Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Naik Tajam, Tembus 2,7 Juta di Januari 2026

Oleh: Newsroom
Dipublikasikan
Bagikan:

Piknikdong.com, News – LRT Jabodebek mencatat lonjakan jumlah pengguna pada Januari 2026.

Advertisements

Sepanjang bulan tersebut, layanan transportasi berbasis rel ini melayani 2.714.594 pelanggan, angka yang melonjak cukup tajam dibandingkan Januari 2025 yang berada di 2.146.859 pelanggan, bahkan jauh melampaui Januari 2024 yang hanya mencatat 1.200.399 pelanggan.

Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Naik Tajam, Tembus 2,7 Juta di Januari 2026
Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Naik Tajam, photo: KAI.id

Kenaikan ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai sarana mobilitas harian, terutama untuk perjalanan kerja dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan yang semakin padat.

Pertumbuhan Tahunan Menggambarkan Perubahan Pola Mobilitas

Jika ditarik secara tahunan, tren pertumbuhan LRT Jabodebek terlihat semakin solid. Sepanjang tahun 2024, total pelanggan mencapai 21.055.870 orang.

Advertisements

Angka tersebut kemudian melonjak signifikan pada 2025 menjadi 28.816.787 pelanggan.

Pertumbuhan ini berjalan beriringan dengan pesatnya pengembangan kawasan hunian baru, meningkatnya pusat perkantoran, serta aktivitas jasa yang membutuhkan transportasi publik yang terjadwal, efisien, dan berkelanjutan.

Stasiun-Stasiun Utama Jadi Penggerak Arus Perjalanan

Data pergerakan penumpang di sejumlah stasiun utama memperlihatkan peran strategis LRT Jabodebek dalam menghubungkan berbagai kawasan.

Stasiun Dukuh Atas mencatat total 17.548.139 gate in dan gate out, menjadikannya titik dengan arus pergerakan tertinggi.

Lokasi ini berfungsi sebagai simpul integrasi antarmoda sekaligus berada di pusat kawasan bisnis dan perkantoran Jakarta.

Di sisi lain, Stasiun Harjamukti melayani 13.281.814 gate in dan gate out, menegaskan posisinya sebagai akses utama dari kawasan hunian di wilayah timur menuju pusat aktivitas kota.

Akses yang praktis ini mendorong masyarakat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Kawasan Bisnis dan Integrasi Transportasi Jadi Daya Tarik

Pergerakan tinggi juga terlihat di Stasiun Kuningan dengan 10.274.649 gate in dan gate out.

Karakter kawasan yang dipenuhi perkantoran, kedutaan, dan layanan jasa menjadikan stasiun ini vital bagi pekerja yang membutuhkan kepastian waktu tempuh.

Sementara itu, Stasiun Cikoko melayani 9.246.972 gate in dan gate out sebagai titik integrasi antarlayanan kereta perkotaan.

Disusul Stasiun Pancoran dengan 7.347.741 gate in dan gate out, yang semakin memperkuat keterhubungan antara kawasan hunian dan pusat kegiatan ekonomi.

Selaras dengan Tren Mobilitas Penduduk Perkotaan

Kinerja positif LRT Jabodebek sejalan dengan dinamika mobilitas masyarakat urban.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan meningkatnya aktivitas perjalanan harian penduduk usia produktif, khususnya untuk bekerja dan mengakses layanan ekonomi.

Dalam konteks ini, transportasi rel perkotaan menjadi elemen penting untuk menjaga konektivitas antarwilayah, meningkatkan efisiensi perjalanan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

KAI: LRT Jabodebek Semakin Menyatu dengan Kehidupan Masyarakat

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pertumbuhan pelanggan mencerminkan manfaat nyata LRT Jabodebek dalam mendukung pengembangan kawasan dan agenda pembangunan nasional.

“LRT Jabodebek dirancang untuk menghubungkan kawasan hunian, pusat aktivitas, dan simpul transportasi secara terintegrasi.

Pertumbuhan pelanggan yang konsisten menunjukkan bahwa layanan ini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,”

ujar Anne.

Masa Depan LRT Jabodebek dalam Mobilitas Perkotaan

Ke depan, LRT Jabodebek diperkirakan akan semakin berperan penting seiring munculnya pusat-pusat aktivitas baru dan penguatan integrasi antarmoda.

Dengan tren pertumbuhan yang stabil sejak awal beroperasi, LRT Jabodebek menjadi salah satu fondasi utama transformasi transportasi publik nasional menuju sistem yang lebih terhubung, adaptif, dan berkelanjutan.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis:
Editor: Newsroom