Piknikdong.com, News – Ada yang terasa berbeda di kawasan Kemayoran sejak 11 November 2025.
Bukan cuma karena hadirnya bangunan baru atau dibukanya sebuah pusat perbelanjaan.

Ada “denyut” baru yang terasa pelan di awal, lalu semakin kuat. Seolah kawasan ini menemukan napas segarnya kembali. Semua itu bermula dari kehadiran K Mall di Menara Jakarta.
Konsep “Tree of Life” yang Lebih dari Sekadar Mall
Terinspirasi dari filosofi Tree of Life, K Mall hadir bukan sekadar tempat belanja.
Mall ini dirancang sebagai ruang pertemuan rasa dan cerita tempat orang berkumpul, mencoba pengalaman baru, berbagi momen, dan merayakan keberagaman budaya.
Cara perkenalannya pun tidak biasa. Alih-alih grand opening yang kaku, K Mall membuka dirinya lewat bahasa paling universal: makanan.
Noodle Festival: Surga Mi dari Berbagai Penjuru
Sejak hari pertama, area Green Valley langsung menjadi magnet pengunjung. Selama 11–23 November 2025, Noodle Festival mengubah ruang hijau ini menjadi jalur wisata rasa yang penuh kejutan.
Ada zona Halal dan Non-Halal, ada aroma smoky dari sate babi yang dipanggang, kuah tomyum yang menghangatkan, tekstur lembut fish cake, sampai warna hitam khas Mie Arang Medan yang menggoda mata.
Yang membuat festival ini terasa spesial adalah “dialog halus”-nya dengan sejarah Kemayoran. Kawasan multikultur ini seakan tersenyum ketika tenant seperti:
- Siomay Babi NYONYA TAN
- Kwetiau Alas Daun by Khuntienciak899
- Bakso Mekar Arjuna
- Asinan Rujak Juhi Bang Asep 1997 dll.
Ledakan Manis di JKTGO CRAZY Matcha & Donut Festival Vol. 2
Tak hanya Green Valley yang ramai. Di Ground Floor, K Space, suasana tak kalah heboh. Dari 11–16 November 2025, digelar JKTO CRAZY Matcha & Donut Festival Vol. 2.
Lebih dari 40 tenant matcha dan hampir 20 tenant donut mengubah area ini jadi taman bermain pecinta dessert. Nama-nama seperti:
- Cafe Luneir
- Cimory
- Butter Baby
- Matchaya
- N.O.B
langsung diserbu pengunjung.
Jika Noodle Festival terasa hangat dan penuh kenangan, maka festival matcha dan donut hadir lebih ceria, fun, dan youthful. Dua karakter berbeda, namun berdetak dalam satu jantung yang sama: K Mall.
Lebih dari Grand Opening: Menghidupkan Kembali Ruang Kota
Pembukaan K Mall di Menara Jakarta bukan soal menambah destinasi baru. Ini soal menghidupkan kembali sebuah kawasan.
Tentang menciptakan ruang interaksi, memberi tempat bagi komunitas, dan merawat kebersamaan lewat hal-hal sederhana seperti makan bersama.
Filosofi Tree of Life terasa nyata. Bukan hanya visual, tapi terasa dari caranya tumbuh: dari akar budaya lokal, berkembang bersama komunitas, dan menghidupkan lingkungan sekitarnya.
Awal Cerita Panjang Bernama K Mall
Melihat antusiasme sejak hari pertama, satu hal terasa jelas: K Mall bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tapi tempat untuk “ditinggali” oleh cerita.
Dari mi yang hangat, matcha yang creamy, donut yang manis, hingga senyum para pengunjung—K Mall telah membuka bab pertama yang sangat menjanjikan.
Dan kisah ini… baru saja dimulai.












