Piknikdong.com, News – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia hiburan global.
Lisa BLACKPINK dikabarkan tengah menjalani proses syuting film terbaru berjudul TYGO, sebuah spin off dari waralaba film Netflix Extraction yang sebelumnya sukses besar lewat Chris Hemsworth.

Tak hanya menghadirkan bintang kelas dunia, proyek ini juga membawa dampak positif bagi citra Indonesia sebagai destinasi wisata dan lokasi syuting film internasional.
Indonesia Jadi Panggung Utama Cerita Global
Film TYGO disebut berfokus pada karakter asal Korea Selatan, dengan Indonesia dipilih sebagai latar utama cerita.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Indonesia dinilai memiliki kombinasi lanskap urban, sejarah, dan budaya yang kuat nilai tambah yang jarang dimiliki satu kota dalam satu paket.
Bagi sektor pariwisata, kehadiran produksi berskala global seperti ini berpotensi menciptakan efek domino, mulai dari meningkatnya eksposur destinasi hingga ketertarikan wisatawan mancanegara.
Tangerang dan Kota Tua Jakarta Tampil di Layar Dunia
Proses syuting dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Pintu Air 10, Tangerang, serta Kota Tua Jakarta.
Kedua lokasi ini memiliki karakter visual yang kuat dan berbeda.
Kota Tua Jakarta, misalnya, dikenal sebagai salah satu ikon wisata sejarah ibu kota.
Jika tampil dalam film internasional, kawasan ini berpeluang mengalami lonjakan kunjungan wisata, seperti yang kerap terjadi pada destinasi yang muncul di film Hollywood atau serial global.
Film Jadi Alat Promosi Wisata yang Efektif
Pemanfaatan lokasi ikonik untuk syuting film bukan sekadar kebutuhan produksi, tetapi juga strategi promosi tidak langsung.
Film internasional kerap menjadi “etalase visual” yang memperkenalkan destinasi kepada penonton dunia tanpa terasa seperti iklan.
Lewat TYGO, Indonesia berpeluang dikenal sebagai destinasi yang ramah bagi industri kreatif sekaligus menarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman unik dan autentik.
Dukungan Pemprov DKI dan Misi Jakarta Kota Sinema
Produksi film ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program “Jakarta Kota Sinema 2027”, yang bertujuan menjadikan Jakarta sebagai pusat industri perfilman regional.
Program ini juga sejalan dengan persiapan perayaan 500 tahun Kota Jakarta, di mana sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi fokus utama pengembangan.
Rekayasa Lalu Lintas Selama Syuting di Tangerang
Demi kelancaran produksi, rekayasa lalu lintas diberlakukan di wilayah Tangerang dengan rincian berikut:
28–29 Januari
- Penutupan kondisional Jalan K.S. Tubun Karawaci
- Jalur contra flow dari Bayur menuju Pintu Air 10
30–31 Januari
- Penutupan total Jalan K.S. Tubun Karawaci mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai
- Arus kendaraan dari Neglasari dialihkan melalui Rawa Kucing dan Sitanala
Penyesuaian Akses Wisata di Kota Tua Jakarta
Kawasan Kota Tua Jakarta juga mengalami penutupan sementara, khususnya di Jalan Kunir, yang berlaku:
- Rabu, 28 Januari pukul 15.00 WIB
- Hingga Kamis, 29 Januari pukul 06.00 WIB
Meski menimbulkan ketidaknyamanan sementara, kebijakan ini diharapkan membawa manfaat jangka panjang bagi promosi wisata Jakarta.
Dampak Positif bagi Pariwisata Lokal
Kehadiran Lisa BLACKPINK dan produksi film internasional di Indonesia berpotensi meningkatkan:
- Daya tarik wisata berbasis film (film tourism)
- Kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara
- Minat rumah produksi asing untuk syuting di Indonesia
Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM sekitar lokasi wisata, serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi kreatif kelas dunia.












