Piknikdong.com, News – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menyediakan transportasi publik yang andal kembali terlihat melalui operasional Kereta Api Putri Deli dengan rute Tanjungbalai–Medan pulang pergi (PP).
Layanan ini terus menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Sumatra Utara, terutama bagi warga yang membutuhkan perjalanan dengan jadwal pasti dan biaya terjangkau.

Sepanjang periode Januari hingga November 2025, KA Putri Deli mencatat total 1.172.638 pelanggan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 1.108.011 pelanggan.
Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi harian.
Pilihan Favorit untuk Perjalanan Aman dan Tepat Waktu
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KA Putri Deli memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat Sumatra Utara, mulai dari keperluan kerja hingga kegiatan ekonomi.
“KA Putri Deli menjadi pilihan masyarakat karena memberikan kemudahan perjalanan yang aman dan tepat waktu, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan lancar,”
ujar Anne.
Ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan menjadi alasan utama mengapa layanan ini terus diminati oleh berbagai kalangan, baik pekerja, pedagang, maupun masyarakat umum.
Lonjakan Penumpang Selama Angkutan Natal dan Tahun Baru
Memasuki masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api kembali meningkat.
Hingga 26 Desember 2025 pukul 24.00 WIB, Divisi Regional I Sumatra Utara mencatat 141.767 tiket telah dipesan untuk perjalanan periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Pemesanan tersebut mencakup beberapa layanan unggulan, seperti KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, KA Sribilah Utama, KA Sribilah Utama Fakultatif, serta KA Datuk Belambangan.
KA Putri Deli Paling Banyak Diburu Saat Libur Akhir Tahun
Dari seluruh layanan yang tersedia, KA Putri Deli kembali menempati posisi teratas sebagai kereta dengan peminat terbanyak.
Selama periode Nataru, jumlah tiket yang terjual mencapai 75.839 tiket.
Tingginya angka tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai daerah Sumatra Utara, mulai dari perjalanan kerja, perdagangan, kunjungan keluarga, hingga aktivitas jasa lainnya.
Bahkan pada masa pascabencana, kereta api menjadi sarana penting untuk memulihkan kembali mobilitas warga.
Anne menegaskan bahwa keberadaan kereta api selama libur akhir tahun membantu masyarakat tetap produktif dan mudah menjangkau berbagai tujuan.
“KAI berupaya memastikan perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun dapat berlangsung lancar dan nyaman, sehingga aktivitas warga tetap terjaga,”
tambah Anne.
Gambaran Penjualan Tiket Secara Nasional
Secara nasional, KAI mencatat penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 3.251.764 tiket hingga Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan.
Untuk kereta api jarak jauh, penjualan mencapai 2.744.263 tiket atau setara 99,4 persen dari kapasitas yang tersedia.
Sementara itu, kereta api lokal terjual sebanyak 507.501 tiket, atau sekitar 68,1 persen dari total kapasitas.
Puncak Pergerakan Penumpang Jelang Libur
Lonjakan pergerakan penumpang harian terlihat jelas menjelang puncak libur.
Jumlah pelanggan tertinggi tercatat pada 24 Desember 2025, dengan total 259.333 pelanggan, sebelum kembali bergerak stabil hingga awal Januari 2026.
Diskon Tarif Jadi Daya Tarik Tambahan
Pada masa Nataru ini, KAI juga menghadirkan program diskon tarif 30 persen yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Total 1.509.080 tempat duduk disiapkan dalam program ini.
Hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket diskon yang berhasil terjual mencapai 1.139.481 tiket atau sekitar 76 persen dari kapasitas yang disediakan, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap promo tersebut.
KAI Imbau Masyarakat Rencanakan Perjalanan Sejak Dini
Untuk memastikan perjalanan tetap nyaman selama periode libur, KAI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, sehingga dapat memilih jadwal dan layanan yang paling sesuai.
“Melalui layanan kereta api yang konsisten dan mudah diakses, KAI terus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di berbagai daerah, termasuk Sumatra Utara, sehingga aktivitas warga, pergerakan antarkota, dan kegiatan usaha masyarakat dapat terus berjalan selama libur akhir tahun dengan aman dan nyaman,”
tutup Anne.












