Piknikdong.com, News – BLACKPINK siap menggetarkan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) akhir pekan ini lewat tur dunia mereka bertajuk ‘BLACKPINK World Tour: DEADLINE in Jakarta’.
Menyambut jadwal konser, promotor iMe resmi merilis panduan penukaran tiket untuk seluruh BLINK yang sudah memegang E-Voucher.

Karena konser berlangsung selama dua hari, jadwal penukaran tiket dibedakan sesuai hari pertunjukan masing-masing. Tujuannya supaya proses antrean lebih rapi dan tidak menumpuk di satu waktu.
Jadwal Penukaran Tiket Konser BLACKPINK
1. Untuk pemilik tiket hari pertama, penukaran bisa dilakukan pada 28 dan 30 Oktober, serta 1 November 2025.
2. Sementara penonton hari kedua dapat menukarkan tiket pada 29 dan 31 Oktober, serta 2 November 2025.
Syarat Penukaran Tiket Konser BLACKPINK
Saat proses penukaran, penonton wajib membawa E-Voucher dan kartu identitas asli yang masih berlaku—KTP, SIM, paspor, atau kartu pelajar.
Nama pada identitas harus sama dengan yang tertera di dalam E-Voucher agar verifikasi tidak terhambat.
Jika tiket diambil oleh perwakilan, beberapa dokumen perlu disiapkan:
- E-Voucher yang sudah dicetak.
- Surat kuasa bermaterai Rp10.000 dengan tanda tangan pemilik tiket.
- Salinan identitas pemilik tiket (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar) yang namanya tertulis di E-Voucher.
Bagi penggemar yang memegang tiket untuk dua hari konser, penukaran bisa dilakukan sekaligus dalam satu kedatangan. Namun ada syaratnya:
- Transaksi pembelian kedua tiket harus menggunakan alamat email yang sama.
- Penunjukan e-voucher asli untuk masing-masing hari serta KTP pembeli.
- Jika ingin mengambil tiket dua hari pada hari yang sama, proses penukaran tidak boleh diwakilkan.
Selain info penukaran, promotor juga menyiapkan fasilitas ekstra.
Mengingat cuaca belakangan sering berubah-ubah, pihak penyelenggara menyediakan jas hujan gratis untuk pemegang tiket BLACKPINK PIT PACKAGE, BLINK PACKAGE, dan Platinum.
Tak hanya itu, karena Jakarta sering panas menyengat, waktu masuk ke area standing pit juga dimundurkan.
Tujuannya jelas: mengurangi risiko penonton kelelahan, heatstroke, atau bahkan pingsan saat menunggu di dalam area tanpa naungan.
Dengan aturan yang sudah dipersiapkan matang, penonton diharapkan datang tepat waktu, membawa berkas lengkap, serta mengikuti arahan petugas di lokasi agar proses penukaran berjalan lancar.












