Resmi Ditutup, Lebih dari 9.000 Pengunjung Ramaikan Nandur Srawung #12 di Taman Budaya Yogyakarta

Bagikan:

Piknikdong.com, Event – Berakhir sudah gelaran Nandur Srawung #12 (NS XII) bertajuk Eling | Awakening, yang sukses menutup rangkaian acaranya dengan sambutan publik luar biasa.

Advertisements

Sejak pembukaan pada 9 Oktober 2025 di Lobi Gedung Militaire Societeit, Taman Budaya Yogyakarta, pameran ini telah menarik perhatian lebih dari 9.000 pengunjung.

Resmi Ditutup, Lebih dari 9.000 Pengunjung Ramaikan Nandur Srawung #12 di Taman Budaya Yogyakarta
Lebih dari 9.000 Pengunjung Ramaikan Nandur Srawung #12 di Taman Budaya Yogyakarta

Antusiasme tersebut menjadi bukti nyata bahwa ruang seni tetap menjadi tempat penting untuk berdialog, berefleksi, serta mempererat hubungan antara seniman dan masyarakat lintas generasi.

Dengan mengusung tema Eling | Awakening, NS XII menawarkan pengalaman yang mengajak publik untuk kembali sadar akan tubuh, keseimbangan batin, hingga keterhubungan manusia dengan alam dan teknologi.

Advertisements

Tahun ini, pendekatan Nandur Srawung terasa lebih luas dan segar dengan hadirnya berbagai format baru yang memperkaya cara publik berinteraksi dengan karya seni.

Salah satu inovasi menarik adalah Art Garden, sebuah ruang terbuka di halaman Militaire Societeit yang memamerkan karya patung dan instalasi interaktif.

Di sini, pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari karya itu sendiri berinteraksi langsung dan merasakan seni dari jarak yang lebih personal.

Program lainnya yang mencuri perhatian adalah Nandur Gawe, laboratorium seni tempat dua partisipan terpilih memanfaatkan ruang semi-publik galeri sebagai studio sekaligus ruang presentasi proses kreatif mereka.

Lewat program ini, publik bisa menyaksikan bagaimana ide tumbuh menjadi karya, sekaligus memahami seni sebagai proses pembelajaran yang terbuka untuk semua.

Tak kalah istimewa, Nandur Waras menjadi program reflektif yang menjembatani seni dengan proses pemulihan diri.

Melalui pertunjukan performatif, sesi berbagi, serta aktivitas berbasis kesadaran tubuh, program ini mengajak publik untuk menjadikan seni sebagai jalan penyembuhan, keseimbangan, dan keterhubungan dengan diri maupun sesama.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, Nandur Srawung #12 kembali menegaskan dirinya sebagai ruang yang hidup dan terus tumbuh bersama komunitasnya.

Terima kasih untuk seluruh seniman, fasilitator, narasumber, moderator, panitia, komunitas, dan pengunjung yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini.

Sampai jumpa di Nandur Srawung #13!

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis