Bumi Lebih Aman, Liburan Makin Nyaman! Ini Bukti Kereta Api Pilihan Ramah Lingkungan

Bagikan:

Piknikdong.com, News – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menunjukkan langkah nyata dalam mengukuhkan diri sebagai penyedia transportasi publik yang ramah lingkungan.

Advertisements

Berdasarkan data terbaru, emisi karbon dari kereta api jarak jauh hanya sekitar 15,64 gram CO₂ per penumpang per kilometer.

Naik kereta kini lebih dari sekadar perjalanan! KAI bantu kurangi emisi karbon hingga ratusan ribu ton demi masa depan bumi yang lebih hijau.
Kereta Api: Transportasi Ramah Lingkungan yang Makin Diminati, Image by: KAI.id

Bandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin yang bisa menghasilkan 90 hingga 100 gram CO₂ per penumpang untuk jarak yang sama—dengan asumsi dua orang di dalam satu mobil.

Ini berarti, naik kereta api bisa mengurangi jejak karbon hingga 6–7 kali lipat dibanding kendaraan pribadi.

Advertisements

Fakta ini menunjukkan bahwa kereta api bukan hanya efisien, tapi juga solusi konkret untuk mengurangi polusi udara dan menjaga lingkungan tetap sehat.

Pilihan Bijak: Hemat Emisi Hingga Ratusan Ribu Ton

KAI mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 17.709.671 orang sepanjang Januari hingga April 2025. Bila rata-rata satu perjalanan sejauh 300 kilometer, maka:

  • Total emisi dari kereta api: ±83.300 ton CO₂
  • Jika menggunakan mobil pribadi: ±504.200 ton CO₂
  • Selisihnya? Lebih dari 420.000 ton CO₂ berhasil ditekan!

Jumlah itu setara dengan kemampuan 15 juta pohon dalam menyerap karbon selama setahun penuh—sebuah angka yang tak main-main dalam konteks keberlanjutan.

KAI Bukan Sekadar Transportasi, tapi Bagian dari Solusi Iklim

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa setiap orang yang memilih naik kereta, secara langsung telah berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau.

“Naik kereta sekarang bukan cuma soal pergi dari titik A ke B. Tapi juga soal ikut menjaga bumi. Setiap tiket yang dibeli adalah langkah kecil untuk perubahan besar,” ujar Anne.

Kinerja positif KAI juga terlihat dari peningkatan jumlah pelanggan sebesar 5 persen dibanding tahun sebelumnya:

  • 2024 (Jan–Apr): 16.796.376 pelanggan
  • 2025 (Jan–Apr): 17.709.671 pelanggan

Dengan rincian:

  • KA Jarak Jauh Komersial: 11.324.717
  • KA Jarak Jauh PSO: 3.756.486
  • KA Lokal Komersial: 596.399
  • KA Lokal PSO: 2.032.069

Teknologi Pendukung: Cek Jejak Karbonmu di Aplikasi KAI

Untuk mendorong kesadaran masyarakat soal pentingnya transportasi berkelanjutan, KAI menambahkan fitur carbon footprint di aplikasi Access by KAI.

Lewat fitur ini, pelanggan bisa melihat estimasi emisi CO₂ dari perjalanannya, dan membandingkannya dengan moda transportasi lain.

Inovasi ini menjadi bagian dari strategi ESG (Environmental, Social, and Governance) KAI, yang sejalan dengan komitmen Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060, serta mendukung target SDGs, khususnya aksi iklim dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

“KAI percaya, transportasi masa depan bukan cuma soal kecepatan dan kenyamanan, tapi juga soal tanggung jawab terhadap bumi. Dan kami siap terus berada di garis depan,” tutup Anne.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis