Piknikdong.com, Musik – Inul Daratista kembali membawa kejutan spesial untuk dunia musik Indonesia.
Kali ini, pelantun “Buaya Buntung” itu merilis ulang lagu legendaris karya (Almh.) Titiek Puspa berjudul “Hidupku Untuk Cinta”.

Dengan suara khasnya yang berkarakter dan penuh perasaan, Inul menghadirkan versi baru yang memadukan nuansa pop klasik dan warna dangdut modern yang lembut.
Lewat proyek ini, Inul tak hanya sekadar menyanyikan lagu, tapi juga mempersembahkan rasa cinta dan hormatnya untuk sang maestro musik Indonesia, yang selama ini menjadi sosok panutannya.
Lagu Cinta yang Tak Lekang Waktu
Bagi banyak orang, “Hidupku Untuk Cinta” adalah karya yang begitu hangat di hati.
Lagu ini bercerita tentang cinta sejati tentang kebahagiaan yang tak diukur dari harta, tapi dari ketulusan dan rasa saling memiliki.
Pesan sederhana itulah yang membuat karya ini tetap relevan meski sudah puluhan tahun berlalu.
Kini, lewat sentuhan Inul Daratista, lagu ini tampil dengan warna baru. Suara lembut tapi bertenaga dari Inul berpadu dengan aransemen modern yang tetap menjaga esensi klasiknya.
Hasilnya, “Hidupku Untuk Cinta” terasa lebih segar tanpa kehilangan makna aslinya.
Dari Rasa Kagum Jadi Persembahan Cinta
Buat Inul, hubungan dengan Eyang Titiek bukan sekadar antar musisi beda generasi. Ada kedekatan emosional yang dalam di sana.
Sejak awal karier, Inul sudah mengagumi sosok Eyang Titiek yang disiplin, total, dan sangat mencintai musik.
Tak heran, ketika datang tawaran untuk menyanyikan ulang lagu Eyang, Inul langsung menganggapnya sebagai kesempatan emas.
“Ketika aku mendapat kabar dari Ibu Acin sekitar dua bulan lalu… menurut aku ini adalah kesempatan emas. Sebuah kesempatan yang tidak bisa diulang lagi… ini adalah salah satu bentuk apresiasi persembahan saya untuk Eyang,”
cerita Inul.
Proses rekaman pun berjalan cepat dan efisien. Inul langsung tancap gas begitu tawaran datang.
“Take vocal cuma seharian di studio, gak banyak ngulang. Kalau ada revisi langsung sat-set dikerjain. Tantangannya paling cuma nahan air mata aja, karena kalau dihayati banget, lagu ini bikin sedih,”
ujarnya sambil tertawa kecil.
“Goyang 88”: Warisan yang Terus Bergerak
Tak hanya merilis ulang lagu legendaris, Inul juga menyiapkan sesuatu yang spesial berjudul “Goyang 88”, sebagai tribute untuk ulang tahun Eyang Titiek Puspa yang ke-88 tahun.
Proyek ini juga mendapat restu dari keluarga sang legenda, Petty Tunjung Sari dan Ella Puspa Sari, yang berharap karya lintas generasi ini bisa menjangkau pendengar muda.
“Eyang Titiek pernah bilang ke aku, ‘Nanti aku kalau 88 mau bikin yang spesial, Nul!’ Jadi bertepatan dengan momen ini juga, aku mau hadiahin Goyang 88 buat semua, terutama buat Eyang,”
kata Inul sambil mengenang pesan sang maestro.
Harapan dari Inul untuk Lagu Legendaris Ini
Inul berharap lagu “Hidupku Untuk Cinta” bisa kembali menggaung dan dicintai masyarakat luas.
“Aku berharap recycle lagu Eyang Titiek ini bisa booming dan viral lagi. Semoga semua orang bisa menikmati lagu ini karena musiknya yang mewah dan suaranya yang grande. Terima kasih buat Ibu Acin dan keluarga Musica Studio’s yang udah kasih kesempatan besar ini. Pokoknya best banget!”
ujar Inul penuh semangat.
Dirilis Serentak di Semua Platform
Lagu “Hidupku Untuk Cinta” resmi dirilis 16 Oktober 2025 di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Langit Musik, dan YouTube Music.
Video musiknya juga hadir di kanal Inul Daratista Official dan Musica Studios, menampilkan Adam Suseno, Ibu Acin, Yoan, serta sejumlah figur populer seperti Cici Faramida, Ivan Gunawan, dan keluarga Titiek Puspa.
Lewat lagu ini, Inul Daratista tak hanya menghidupkan kembali karya klasik, tapi juga menunjukkan bahwa cinta dan musik sejati memang tak pernah lekang oleh waktu.












