694 Ribu Turis Mancanegara Gunakan Kereta Api di 2025, Naik 3,7 Persen dari Tahun Lalu

Bagikan:

Piknikdong.com, News – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren positif dalam pergerakan wisatawan mancanegara sepanjang 2025.

Advertisements

Sepanjang tahun tersebut, sebanyak 694.123 turis asing tercatat menggunakan layanan kereta api jarak jauh, atau tumbuh 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 669.226 wisatawan.

694 Ribu Turis Mancanegara Gunakan Kereta Api di 2025, Naik 3,7 Persen dari Tahun Lalu
694 Ribu Turis Mancanegara Gunakan Kereta Api di 2025, photo: KAI.id

Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi utama bagi wisatawan internasional yang ingin menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia dengan nyaman dan efisien.

Pertumbuhan Konsisten dalam Tiga Tahun Terakhir

Lonjakan jumlah wisatawan mancanegara bukan terjadi secara tiba-tiba. Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil sejak beberapa tahun terakhir.

Advertisements

Pada 2023, jumlah turis asing pengguna kereta api tercatat 580.995 orang, sementara pada 2022 masih berada di angka 300.708 wisatawan.

Pertumbuhan berkelanjutan ini menegaskan posisi strategis kereta api dalam mendukung mobilitas wisata lintas kota, terutama menuju destinasi unggulan yang kaya akan budaya, alam, dan daya tarik urban.

Sejalan dengan Strategi Pariwisata Nasional

Capaian tersebut selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat devisa negara melalui sektor pariwisata.

Di saat yang sama, pengembangan transportasi berbasis kereta api juga mendukung transisi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan.

Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata dinilai mampu meningkatkan daya saing Indonesia di mata wisatawan global, sekaligus memastikan distribusi belanja wisatawan tidak hanya terpusat di kota besar.

Kepercayaan Global Terhadap Layanan KAI Meningkat

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas layanan perkeretaapian di Indonesia.

“Setiap wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga membawa potensi devisa melalui belanja wisata, akomodasi, kuliner, dan produk lokal.

Di saat yang sama, penggunaan kereta api mendukung perjalanan yang lebih ramah lingkungan, sehingga pariwisata tumbuh tanpa mengorbankan keberlanjutan,”

ujar Anne.

Musim Liburan Jadi Puncak Perjalanan Wisatawan Asing

Secara bulanan, lonjakan tertinggi penggunaan kereta api oleh wisatawan mancanegara terjadi pada Juli dengan 89.526 pelanggan, disusul Agustus sebanyak 89.116 pelanggan.

Angka ini sejalan dengan meningkatnya arus wisata internasional selama periode libur musim panas.

Ini 10 Stasiun Favorit Wisatawan Mancanegara Sepanjang 2025

Berikut daftar stasiun keberangkatan dengan jumlah wisatawan mancanegara tertinggi:

  1. Yogyakarta – 126.768 wisatawan
  2. Gambir – 114.877 wisatawan
  3. Bandung – 70.271 wisatawan
  4. Pasar Senen – 38.669 wisatawan
  5. Surabaya Gubeng – 31.713 wisatawan
  6. Malang – 25.874 wisatawan
  7. Semarang Tawang – 23.695 wisatawan
  8. Probolinggo – 20.540 wisatawan
  9. Surabaya Pasar Turi – 14.798 wisatawan
  10. Solo Balapan – 13.566 wisatawan

Stasiun-stasiun tersebut berperan sebagai simpul utama menuju kawasan wisata favorit, baik budaya, alam, maupun perkotaan.

Efek Domino bagi Ekonomi Daerah

Konektivitas kereta api tidak hanya memudahkan perjalanan wisata, tetapi juga menggerakkan sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi lanjutan, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan destinasi tujuan.

Rantai aktivitas inilah yang menjadi jalur penting masuknya devisa serta memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Transportasi Rendah Emisi untuk Wisata Berkelanjutan

Selain berdampak ekonomi, tingginya penggunaan kereta api oleh wisatawan mancanegara turut mendukung pengembangan pariwisata rendah karbon.

Sebagai transportasi massal dengan emisi lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi dan pesawat untuk jarak menengah, kereta api berkontribusi signifikan dalam menekan jejak karbon perjalanan wisata.

Langkah ini sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang peduli lingkungan.

“Kereta api memastikan manfaat devisa pariwisata tidak hanya berhenti di pintu masuk negara, tetapi mengalir hingga ke daerah tujuan.

Inilah bentuk nyata kontribusi transportasi publik dalam memperkuat ekonomi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,”

tambah Anne.

Langkah KAI ke Depan untuk Pariwisata Global

Ke depan, KAI berkomitmen memperkuat perannya dalam ekosistem pariwisata nasional melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan digitalisasi perjalanan, serta integrasi antarmoda.

Upaya ini ditujukan untuk mendukung transformasi KAI sebagai operator perkeretaapian berdaya saing global sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 5 / 5. Jumlah suara: 1

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis