Piknikdong.com, Edukasi – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan berkarakter.
Salah satu pendekatan yang dipilih adalah melalui media lagu anak, yang dinilai dekat dengan keseharian peserta didik.

Dari upaya tersebut lahirlah lagu berjudul “Rukun Sama Teman”, sebuah karya sederhana yang sarat pesan tentang toleransi, persahabatan, dan sikap saling menghargai.
Lewat lagu ini, Kemendikdasmen ingin menanamkan nilai-nilai positif dengan cara yang ringan, mudah dipahami, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Dinyanyikan Quinn Salman dan Prince Poetiray
Lagu “Rukun Sama Teman” dibawakan oleh Quinn Salman dan Prince Poetiray, dua penyanyi cilik yang sebelumnya juga dikenal lewat lagu “Selalu Ada di Nadimu.”
Kehadiran mereka memberi warna ceria sekaligus memperkuat pesan yang ingin disampaikan, yakni pentingnya membangun hubungan sosial yang sehat di lingkungan sekolah.
Melalui suara dan ekspresi anak-anak, pesan tentang kebersamaan terasa lebih jujur dan dekat dengan dunia siswa.
Karya Khusus dari Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Tak hanya sekadar lagu anak, “Rukun Sama Teman” memiliki nilai lebih karena merupakan karya khusus dari Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Lagu ini dirancang sebagai sarana edukasi karakter yang bisa digunakan baik di sekolah maupun di rumah.
“Semoga lagu ini dapat menemani kegiatan belajar anak serta membantu orang tua dan guru menanamkan nilai karakter dalam keseharian,”
harap Kemendikdasmen dikutip Selasa (13/1/2026)
Harapan tersebut menegaskan bahwa lagu ini tidak hanya ditujukan untuk dinyanyikan, tetapi juga untuk dimaknai dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lirik Lagu Rukun Sama Teman – Prof Abdul Mu’ti
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Rukun sama teman
Pesan Kebersamaan dan Kemanusiaan dalam Setiap Bait
Makna yang terkandung dalam lagu ini menonjolkan nilai kebersamaan, penghargaan terhadap sesama, serta sikap kemanusiaan.
Sejak bagian awal, lagu ini menegaskan bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan dengan keunikan masing-masing, baik dari segi fisik maupun kemampuan.
Perbedaan digambarkan sebagai sesuatu yang alami dan tidak terpisahkan dari kehidupan.
Dari sinilah muncul pesan penting bahwa keberagaman seharusnya menjadi dasar untuk saling memahami, bukan alasan untuk merendahkan atau merasa paling unggul.
Menolak Konflik, Memilih Perdamaian
Bagian lirik yang menyinggung soal permusuhan dan pertengkaran menyampaikan pesan tegas tentang pentingnya menjauhi konflik.
Lagu ini mengingatkan bahwa pertikaian tidak membawa manfaat, justru merusak hubungan dan menghilangkan rasa aman.
Dengan bahasa sederhana, anak-anak diajak memahami bahwa hidup rukun adalah pilihan yang jauh lebih bijak dan menenangkan.
Persahabatan sebagai Sumber Kekuatan
Ajakan untuk menjalin persahabatan menjadi inti pesan lagu “Rukun Sama Teman.” Persahabatan diposisikan sebagai jembatan yang menyatukan perbedaan dan menciptakan rasa aman.
Ungkapan tentang banyak teman dan sahabat menggambarkan bahwa hubungan sosial yang sehat dapat menghadirkan ketenangan, dukungan, serta semangat untuk tumbuh bersama.
Pesan Universal yang Relevan di Mana Saja
Pengulangan ajakan untuk hidup rukun menegaskan bahwa nilai ini perlu terus diingat dan dipraktikkan.
Pesannya tidak terbatas pada lingkungan sekolah saja, tetapi relevan di berbagai ruang kehidupan, mulai dari keluarga hingga masyarakat luas.
Secara keseluruhan, lagu “Rukun Sama Teman” menyampaikan pesan moral yang kuat tentang hidup damai dalam keberagaman.
Perbedaan dipandang sebagai ketetapan Tuhan yang patut dihormati.
Dengan menumbuhkan sikap saling menghargai, menjauhi konflik, dan mempererat persahabatan, lagu ini mengajak semua orang untuk membangun kehidupan yang lebih rukun, aman, dan penuh nilai kemanusiaan.












