Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Resmi Pakai Kereta Premium, Perjalanan Makin Nyaman

Oleh: Newsroom
Dipublikasikan
Bagikan:

Piknikdong.com, News – Ada kabar segar buat yang sering bolak-balik Lampung–Sumatera Selatan.

Advertisements

Perjalanan dengan KA Rajabasa kini bakal terasa beda. Bukan sekadar pindah tempat duduk, tapi benar-benar naik level dari sisi kenyamanan.

Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Resmi Pakai Kereta Premium, Perjalanan Makin Nyaman
Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Resmi Pakai Kereta Premium, photo: KAI.id

Mulai Sabtu, 4 Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengganti rangkaian lama dengan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi.

Langkah ini diambil setelah tingginya antusiasme penumpang sekaligus banyaknya masukan yang masuk dari pelanggan setia rute ini.

Dari Tegak Lurus ke Kursi Nyaman

Advertisements

Sebelumnya, KA Rajabasa masih menggunakan kursi ekonomi model tegak lurus dengan kapasitas 106 tempat duduk per kereta. Sekarang, suasananya berubah jauh lebih nyaman.

Dengan hadirnya kereta ekonomi premium modifikasi, penumpang bisa menikmati kursi individual yang dilengkapi sandaran tangan, reclining seat, hingga AC sentral.

Nggak cuma itu, ada juga stop kontak yang bikin perjalanan panjang tetap produktif atau minimal nggak kehabisan baterai di tengah jalan.

Konfigurasi tempat duduknya pun lebih manusiawi untuk perjalanan jarak jauh, terutama buat yang sering menempuh rute panjang lintas provinsi ini.

Proses Bertahap, Bukan Sekadar Ganti Kereta

Perubahan ini bukan sesuatu yang instan. KAI memang sengaja melakukan peningkatan secara bertahap, mulai dari kapasitas hingga kualitas perjalanan.

Sebelumnya, jumlah rangkaian KA Rajabasa sudah ditambah dari 5 menjadi 8 kereta.

Saat masih menggunakan model lama, kapasitasnya sempat melonjak dari 530 menjadi 848 kursi per perjalanan naik sekitar 60 persen.

Kini, meski jumlah kursi menjadi 640, fokusnya bergeser ke kenyamanan. Jadi bukan sekadar banyak-banyakan penumpang, tapi juga memastikan perjalanan tetap enak dijalani.

Suara Penumpang Jadi Acuan Utama

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa perubahan ini berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan.

“KAI mendengarkan masukan pelanggan KA Rajabasa. Kami memahami harapan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih nyaman, terjangkau, dan tetap andal.

Perbaikan layanan membutuhkan proses, mulai dari kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, hingga pelayanan di lapangan.

Karena itu, peningkatan dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan dengan baik,”

Tiket Murah, Manfaat Besar

Meski fasilitasnya naik kelas, KA Rajabasa tetap mempertahankan statusnya sebagai kereta Public Service Obligation (PSO). Artinya, tarifnya masih sangat ramah di kantong.

Untuk rute terjauh Kertapati–Tanjungkarang, penumpang hanya perlu merogoh Rp32.000. Harga yang sulit ditandingi untuk perjalanan sejauh ini.

Menariknya, tarif terjangkau ini punya dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Banyak yang mengandalkan KA Rajabasa untuk berbagai kebutuhan mulai dari kerja, sekolah, kuliah, hingga urusan kesehatan dan bisnis kecil.

“Bagi pelanggan, perjalanan dengan tarif Rp32.000 untuk jarak terjauh sangat berarti.

Biaya transportasi yang terjangkau membantu masyarakat mengatur kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, kebutuhan keluarga, atau modal usaha kecil. Karena itu, peningkatan kenyamanan KA Rajabasa diarahkan agar layanan PSO ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat,”

Favorit Warga, Angka Penumpang Terus Naik

Popularitas KA Rajabasa bukan tanpa alasan. Sepanjang 2025 saja, kereta ini sudah melayani hampir 700 ribu penumpang.

Trennya bahkan makin naik di 2026. Dalam lima bulan pertama, jumlah penumpang mencapai 388.190 orang melonjak lebih dari 38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka ini menunjukkan kalau KA Rajabasa bukan sekadar transportasi, tapi sudah jadi bagian dari rutinitas masyarakat di dua provinsi.

Jalur Panjang, Banyak Cerita

KA Rajabasa menempuh perjalanan sejauh 389 kilometer, menghubungkan Stasiun Kertapati di Palembang dengan Stasiun Tanjungkarang di Bandar Lampung.

Sepanjang perjalanan, kereta ini berhenti di banyak titik penting seperti Prabumulih, Baturaja, Kotabumi, hingga Tegineneng.

Setiap stasiun punya cerita sendiri mulai dari aktivitas ekonomi hingga mobilitas harian warga.

Nama “Rajabasa” sendiri diambil dari Gunung Rajabasa di Lampung, yang jadi simbol kedekatan kereta ini dengan wilayah yang dilaluinya.

Pilihan Nyaman untuk Liburan dan Keluarga

Dengan fasilitas baru yang lebih nyaman, KA Rajabasa juga makin cocok buat perjalanan santai.

Mau liburan ke Lampung atau silaturahmi ke Palembang jadi terasa lebih menyenangkan.

Apalagi buat yang bepergian bareng keluarga, kenyamanan kursi dan fasilitas tambahan jelas bikin perjalanan panjang terasa lebih ringan.

Dengan upgrade ini, KA Rajabasa bukan cuma jadi transportasi murah, tapi juga makin layak disebut sebagai pilihan perjalanan yang nyaman, praktis, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun liburan.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis:
Editor: Newsroom