Piknikdong.com, Hiburan – Kabar menggembirakan datang dari industri film Indonesia!
Film animasi JUMBO sukses besar dan kini resmi mengantongi lebih dari 10 juta penonton di bioskop seluruh Indonesia.

Pencapaian ini menjadikan JUMBO sebagai film Indonesia kedua yang menembus angka 10 juta penonton, menyusul kesuksesan luar biasa KKN di Desa Penari.
Informasi ini pertama kali diumumkan oleh Cinepoint melalui akun X (Twitter) mereka dan laman resmi cinepoint.com, yang menyebut bahwa per tanggal terbaru, JUMBO telah ditonton sebanyak 10.009.853 kali.
Pertanyaannya: akankah JUMBO mampu merebut gelar film terlaris sepanjang masa di Indonesia? Yuk, kita ulik lebih dalam!
1. JUMBO Lewati Agak Laen, Kini Bersaing Ketat dengan KKN
Kesuksesan JUMBO makin terasa ketika film ini melampaui rekor penonton film Agak Laen yang sebelumnya bertengger di posisi ketiga dengan 9.125.188 penonton.
Kini, posisi dua film terpopuler tanah air ditempati oleh KKN di Desa Penari (10,06 juta) dan JUMBO (10,01 juta), hanya berbeda tipis.
Prestasi ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi tim produksi, tetapi juga menjadi bukti bahwa film animasi lokal mampu bersaing ketat dengan film-film live action.
Ini menandai momen penting dalam perkembangan animasi di Indonesia.
2. Cinepoint Ungkap Capaian Luar Biasa JUMBO
Menurut data dari Cinepoint, JUMBO kini berada di posisi runner-up film Indonesia dengan penonton terbanyak.
Keberhasilan film yang disutradarai Ryan Adriandhy ini tidak hanya mengangkat pamor animasi lokal, tetapi juga membuktikan bahwa cerita berkualitas dan visual apik bisa menarik perhatian beragam usia penonton.
Jika tren ini berlanjut, besar kemungkinan JUMBO bisa menyalip KKN di Desa Penari, dan mencetak rekor baru dalam sejarah perfilman nasional.
3. Visinema Pictures Rayakan Pencapaian, Ucapkan Terima Kasih untuk Penonton
Visinema Pictures, rumah produksi yang menggarap JUMBO, tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh penonton yang telah memberikan dukungan luar biasa.
Dalam unggahan di akun resmi Instagram @jumbofilm_id, mereka menyebut bahwa jumlah penonton sempat tercatat sebanyak 9.972.198, namun dalam hitungan waktu singkat sudah tembus angka 10 juta lebih.
Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada seluruh kru dan tim kreatif di balik layar yang telah bekerja keras membangun dunia animasi JUMBO.
4. KKN di Desa Penari Masih Unggul, Tapi JUMBO Mengejar
Meski KKN di Desa Penari (rilis 2022) masih memegang gelar film terlaris Indonesia sepanjang masa, JUMBO menunjukkan potensi kuat untuk menggeser posisi tersebut.
Dengan jumlah penonton yang terus bertambah setiap harinya, para pengamat perfilman optimis JUMBO bisa menorehkan sejarah baru.
Persaingan ini menjadi bukti bahwa film Indonesia kini tak bisa diremehkan—baik dari segi kualitas produksi, kekuatan cerita, maupun daya tarik visualnya.
Kesuksesan JUMBO tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi film animasi Indonesia, tetapi juga menandakan babak baru perfilman nasional yang makin kreatif dan kompetitif. Apakah JUMBO akan berhasil memecahkan rekor KKN di Desa Penari? Kita tunggu saja kejutan selanjutnya!












