Apa Itu Sinkhole? Fenomena Alam di Balik Lubang Raksasa Biru Sumbar

Bagikan:

Piknikdong.com, News – Warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, dikejutkan oleh kemunculan sebuah lubang berukuran besar di area persawahan pada Rabu, 7 Januari 2026.

Advertisements

Fenomena tak biasa ini dengan cepat menyita perhatian publik. Pasalnya, lubang tersebut terisi air yang tampak sangat jernih dengan semburat warna kebiruan, menciptakan pemandangan yang tidak lazim di tengah hamparan sawah.

Apa Itu Sinkhole? Fenomena Alam di Balik Lubang Raksasa Biru Sumbar
Sinkhole Sumbar, image by IG: infociranjang

Tak butuh waktu lama, lokasi itu pun dipadati warga yang penasaran dan ingin melihat langsung dari dekat.

Dentuman Keras Jadi Awal Mula Kejadian

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, peristiwa itu pertama kali disadari oleh seorang petani yang sedang bekerja di sawah.

Advertisements

Tanpa tanda-tanda sebelumnya, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras.

Tak lama berselang, tanah di area tersebut amblas dan membentuk lubang besar yang langsung mengeluarkan air dari dalam tanah.

Meski hingga kini lubang itu tidak menunjukkan tanda-tanda terus melebar, debit air yang keluar terbilang cukup deras dan sempat meluap ke petak sawah di sekitarnya.

Diduga Fenomena Sinkhole, Apa Maksudnya?

Lubang besar yang muncul secara tiba-tiba ini disebut-sebut sebagai sinkhole. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sinkhole?

Mengenal Sinkhole dan Proses Terbentuknya

Mengutip penjelasan dari US Geological Survey (USGS), sinkhole merupakan cekungan atau depresi di permukaan tanah yang tidak memiliki sistem drainase alami ke luar.

Akibatnya, air hujan yang masuk ke area tersebut akan tertampung dan kemudian mengalir ke bawah permukaan tanah.

Fenomena ini lazim ditemukan di wilayah dengan bentang alam karst, yakni daerah yang tersusun dari batuan yang mudah larut oleh air tanah.

Beberapa jenis batuan yang termasuk dalam kategori ini antara lain garam, gipsum, batu kapur (limestone), serta batuan karbonat lainnya.

Proses terbentuknya sinkhole berlangsung secara perlahan. Air hujan yang meresap ke dalam tanah akan melarutkan batuan di bawah permukaan.

Dalam jangka waktu panjang, pelarutan ini menciptakan rongga atau ruang kosong menyerupai gua di dalam tanah.

Ketika rongga tersebut semakin membesar dan lapisan tanah di atasnya tidak lagi mampu menopang, runtuhan pun terjadi secara tiba-tiba.

Inilah yang menyebabkan sinkhole sering terlihat muncul mendadak, meskipun prosesnya telah berlangsung lama tanpa disadari.

Mengapa Sinkhole Bisa Terjadi di Sumatra Barat?

Kemunculan sinkhole di wilayah Sumatra Barat dinilai berkaitan erat dengan kondisi geologi setempat.

Hal ini disampaikan oleh Ahli Geologi Sumatera Barat, Ade Edward, yang menyoroti peran curah hujan tinggi sebagai pemicu utama.

“Kondisi ini dipicu oleh tingginya curah hujan, sehingga memicu terjadinya pelarutan batuan kapur di bawah tanah dan menyebabkan keruntuhan tanah atau sinkhole,”

jelas Ade Edward.

Pendapat tersebut diperkuat oleh Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Wahyu Wilopo.

Ia menambahkan bahwa tingginya intensitas hujan di wilayah Indonesia bagian barat juga tidak lepas dari pengaruh siklon Senyar yang terjadi pada akhir November 2025.

“Kita ketahui bersama di daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan, salah satunya gamping, dan adanya siklon Senyar bisa memicu terjadinya sinkhole.

Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat dilakukan melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,”

ujarnya, 7 Januari 2026.

Waspada Tanpa Panik, Mitigasi Jadi Kunci

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi alam di sekitar kita menyimpan dinamika yang tidak selalu terlihat di permukaan.

Meski sinkhole sulit dicegah sepenuhnya, upaya mitigasi dan kewaspadaan sejak dini dapat meminimalkan risiko yang ditimbulkan, terutama di wilayah dengan karakter geologi karst seperti Sumatra Barat (Sumbar).

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 5 / 5. Jumlah suara: 1

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis