Kolaborasi Barista Inklusif dan Starbucks #GlobalMonthOfGood

Pada tanggal 26 April 2019, Pusat Rehabilitasi YAKKUM menerima kunjungan dari Starbucks Jogja dimana kunjungan tersebut merupakan salah satu agenda dari #GlobalMonthOfGood yang dikerjakan oleh Starbucks.

Dalam acara “Mini Workshop Bersama Barista Inklusif” ini, 18 Barista dari Starbucks berbagi ilmu, pengalaman, dan cerita dengan alumni Barista Inklusif.

Kolaborasi Barista Inklusif dan Starbucks
Kolaborasi Barista Inklusif dan Starbucks

Barista Inklusif sendiri merupakan salah satu kegiatan dari Program Peduli yang dijalankan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM. Program Peduli dikelola oleh The Asia Foundation dengan dukungan dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Salah satu kelompok marginal penerima manfaat Program Peduli adalah orang dengan disabilitas, termasuk disabilitas psikososial.

Program Peduli pilar disabilitas diimplementasikan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM yang bekerja di 10 kabupaten/ kota tersebar di 7 provinsi, bekerja sama dengan 7 organisasi lokal sebagai mitra pelaksana.

“Acara ini hanyalah awalan dan penjajakan dari kerjasama kita selanjutnya, Harapannya kita bisa bekerja sama dengan Pusat Rehabilitasi YAKKUM dan Barista Inklusif”

– Agassi, Starbucks

“Saya senang bisa bertemu teman-teman barista dari Starbucks karena bisa mencicipi beans baru dan belajar lebih mengenai teknik menyeduh kopi”

– Eko, Barista Inklusif

“Harapannya dengan acara ini, kita bisa menjalin kerjasama yang baik dan erat dengan Starbucks di masa depan, kita juga berharap nantinya teman-teman Barista Inklusif bisa magang ataupun bekerja di Starbucks.”

-Kurniati, Pusat Rehabilitasi YAKKUM

Dalam acara ini, para Barista menyeduh bersama, berbagi pengalaman, teknik menyeduh kopi yang nikmat dan juga berbagi cerita tentunya. Kebersamaan itulah yang di tuju, Inklusi Sosial bisa terlihat dari tidak adanya sekat ketika mereka menyeduh bersama. Karena Kopi Kita Setara.

Barista dari Starbucks yang hadir juga berinteraksi dengan anak-anak
Barista dari Starbucks yang hadir juga berinteraksi dengan anak-anak

Selain itu, beberapa Barista dari Starbucks yang hadir juga berinteraksi dengan anak-anak yang belajar di kelas pendidikan YAKKUM, tanpa canggung mereka mewarnai bersama, berinteraksi dan bercanda ria. Inklusi Sosial bukanlah sesuatu hal yang sulit jika kita kerjakan bersama, karena sejatinya semua manusia itu Setara dan Semartabat.

Advertisements

Program Peduli bertujuan meningkatkan inklusi sosial bagi enam kelompok paling terpinggirkan di Indonesia, yang kurang mendapatkan akses terhadap layanan pemerintah dan program perlindungan sosial.

Program Peduli dikelola oleh The Asia Foundation dengan dukungan dari Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Salah satu kelompok marginal penerima manfaat Program Peduli adalah orang dengan disabilitas, termasuk disabilitas psikososial.

Program Peduli pilar disabilitas diimplementasikan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM yang bekerja di 10 kabupaten/ kota tersebar di 7 provinsi, bekerja sama dengan 7 organisasi lokal sebagai mitra pelaksana.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk memberi vote.

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

FREE 100% Jadi bagian dari PIKNIKDONG, dan dapatkan kejutanya! 

Daftar Klik Disini

Menyajikan informasi menarik terkini
BAGIKAN
Komentarmu?