Piknikdong.com, News – Masuk ke area Kroya, Kebumen, dan Kutoarjo, suasana mulai berubah. Alamnya lebih beragam dan cenderung masih alami.
Ada Geopark Kebumen yang unik secara geologi, hingga Pantai Menganti yang sering disebut sebagai salah satu pantai paling indah di Jawa Tengah.

Tak ketinggalan, perbukitan Menoreh yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, memberikan pemandangan yang bikin perjalanan makin berkesan.
Yogyakarta: Selalu Punya Alasan untuk Disinggahi
Begitu memasuki Yogyakarta, rasanya seperti masuk ke pusat wisata yang tak pernah sepi pesona.
Malioboro, Keraton, Taman Sari, hingga Candi Prambanan jadi daftar tempat yang selalu menarik untuk dikunjungi.
Belum lagi kulinernya dari angkringan sampai restoran tradisional semuanya punya cita rasa khas yang bikin rindu balik lagi.
Klaten dan Destinasi Air yang Lagi Hits
Sebelum sampai Solo, kereta akan melintasi Klaten. Daerah ini dikenal dengan wisata airnya yang unik, seperti Umbul Ponggok dan Umbul Manten.
Airnya jernih, suasananya tenang, cocok buat yang ingin refreshing sebentar.
Solo: Kota Budaya yang Makin Hidup
Perjalanan berakhir di Solo Balapan, gerbang utama menuju Kota Solo. Kota ini dikenal sebagai pusat budaya Jawa yang terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.
Mulai dari wisata sejarah seperti Keraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran, hingga Kampung Batik Laweyan dan Kauman, semuanya menawarkan pengalaman yang autentik.
Ada juga ruang publik seperti Taman Balekambang dan destinasi modern seperti De Tjolomadoe.
Tak ketinggalan, kuliner Solo yang legendaris jadi alasan kuat untuk datang lagi.
Data Wisatawan: Solo Makin Diminati
Minat wisata ke Solo ternyata terus meningkat. Berdasarkan data BPS Kota Surakarta, tingkat hunian hotel berbintang pada Desember 2025 mencapai 58,95 persen.
Sebelumnya di Oktober 2025, angkanya juga cukup tinggi di 53,88 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa Solo semakin dilirik sebagai destinasi favorit, baik untuk liburan maupun perjalanan singkat.
Kereta Lebih Nyaman dengan Rangkaian Terbaru
Sejak 9 Desember 2024, KA Mataram sudah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation untuk kelas Ekonomi dan Eksekutif.
Interiornya tampil lebih modern, kursinya ergonomis, ruang kaki lebih lega, dan kursi bisa direbahkan serta diputar sesuai arah perjalanan.
Fasilitas ini membuat perjalanan jauh terasa lebih santai dan nyaman.
Perjalanan Jadi Bagian dari Liburan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan menggunakan kereta api memberikan pengalaman yang berbeda karena pelanggan dapat menikmati berbagai karakter daerah yang dilalui dalam satu perjalanan.
“KA Mataram menghubungkan pelanggan dengan banyak destinasi menarik di Pulau Jawa.
Setiap kota yang dilalui memiliki cerita, budaya, kuliner, dan daya tarik wisatanya masing-masing. Perjalanan menjadi bagian dari pengalaman berwisata itu sendiri,”
Anne menambahkan hadirnya rangkaian Stainless Steel New Generation semakin melengkapi pengalaman pelanggan yang ingin menikmati perjalanan akhir pekan dengan nyaman.
“Solo menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati masyarakat. Kota ini menawarkan suasana yang hangat, kekayaan budaya yang kuat, kuliner yang beragam, serta banyak tempat menarik yang dapat dinikmati bersama keluarga maupun sahabat.
Melalui KA Mataram, KAI menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan menuju berbagai pengalaman tersebut,”
Dengan semua cerita di sepanjang jalur ini, KA Mataram bukan cuma soal berpindah tempat.
Tapi tentang menikmati perjalanan itu sendiri pelan, santai, dan penuh pengalaman. Cocok banget buat isi akhir pekan tanpa harus ribet.











