 2026, sudah ada 124 unit Water Station yang tersebar di 58 stasiun, dengan total 70 titik layanan.
Artinya, peluang buat nemu refill station makin besar sebelum naik kereta atau lanjut perjalanan.
Refill Gratis, Nggak Perlu Beli Air Botolan Terus
Water Station ini bisa dipakai gratis, cukup bawa tumbler atau botol minum sendiri.
Praktis buat isi ulang tanpa harus beli air kemasan setiap saat. Selain hemat, kebiasaan ini juga bantu ngurangin sampah plastik.
“Sebanyak 29,86 juta pelanggan menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI selama enam bulan pertama 2026.
Di tengah besarnya mobilitas tersebut, akses terhadap air minum menjadi fasilitas sederhana yang sangat berguna.
Pelanggan dapat mengisi kembali tumbler atau botol minumnya sebelum menaiki kereta api maupun melanjutkan perjalanan,”
ujar Anne.
Dampak Kecil yang Bisa Jadi Besar
Bayangin kalau cuma 10% dari total penumpang memanfaatkan Water Station sekali saja, potensi pengurangan botol plastik sekali pakai bisa tembus 2,99 juta botol dalam enam bulan.
Dengan asumsi satu refill setara satu botol 600 ml, volume air yang terisi ulang bisa mencapai sekitar 1,79 juta liter.
Anne menegaskan angka itu masih berupa estimasi berbasis asumsi, bukan data penggunaan riil.
Tapi cukup kasih gambaran, kalau kebiasaan kecil ini dilakukan bareng-bareng, dampaknya bisa signifikan.
“Perhitungan ini memberi gambaran tentang manfaat yang dapat tercipta apabila kebiasaan membawa tumbler dilakukan bersama.
Satu kali pengisian ulang mungkin terasa sederhana, tetapi ketika dilakukan oleh jutaan pelanggan, potensi pengurangan botol plastik menjadi semakin besar,”
kata Anne.
Sebaran Water Station di Stasiun Ramai
Penempatan Water Station disesuaikan dengan aktivitas tiap stasiun. Beberapa stasiun besar bahkan punya lebih dari satu titik layanan.
- Stasiun Gambir & Pasarsenen: masing-masing 8 unit di 4 area
- Stasiun Malang: 6 unit di 3 area
- Surabaya Gubeng & Pasarturi: masing-masing 5 unit
Selain itu, fasilitas ini juga bisa ditemui di berbagai stasiun lain seperti Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Sukabumi, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Jember, Medan, Kertapati, hingga Tanjungkarang.
“Penempatan Water Station mempertimbangkan karakter stasiun dan kebutuhan pelayanan pelanggan.
Pada stasiun dengan aktivitas tinggi, fasilitas tersedia di beberapa area agar lebih mudah ditemukan dan digunakan,”
ujar Anne.
Aman Diminum, Sudah Lewat Uji Kualitas
Buat yang masih ragu, kualitas air di Water Station sudah diuji di Water Quality Laboratory hasil kolaborasi Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.
Standarnya juga mengacu pada regulasi kualitas air minum.
Hasilnya? Lolos 20 dari 20 parameter uji, termasuk:
- Mikrobiologi (E. coli & coliform)
- Fisik (suhu, kekeruhan, warna, bau, TDS)
- Kimia
“Air yang tersedia telah melalui pengujian kualitas sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan tenang.
Pengujian dan perawatan fasilitas dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas serta higienitas air,”
kata Anne.
Berguna Buat Semua Jenis Perjalanan
Entah kamu berangkat pagi, bawa anak, perjalanan jauh berjam-jam, atau sekadar transit—akses air minum itu penting.
Orang tua bisa isi botol anak, lansia bisa minum obat, dan siapa pun bisa tetap terhidrasi sebelum naik kereta.
“Perhatian kepada pelanggan dapat hadir melalui hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Orang tua dapat mengisi botol anaknya, pelanggan lansia dapat minum obat, dan masyarakat yang menempuh perjalanan panjang dapat menjaga kebutuhan cairan tubuhnya,”
kata Anne.
Yuk Biasakan Bawa Tumbler
KAI juga mengajak penumpang untuk ikut menjaga fasilitas ini: bawa botol sendiri, ambil air secukupnya, dan tetap jaga kebersihan area.
“Seteguk air sebelum berangkat dapat membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Melalui kebiasaan membawa botol minum sendiri, pelanggan juga ikut mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai selama perjalanan,”
tutup Anne.
Intinya, refill kecil sebelum berangkat bisa bikin perjalanan lebih nyaman, sekaligus bantu bumi tetap lebih bersih.
















