Piknikdong.com, Viral – Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh kabar robohnya Patung Liberty.
Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan patung ikonik tersebut tampak miring sebelum akhirnya jatuh, memicu kepanikan dan spekulasi dari warganet di berbagai negara.

Banyak yang langsung mengira monumen legendaris di New York, Amerika Serikat, mengalami kerusakan serius.
Namun, apakah informasi tersebut benar adanya?
Cek Fakta: Patung Liberty di New York Masih Berdiri Kokoh
Sejak awal perlu ditegaskan, Patung Liberty asli yang berada di Liberty Island, New York, tidak roboh.
Hingga saat ini, monumen simbol kebebasan Amerika Serikat tersebut masih berdiri tegak dan tidak mengalami kerusakan seperti yang ramai diperbincangkan.
Video viral yang memicu kepanikan ternyata menampilkan replika Patung Liberty di Brasil yang runtuh akibat terpaan angin kencang dan cuaca ekstrem.
Bentuknya yang menyerupai versi asli membuat banyak orang keliru dan langsung menarik kesimpulan tanpa verifikasi lebih lanjut.
Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya sikap kritis dan cek fakta, terutama di era digital ketika informasi bisa menyebar lebih cepat daripada kebenaran itu sendiri.
Jejak Sejarah Patung Liberty: Simbol Persahabatan Dua Negara
Patung Liberty memiliki nama resmi “Liberty Enlightening the World” atau Liberty Menerangi Dunia.
Monumen ini bukan sekadar hiasan kota, melainkan hadiah dari rakyat Prancis kepada Amerika Serikat sebagai lambang persahabatan sekaligus penghormatan terhadap nilai kebebasan dan demokrasi.
Ide pembangunan patung ini muncul pada pertengahan abad ke-19 atas gagasan Édouard de Laboulaye, seorang pemikir Prancis yang mengagumi sistem demokrasi Amerika.
Proses perancangannya dilakukan oleh Frédéric-Auguste Bartholdi, sementara struktur internalnya dikerjakan oleh Gustave Eiffel insinyur di balik kemegahan Menara Eiffel di Paris.
Patung Liberty kemudian diresmikan pada 28 Oktober 1886 dan sejak itu menjadi salah satu ikon paling dikenal di dunia.
Alasan Patung Liberty Digambarkan sebagai Perempuan
Tak sedikit yang bertanya-tanya, mengapa Patung Liberty diwujudkan dalam sosok perempuan?
Jawabannya berakar pada tradisi seni klasik Eropa.
Dalam budaya Yunani dan Romawi kuno, konsep-konsep abstrak seperti kebebasan, keadilan, dan kebijaksanaan sering dipersonifikasikan sebagai figur perempuan.
Dalam mitologi Romawi, kebebasan dikenal melalui sosok dewi Libertas.
Figur perempuan dianggap mampu merepresentasikan sifat keibuan, perlindungan, harapan, dan pencerahan.
Pesan yang ingin disampaikan bukan tentang dominasi kekuasaan, melainkan kebebasan sebagai nilai universal bagi seluruh umat manusia.
Apakah Patung Liberty Terinspirasi dari Tokoh Nyata?
Secara resmi, Patung Liberty tidak menggambarkan satu sosok perempuan nyata dalam sejarah.
Wujudnya bersifat simbolik dan mewakili gagasan, bukan individu.
Meski begitu, beberapa sejarawan berpendapat bahwa Bartholdi kemungkinan terinspirasi dari wajah perempuan Eropa pada masanya, bahkan ada yang menyebut ibunya sendiri.
Namun, dugaan tersebut tidak pernah mendapat konfirmasi resmi.
Yang jelas, Patung Liberty berdiri sebagai representasi ide kebebasan yang melampaui identitas personal, zaman, dan batas geografis.
Simbolisme Kuat di Setiap Bagian Patung
Setiap detail Patung Liberty memiliki makna mendalam:
- Obor di tangan kanan melambangkan cahaya kebebasan yang menerangi dunia
- Tablet di tangan kiri memuat tanggal Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli 1776
- Rantai terputus di kaki patung menjadi simbol terbebasnya manusia dari penindasan dan perbudakan
Rangkaian simbol tersebut menegaskan posisi Patung Liberty sebagai monumen kebebasan global, bukan sekadar landmark wisata di New York.
Kesimpulan: Viral Belum Tentu Faktual
Kabar tentang Patung Liberty roboh terbukti tidak benar. Insiden yang viral hanyalah runtuhnya replika Patung Liberty di Brasil, bukan monumen asli di Amerika Serikat.
Lebih dari sekadar patung, Patung Liberty adalah simbol perjuangan, harapan, dan kebebasan yang terus relevan lintas generasi.
Di tengah derasnya arus informasi, kisah ini menjadi pengingat penting bahwa tidak semua yang viral layak dipercaya cek fakta tetap menjadi kunci sebelum menyebarkan kabar lebih jauh.












