KA Ambarawa Ekspres Jadi Favorit Nataru 2025/2026, Layani 54 Ribu Penumpang di Jalur Utara Jawa

Bagikan:

Piknikdong.com, News – Tingginya mobilitas masyarakat di jalur utara Pulau Jawa selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terlihat jelas dari padatnya layanan transportasi antarkota.

Advertisements

Di tengah arus perjalanan tersebut, KA Ambarawa Ekspres muncul sebagai salah satu kereta paling diminati untuk rute Semarang–Surabaya.

KA Ambarawa Ekspres Jadi Favorit Nataru 2025:2026, Layani 54 Ribu Penumpang di Jalur Utara Jawa
KA Ambarawa Ekspres Jadi Favorit Nataru, photo: KAI.id

Berdasarkan catatan pemesanan tiket pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dua perjalanan KA Ambarawa Ekspres, yakni KA 264 relasi Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi dan KA 263 relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol, mencatat tingkat okupansi yang sangat tinggi.

Lebih dari 54 Ribu Penumpang Pilih Ambarawa Ekspres

Secara total, layanan pulang-pergi Semarang–Surabaya ini telah melayani 54.562 pelanggan selama periode Nataru.

Advertisements

Rinciannya, KA 264 melayani 27.308 pelanggan, sedangkan KA 263 di rute sebaliknya mengangkut 27.254 pelanggan.

Angka tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama, khususnya saat momen libur panjang akhir tahun yang identik dengan lonjakan perjalanan keluarga, wisata, hingga aktivitas ekonomi.

Jalur Semarang–Surabaya Dinilai Punya Peran Strategis

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut tingginya minat terhadap KA Ambarawa Ekspres menunjukkan peran penting layanan kereta api di jalur utara Pulau Jawa.

Menurutnya, lintas Semarang–Surabaya merupakan koridor dengan pergerakan yang stabil dan beragam tujuan perjalanan.

Anne juga menyoroti keunggulan jadwal keberangkatan KA Ambarawa Ekspres yang tersedia setiap hari, sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi masyarakat dalam menyusun rencana perjalanan.

“Pola perjalanan selama Nataru menunjukkan bahwa pelanggan semakin mempertimbangkan ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses antarkota dalam memilih moda transportasi,”

ujarnya.

Menghubungkan Kota-Kota Penting di Jalur Utara

Tak hanya melayani perjalanan antar kota besar, KA Ambarawa Ekspres juga berperan memperkuat konektivitas wilayah.

Kereta ini berhenti di sejumlah stasiun strategis seperti Semarang Tawang, Ngrombo, Kradenan, Randublatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, hingga Lamongan.

Dengan lintasan tersebut, masyarakat dari daerah memiliki akses perjalanan yang lebih luas menuju pusat-pusat aktivitas regional, baik untuk keperluan wisata, pekerjaan, maupun kunjungan keluarga.

“Kereta api menjadi ruang pergerakan yang mempertemukan berbagai kepentingan perjalanan dalam satu lintasan.

Selama masa libur akhir tahun, kami melihat bagaimana kereta api tetap menjadi pilihan yang relevan di tengah tingginya mobilitas masyarakat,”

kata Anne.

Penjualan Tiket Nasional Nataru Tembus 4 Juta

Secara nasional, KAI mencatat penjualan tiket selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 4.068.603 tiket hingga Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.

Angka ini meningkat 9,06 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang mencatat 3.730.584 tiket.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung hingga akhir masa angkutan.

Okupansi Tinggi Dipengaruhi Pola Naik-Turun Penumpang

Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat 3.317.786 tiket, atau setara 120,2 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk.

Sementara itu, kereta api lokal mencatat 750.817 tiket, atau 100,8 persen dari total kapasitas 745.056 kursi.

Tingkat keterisian yang melampaui kapasitas ini dipengaruhi oleh karakter perjalanan penumpang yang dinamis, dengan pola naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang lintasan.

Stasiun Favorit Selama Libur Akhir Tahun

Selama periode Nataru 2025/2026, pergerakan penumpang menunjukkan tren konsisten tinggi, dengan puncak perjalanan terjadi menjelang Natal dan akhir pekan penutup tahun.

Pasarsenen, Yogyakarta, dan Gambir tercatat sebagai simpul utama keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh.

Selain itu, stasiun strategis lain seperti Surabaya Pasarturi, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Gubeng, Purwokerto, Semarang Poncol, Lempuyangan, dan Bekasi juga mengalami lonjakan aktivitas penumpang.

“KAI menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Setiap masukan, apresiasi, dan kritik menjadi bahan evaluasi bagi KAI dalam meningkatkan kualitas layanan ke depan,”

tutup Anne.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah orang pertama yang memberi peringkat pada postingan ini.

Kami mohon maaf jika postingan ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Mari kita perbaiki postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Penulis