Piknikdong.com, Jakarta – Mencari informasi tentang jadwal buka puasa Jakarta hari ini Sabtu 21 Februari 2026? Sekarang sudah berada di tempat yang sangat tepat.
Suasana Ramadhan di Jakarta mulai terasa makin hangat. Sabtu, 21 Februari 2026, jadi penanda hari ketiga puasa 1447 Hijriah bagi umat Islam di Ibu Kota.

Aktivitas pagi lebih sunyi, jalanan sedikit lengang menjelang subuh, lalu berubah ramai menjelang waktu berbuka.
Bagi banyak keluarga, jadwal imsakiyah bukan sekadar deretan angka. Ia menjadi penentu ritme harian: kapan sahur harus dituntaskan, kapan menahan diri dimulai, dan kapan momen berbuka bisa dinikmati bersama.
Waktu Imsak dan Subuh di Jakarta
Mengacu pada data resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, waktu Imsak untuk wilayah Kota Jakarta dan sekitarnya jatuh pada pukul 04.32 WIB.
Sebagai pengingat, imsak diberi jeda sepuluh menit sebelum azan Subuh. Artinya, azan Subuh di Jakarta berkumandang pukul 04.42 WIB.
Rentang sepuluh menit ini biasanya dimanfaatkan untuk merapikan akhir santap sahur, minum terakhir, sekaligus mempersiapkan diri menyambut salat Subuh.
Buat traveler atau pekerja yang harus beraktivitas pagi-pagi, memahami detail waktu ini penting supaya ibadah tetap tertib meski agenda padat.
Sore yang Dinanti: Maghrib Pukul 18.17 WIB
Menjelang senja, atmosfer Jakarta berubah lagi. Taman kota, masjid, hingga pusat kuliner mulai dipadati warga yang menunggu detik-detik berbuka.
Untuk Sabtu ini, waktu Maghrib sekaligus berbuka puasa dijadwalkan pada pukul 18.17 WIB.
Banyak keluarga memilih berbuka sederhana di rumah, sementara sebagian lainnya memanfaatkan momen ini untuk berkumpul di luar, menikmati suasana Ramadhan khas Jakarta.
Apa pun pilihannya, yang terpenting adalah memastikan waktu berbuka sesuai jadwal agar ibadah tetap sah dan terjaga.
Niat Puasa Ramadhan yang Dibaca Sejak Malam
Dalam menjalankan puasa, niat menjadi fondasi utama. Lafal niat puasa Ramadhan untuk satu hari adalah:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya, “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Biasanya niat ini dilafalkan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar. Meski singkat, maknanya menjadi penguat bahwa puasa yang dijalani adalah ibadah wajib yang diniatkan sepenuh hati.
Doa Berbuka yang Sering Dilafalkan
Saat azan Maghrib berkumandang dan waktu berbuka tiba, banyak umat Islam membaca doa berikut:
Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.
Artinya, “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
Doa ini menjadi penutup rangkaian menahan lapar dan dahaga sejak fajar. Sederhana, tapi sarat makna syukur.
Memasuki hari ketiga Ramadhan, menjaga disiplin waktu jadi kunci agar ibadah tetap tertata di tengah aktivitas Jakarta yang dinamis.
Dengan mengetahui jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib secara tepat, puasa pun bisa dijalani lebih tenang baik di rumah, di perjalanan, maupun di sudut-sudut kota yang selalu hidup.













