Piknikdong.com, Tips – Banyak orang baru pindah ke Jakarta atau sedang liburan sering bertanya: “Gimana sih cara naik TransJakarta untuk pertama kali?”
Wajar banget. Sistem transportasi di ibu kota memang semakin modern, tapi bagi pengguna pemula tetap bisa bikin bingung.

Kartu apa yang harus dipakai? Masuk dari mana? Harus tap dulu atau langsung naik?
Tenang, TransJakarta itu sebenarnya mudah dan ramah pemula. Selama tahu alurnya, kamu bisa jalan-jalan keliling kota dengan tarif murah dan nyaman.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah lengkap, mulai dari persiapan sampai cara turun di halte tujuan. Yuk, kita mulai!
1. Pastikan Punya Kartu Pembayaran Elektronik
TransJakarta tidak menerima pembayaran tunai, jadi sebelum berangkat kamu wajib punya kartu e-money. Pilih salah satu:
- JakCard (Bank DKI)
- e-Money (Mandiri)
- Brizzi (BRI)
- TapCash (BNI)
- Flazz (BCA)
Semua kartu di atas bisa dipakai untuk masuk halte dan membayar perjalanan.
Kalau belum punya?
Kamu bisa beli di minimarket, stasiun MRT/KRL, atau kantor bank terdekat. Harga kartu biasanya sekitar Rp 20.000–50.000, dan bisa langsung diisi saldo.
Saldo minimal:
Siapkan setidaknya Rp 10.000 untuk jaga-jaga. Tarif sekali perjalanan hanya Rp 3.500, tapi sistem tap in dan tap out membutuhkan saldo cukup agar pintu otomatis bisa terbuka.
2. Cari Halte Terdekat
Setelah punya kartu, cari halte TransJakarta terdekat. Caranya:
- Aplikasi Transjakarta
- Gunakan Google Maps
- Pakai aplikasi JakLingko
- Tanya warga sekitar
Di halte, biasanya ada papan nama besar bertuliskan “Halte Busway” dengan kaca dan pintu otomatis.
Beberapa halte yang terkenal antara lain Halte Harmoni, Monas, Dukuh Atas, Blok M, dan halte-halte di koridor utama.
3. Tap Kartu untuk Masuk ke Dalam Halte
Begitu sampai, langsung menuju pintu masuk dan tap kartu di mesin pembaca. Jika saldo cukup, pintu akan terbuka otomatis, kamu bisa masuk ke area tunggu.
- Tidak ada potongan saldo saat tap in
- Saldo baru dipotong ketika tap out di tujuan
Kalau kartumu tiba-tiba tidak terbaca atau saldonya kurang, biasanya ada petugas yang siap bantu.
4. Perhatikan Papan Informasi Rute
Di dalam halte biasanya ada peta yang menampilkan:
- Arah kedatangan bus
- Nomor koridor
- Tujuan akhir
- Halte pemberhentian
Misalnya, kamu berada di Koridor 1 (Blok M – Kota). Kalau kamu mau ke Monas, cukup tunggu bus yang menuju arah Kota, lalu turun di Halte Monas.
Jika ragu, tanyakan ke petugas jaga — mereka terbiasa membantu penumpang baru.
5. Tunggu Bus Datang
Halte TransJakarta memiliki jalur masuk dan keluar bus yang tertata.
Tips menunggu:
- Berdiri rapi dan tidak menghalangi pintu
- Siapkan kartu di tangan atau dompet
- Jangan menyandarkan tubuh di pintu otomatis
Saat bus berhenti, pintu halte dan pintu bus akan terbuka bersamaan.
6. Masuk Bus dengan Tertib
Saat masuk bus:
- Dahulukan penumpang yang turun
- Masuk dengan antrean
- Pegang handgrip jika tidak dapat kursi
Di dalam bus biasanya ada monitor dan suara pengumuman yang menyebutkan halte berikutnya. Jadi kamu tidak perlu takut kelewatan.
7. Turun di Halte Tujuan & Tap Out
Ketika mendekati tujuan, geser ke arah pintu dan tunggu bus berhenti.
Setelah keluar dari bus:
- Cari mesin tap out di dekat pintu keluar halte
- Tempel kartu agar transaksi tercatat
- Pintu akan terbuka otomatis
Jika lupa tap out, sistem bisa memotong tarif maksimal. Jadi jangan lupa ya!
Tarif TransJakarta
- Rp 3.500 sekali jalan, berlaku untuk semua jarak
Bisa transit ke halte lain selama masih berada di dalam jaringan TransJakarta
Murah banget untuk ukuran Jakarta, apalagi kalau dibanding naik taksi atau ojek setiap hari.
Aturan Penting di Dalam Bus
- Tidak makan dan minum
- Kursi prioritas untuk ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia
- Tidak memaksa masuk saat bus sudah penuh
- Tidak bersandar di pintu otomatis
- Simpan barang berharga di tempat aman
Situasi yang Sering Dialami Pemula
1. “Gimana kalau saldo tiba-tiba kurang?”
Petugas biasanya menyediakan opsi top up di halte tertentu, atau kamu bisa keluar halte dan isi saldo di minimarket terdekat lalu masuk kembali.
2. “Kalau bingung turun di mana?”
Gunakan Google Maps dan cek posisi real-time. Nama halte juga akan disebut lewat pengeras suara.
3. “Boleh bawa barang besar?”
Boleh, asal tidak menghalangi penumpang lain.
Kelebihan Naik TransJakarta
- Tarif murah dan jelas
- Bisa menjangkau banyak kawasan
- Ada AC dan rute terintegrasi dengan MRT, LRT, KRL
- Ramah untuk pelajar, pekerja, hingga wisatawan
Siapa yang Cocok Menggunakan TransJakarta?
- Mahasiswa dan pekerja harian
- Wisatawan yang ingin keliling kota dengan biaya hemat
- Pemula yang baru belajar naik transportasi umum di Jakarta
- Warga yang ingin mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
Naik TransJakarta untuk pertama kali ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Kuncinya cuma satu: punya kartu elektronik dan tap sesuai aturan.
Setelah itu, kamu tinggal duduk, dengarkan pengumuman halte berikutnya, dan nikmati perjalanan.
Kalau kamu baru pindah ke Jakarta, sedang liburan, atau ingin menghemat ongkos harian, TransJakarta adalah pilihan yang nyaman, murah, dan mudah digunakan.
FAQ Lengkap Naik TransJakarta untuk Pemula
1. Kalau belum punya kartu e-money, bisa bayar tunai?
Tidak bisa. Semua perjalanan TransJakarta hanya menerima pembayaran menggunakan kartu elektronik seperti JakCard, e-Money, Flazz, Brizzi, atau TapCash.
2. Di mana beli kartu e-money?
Kamu bisa membeli di:
- Minimarket (Indomaret/Alfamart)
- Stasiun MRT atau KRL
- Kantor bank penerbit
Beberapa halte besar juga menyediakan vending machine atau loket penjualan.
3. Berapa tarif naik TransJakarta?
Tarif standar adalah Rp 3.500 sekali perjalanan, tidak peduli seberapa jauh kamu pergi.
4. Apa harus tap in dan tap out?
Iya, Tap in saat masuk halte. Tap out saat keluar halte tujuan
Kalau lupa tap out, saldo kamu bisa terpotong maksimal.
5. Bagaimana kalau saldo kurang saat tap keluar?
Biasanya pintu tidak akan terbuka dan kamu akan diminta top up saldo. Tapi jika sulit top up di halte tersebut, biasanya petugas akan membantu.
6. Saya bingung turun di halte mana, gimana cara cek?
Gunakan aplikasi Transjakarta, Google Maps, atau JakLingko.
Di dalam bus juga ada layar dan suara pengumuman setiap halte.
7. Kalau salah naik koridor, harus bagaimana?
Turun di halte berikutnya. Tunggu bus yang benar Kamu tidak perlu bayar lagi selama tidak keluar dari sistem halte
8. Apakah bisa transit ke koridor lain?
Bisa!. TransJakarta mendukung transit antar halte. Selama kamu tidak keluar gerbang tap out, tarif tetap Rp 3.500.
9. Apa TransJakarta beroperasi 24 jam?
Beberapa rute (koridor tertentu) beroperasi 24 jam. Untuk koridor lain, rata-rata beroperasi sampai sekitar pukul 22.00–23.00.
10. Boleh bawa barang besar?
Boleh, selama tidak mengganggu penumpang lain. Banyak penumpang bawa koper, sepeda lipat, dan barang belanjaan.
11. Apa boleh makan atau minum di bus?
Tidak boleh. TransJakarta memiliki aturan untuk menjaga kebersihan bus dan halte.
12. Ada kursi khusus untuk siapa?
Ya, tersedia kursi prioritas untuk:
- Ibu hamil
- Lansia
- Anak-anak
- Penyandang disabilitas
Kalau kamu duduk di kursi prioritas dan ada yang berhak, disarankan memberikan tempat duduk.
13. Kalau kartu tidak terbaca, apa yang harus dilakukan?
Tenang. Biasanya ada petugas jaga yang siap membantu, atau kamu bisa coba mesin baca lain di sebelahnya.
14. Apa aman untuk wisatawan dan pemula?
Sangat aman dan nyaman. Kebanyakan halte besar punya CCTV dan petugas jaga. Petugas terbiasa membantu orang yang baru pertama kali naik.
15. Anak kecil harus punya kartu sendiri?
Anak dengan tinggi di bawah 90 cm biasanya tidak dikenakan biaya. Kalau lebih tinggi, wajib punya kartu sendiri.
16. Ada aplikasi resmi TransJakarta?
Ada, aplikasi resminya adalah Transjakarta. Selain itu kamu bisa menggunakan: JakLingko, Google Maps. Untuk cek bus terdekat, halte, dan estimasi waktu kedatangan.
17. Bisa bawa hewan peliharaan?
Tidak diperbolehkan, kecuali hewan pemandu khusus (service dog) sesuai aturan.
18. Bagaimana kalau bus penuh?
Tunggu bus berikutnya. Jangan memaksakan masuk atau mendorong penumpang lain.
19. Boleh bawa stroller atau kursi roda?
Boleh! TransJakarta ramah difabel dan menyediakan ruang untuk kursi roda.
20. Gimana kalau ketinggalan barang di bus?
Segera hubungi layanan TransJakarta atau datang ke halte besar dan minta bantuan petugas. Sering kali barang bisa ditemukan karena semua bus memiliki nomor unit.












